<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428</id><updated>2012-02-16T02:08:06.636-08:00</updated><title type='text'>Halaman Utama</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>64</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-8271112145378484083</id><published>2011-05-26T11:04:00.000-07:00</published><updated>2011-05-26T11:04:48.259-07:00</updated><title type='text'>2011, 16 PNS Ajukan Cerai</title><content type='html'>LUBUKLINGGAU-Selama tahun 2011 setidaknya ada 16 PNS Lubuklinggau dan Musi Rawas yang mengajukan gugatan cerai. Demikian menurut data dari Pengadilan Agama (PA) Lubuklinggau, Kamis (26/5).&lt;br /&gt;  Kepala PA Lubuklinggau Johan Aripin melalui Humas H Askar didampingi staf Marianto kepada Musirawas Ekspres, selama 2011 tepatnya hingga April, di PA Lubuklinggau ada 16 perkara perceraian PNS yang ditangani dan dijukan ke PA. &lt;br /&gt;  Sementara data perceraian sisa 2010 lalu sebnayak 177 perkara. Sedangkan pada bulan Januari 2011 perkara yang masuk mengajukan perceraian ada 81 perkara dan berjumlah 258 Perkara sedangkan yang telah diputus ada 77 perkara, sedangkan sisinya 177 perkara. &lt;br /&gt;  Pada Februari 2011 perkara yang masuk ada 81 perkara sehingga totalnya 257 perkara dan telah putus 66 perkara sedangkan sisanya ada 182 perkara. Maret 2011 perkara yang masuk ada 91 perkara sehingga berjumlah 273 perkara sedangkan perkara yang telah diputus ada 95 perkara.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;  Sedangkan April 2011 perkara yang masuk ada 77 perkara sehingga berjumlah 249 perkara dan sisidanya ada 172 perkara. Sedangkan yang telah diputus ada 53 perkara. Sehingga sisinyanya hingga data yang ada sampai bulan April 2011 ada 189 perkara perceraian yang ditangani PA Lubuklinggau.&lt;br /&gt;  Perkara itu sendiri tiap tahunnya naik bila dibandingkan pada tahun sebelumnya 2010 total 824 perkara sedangkan pada 2009 ada 715 perkara perceraian. “Grafik perkara perceraian yang ditangani PA setiap tahunnya mengalami leningkatan,” jelasnya.&lt;br /&gt;  Dari jumlah perkara tersebut ada sekitar 25 persen berhasil didamaikan dan rujuik kembali. “Masalah yang menjadi faktor penceraian, diantaranya masalah ekonomi dan tidak ada kecocokan laagi dalam membina rumah tangga,” pungkasnya.(ari)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-8271112145378484083?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/8271112145378484083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2011/05/2011-16-pns-ajukan-cerai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/8271112145378484083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/8271112145378484083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2011/05/2011-16-pns-ajukan-cerai.html' title='2011, 16 PNS Ajukan Cerai'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-2903783255877178595</id><published>2010-10-18T14:37:00.000-07:00</published><updated>2010-10-18T14:37:41.513-07:00</updated><title type='text'>Tujuh Pejabat Non-Job</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLy-HDl9HnI/AAAAAAAAAEs/h_xH34cN6dE/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLy-HDl9HnI/AAAAAAAAAEs/h_xH34cN6dE/s320/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Wako Rotasi 71 Pejabat Struktural&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Walikota Lubuklinggau, H Riduan Effendi kembali menggerakan gerbong mutasi di lingkungan Pemerintah Kota Lubuklinggau. Bahkan kali ini gerbong mutasi yang besar digerakkan. Tepatnya 71 pejabat structural setara eselon II, III dan IV mengalami pergantian posisi jabatan. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pelantikan yang dipusatkan di Balai Kota Lubuklinggau Perkantoran Walikota Jalan Garuda Kelurahan Kayuara Kecamatan Lubuklinggau Barat I Senin (18/10) itu berdampak pada  enam  pejabat setara eselon II dan III yang dibangku panjangkan dari jabatanya alias non-job dan diganti dengan wajah–wajah baru. Diantaranya  H. Syamsuar Bakri lengser dari jabatanya sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daearah (DPKA) Kota Lubuklinggau dan digantikan oleh pejabat yang baru Zulkifli Idris yang sebelumnya Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah  Kalurahan (BPMPK) Kota Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara untuk posisi Kepala BPMPK saat ini diisi Erwin Armeidi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH)  Kota Lubuklinggau. Sedangkan untuk kepala KLH sendiri saat ini dijabat Johanes Sitepu . Menyusul sejumlah pejabat yang non-job dari jabatanya  antara lain, Haerudin mantan  Kepala Kantor Penanamn Modal  berganti wajah baru yakni Kamaludin yang sebelumnya di Sekretariat DPRD Kota Lubuklinggau. Kemudian H. Bahrudin  menjabat sebagai Kepala Kantor Pelayanan Perizinan menggantikan Sapriyadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seterusnya Kabid Pendidikan Luar Sekolah (PLS) saat ini dijabat oleh Aunurofiq menggantikan Maryani, Sekretaris Disperindag Kota Lubuklinggau Mursal Husni juga lengser dari jabatanya diganti oleh Jundahri, dan Kabid Pengairan Dinas PU Kota Lubuklinggau HM Karmin diganti oleh  Dedy Purbaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan itu Walikota Lubuklinggau H. Riduan Effendi mengatakan rotasi jabatan yang dilakukan merupakan upaya penyegaran  dan kebutuhan organisasi. Makanya mutasi dan promosi jabatan yang diberikan  hendaknya dapat dibuktikan dengan menjalankan tugas dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kepada pejabat yang dilantik untuk dapat menjalankan  fungsinya  dengan maksimal  demi terwujudnya tatanan birokrasi pemerintah  yang bedampak pada optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” tegas Wako.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk diketahui juga  selain beberapa pejabat  non-job pejabat lainya mengalami pergantian posisi  seperti Zainal  KRJ saat ini menjabat Staf Ahli Bidang Kemasyarakan dan Sumber Daya Manusia, kemudian Hermansyah Unip Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Nobel Nawawi Asisten Perekonomian  dan Pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Surya Dharma dikukuhkan menjadi Kepala Bandiklat  Kota Lubuklinggau.  Heri Zulianta menjabat  Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Lubuklinggau menggantikan  Ruslan Erli yang diposisikan sebagai Kabag Persidangan, Risalah dan Pengkajian Hukum Sekretariat DPRD Kota Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian untuk jabatan Camat juga dilakukan rotasi seperti Ahmad Tofan yang sebelumnya Camat Lubuklinggau Timur II dimutasi ke Lubuklinggau  Barat I. Sedangkan untuk Camat Lubuklinggau Timur II dijabat Yenni Agustini kemudian  Amrulean Thoni Camat Lubuklinggau Timur I menggantikan Walyusman yang  saat ini menjadi Inspektur Pembantu Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Inspektorat Kota Lubuklinggau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M Yunus Camat Lubuklinggau Utara I menggantikan Zainal Arifin yang saat ini  di promosikan  sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setda Kota Lubuklinggau. Sedangkan Camat Lubuklinggau selatan I dijabat oleh   S. Kusrianto menggantikan Rosidin yang saat ini menjabat sebagai sekretaris BPMPK Kota Lubuklinggau. Akibat rotasi pada jabatan Camat tersebut Hamzah Adit Camat Lubuklinggau Barat I yang informasinya November 2010 ini  telah memasuki masa purna tersebut non-job dari jabatanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu masih banyak lagi pejabat setara eselon III dan IV yang mengalami rotasi maupun promosi jabatan, seperti  Kabid Pertambangan dan Energai yang saat ini dijabat oleh Misno, kemudian Chairil Anwar menjabat sebgai Kepala Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga Sekretariat DPRD Kota Lubuklinggau. &lt;b&gt;(ME-06)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-2903783255877178595?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/2903783255877178595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/tujuh-pejabat-non-job.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2903783255877178595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2903783255877178595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/tujuh-pejabat-non-job.html' title='Tujuh Pejabat Non-Job'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLy-HDl9HnI/AAAAAAAAAEs/h_xH34cN6dE/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-2621188794070821686</id><published>2010-10-18T14:35:00.000-07:00</published><updated>2010-10-18T14:35:54.257-07:00</updated><title type='text'>Target Temui Wako, Massa Cueki Wawako dan Sekda</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLy9qmnB5sI/AAAAAAAAAEo/j6JtYzDf2oA/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLy9qmnB5sI/AAAAAAAAAEo/j6JtYzDf2oA/s320/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Aksi Warga Linggau Utara I dan GMNI&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU&lt;/b&gt;-Wakil Walikota (Wawako) Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe dan Sekda H Akisropi Ayub dicueki massa gabungan masyarakat Lubuklinggau Utara I dan GMNI yang menggelar aksi mendatangi Pemkot Lubuklinggau Senin (18/10). Massa dengan tegas tidak mau menerima Wawako dan Sekda Lubuklinggau sebagai perwakilan Walikota. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini tergambar saat aksi di Kantor Walikota Lubuklingagu Senin (18/19). Massa tetap ingin pada target utama yakni bertemu dengan Walikota (Wako) Lubuklinggau, H Riduan Effendi dengan alasan Wako yang memberikan kebijakan terhadap izin penambangan galian C di Ulu Malus. Dengan tegas massa juga menyampaikan solusi yang dijalankan Wako dengan atas digantikannya camat, kepala dinas dan pihak terkait yang berkaitan dengan permasalahan galian C tidak menyelesaikan permasalahan galian C .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disampaikan Taufik, selaku Koordiantor Aksi mengatakan Wako terkesan ’letoy’.&lt;br /&gt;”Maksudnya Walikota letoy dalam menuntaskan permasalahan yang sudah lebih dua tahun tanpa indikasi dan kajian ulang terhadap dampak lingkungan akibat aktifitas penambangan di Ulu Mlustersebut,” tegas Taufik. Makannya mereka meminta Wako mengeluarkan kebijakan selaku kepala daerah yang memiliki wewenang menghentikan aktifitas galian C di Sungai Malus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau Walikota tidak berani mengeluarkan kebijakan tegas, artinya ada apa-apanya,” ungkapnya saat orasi, Senin (18/10). Selain itu, kebijakan tidak populis yang dikeluarkan Pemkot Lubuklinggau, bahwa penambangan galian C dengan alasan untuk mendukung program pembangunan, sangat merugikan masyarakat. Dilanjutkannya, kepala daerah tidak peka dan tidak peduli terhadap persoalan yang terjadi dimasyarakat. &lt;br /&gt;“Padahal sudah sangat jelas, akibat pemberian izin kepada pihak perusahaan, yang rugi adalah warga karena memakai air sungai yang tercemar,” tegas Taufik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, ada yang aneh jika Wako tidak mengetahui aktivitas galian C tersebut. Mengingat Rumah Dinas Walikota ada di Kecamatan Lubuklinggau Utara I “Lubulklinggau memang kota perdagangan dan jasa, makanya Lubuklinggau dijadikan objek untuk mengisi kantong pribadi bagi orang-orang yang tidak pernah merasa memiliki masyarakat dan daerah ini,” jelas Taufik geram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ketua GMNI Lubuklinggau, Redi Lansa yang juga pemuda asli Tanjung Raya mengatakan paradigma masyarakat terhadap DPRD Lubuklinggau belum juga menunjukan kinerja yang baik. &lt;br /&gt;“DPRD seharusnya menjadi laskar masyarakat, yang harus berjuang tanpa ada kepentingan personal di dalamnya,” jelas Redi. Dikatakannya, Sidak yang dilakukan komisi II dan komisi III beberapa waktu lalu tidak jelas ujung pangkalnya. Karena rekomendasi untuk mencabut izin galian C yang katanya akan dikeluarkan DPRD Lubuklinggau terhadap Walikota sampai sekarang belum dikeluarkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Hasbi Asadiki, Ketua DPRD Lubuklinggau menyampaikan bahwa akan menyampaikan rekomendasi terhadap Walikota agar menstop  pengoperasian galian C di Ulu Malus. Apabila perlu tidak lagi memberikan izin aktifitas penambangan Ulu Malus.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aren Frima selaku aktivis GMM menyatakan bahwa jawaban Ketua DPRD Lubuklinggau, Hasbi Asadiki sangat normatif dan sudah basi. Bahkan Ketua tidak mengeluarkan pernyataan yang memuaskan basi massa. &lt;br /&gt;“DPRPD seharusnya sangat tegas terhadap kepala daerah akan permasalahan tersebut, sangat jelas bahwa Pemkot Lubuklinggau tidak pernah memperhatikan dampak bagi penambangan tersebut,” jelas Aren. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, DPRD harus mempertegas dan belajar dengan UU no.32 tahun 2009 tentang pengelolahan dan pengendalian Lingkungan Hidup. Dimana bahwa kepala daerah dan pejabat yang mengeluarkan izin pertambangan tanpa mempertimbangkan dampak kerusakkan lingkungan akan dipidanakan. &lt;br /&gt;“Jadi bisa dipidana bagi pejabat yang tidak jeli terhadap dampak lingkungan,” ungkapnya. Intinya DPRD Kota Lubuklinggau harus menginterpelasi Walikota Lubuklinggau atas kebijakan yang telah mengeluarkan izin galian C tersebut. &lt;b&gt;(CW-02)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-2621188794070821686?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/2621188794070821686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/target-temui-wako-massa-cueki-wawako.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2621188794070821686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2621188794070821686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/target-temui-wako-massa-cueki-wawako.html' title='Target Temui Wako, Massa Cueki Wawako dan Sekda'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLy9qmnB5sI/AAAAAAAAAEo/j6JtYzDf2oA/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-5644948713841708122</id><published>2010-10-15T20:25:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T20:25:30.902-07:00</updated><title type='text'>Hari ini, Lubuklinggau Berusia 9 Tahun</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLkbHvCR2rI/AAAAAAAAAEk/-43V3y6bAcE/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLkbHvCR2rI/AAAAAAAAAEk/-43V3y6bAcE/s320/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Hari ini (Sabtu, 16/10) Kota Lubuklinggau tepat berusia sembilan tahun, setelah memisahkan diri dari Kabupaten Musi Rawas. Untuk merayakan hari ulang tahun (HUT) ini, mulai pukul 9.00 WIB Pemerintah Kota Lubuklinggau melaksanakan rangkaian kegiatan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Acara dimulai di Gedung Kesenian Sebiduk Semare Kota Lubuklinggau dengan agenda khusus sidang paripurna  DPRD Kota Lubuklinggau bersama Pemerintah Kota Lubuklinggau dan para pejabat penting yang diundang. Dipastikan Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin akan hadir pada  rangkaian agenda acara HUT Kota Lubuklinggau tahun 2010 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan Musirawas Ekspres di lapangan menunjukan panitia HUT Kota Lubuklinggau ke IX hingga sore kemarin masih tampak sibuk mempersiapkan segala keperluan yang akan di gunakan   acara hari ini. Baik itu tempat dan ruang paripurna yang dipusatkan di Gedung Kesenian Sebiduk Semare, hingga sore sejumlah panitia masih sibuk menata meja dan kursi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu di lokasi sport centre di Kelurahan Petanang Kecamatan Lubuklinggau Utara I hingga sore kemarin sejumlah panitia juga  masih sibuk memasang tenda, begitupun di Lapangan Merdeka lokasi yang digunakan untuk pagelaran Linggau Ekspo 2010 pun hingga tadi malam masih tampak kesebukan dari panitia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sebelumnya  pihak panitia mengklaim persiapan kegiatan tersebut sudah mencapai 80 persen.“Alhamdulillah berbagai persiapan sudah kami persiapkan dengan baik, mulai dari persiapan tempat acara, undangan sampai pemasangan baliho. Dan direncanakan Gubernur akan hadir,” ujar Kabag Humas dan Protokol setda Kota Lubuklinggau, Ruslan Erli, kemarin, Selasa (12/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan jadwal yang disusun, H. Alex Noerdin akan menghadiri acara sidang paripurna DPRD dalam rangka HUT Kota Lubuklinggau ke IX di Gedung Kesenian, dilanjutkan pemasangan tiang pancang pembangunan gedung Sport Center di Kelurahan Petanang Kecamatan Lubuklinggau Utara I. Sedangkan untuk pembukaan Linggau Ekspo 2010 rencanya akan dibuka malam ini Oleh Walikota Lubuklinggau H. Riduan Effendi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruslan menambahkan, selain Gubernur, rencanya hari ini juga akan dihadiri oleh kepala daerah di 14 kabupaten/kota Se Sumsel dan kepala daerah kabupaten tetangga. “Sekitar 1500 undangan sudah kami sampaikan. Nantinya juga akan dihadiri mantan pejabat, tokoh masyarakat dan pemuda Kota Lubuklinggau termasuk mantan Wakil Walikota Lubuklinggau Edy Syahputra juga diundang  untuk menghadiri rangkaian HUT kota tahun ini,” pungkasnya.&lt;b&gt; (ME06)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-5644948713841708122?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/5644948713841708122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/hari-ini-lubuklinggau-berusia-9-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5644948713841708122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5644948713841708122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/hari-ini-lubuklinggau-berusia-9-tahun.html' title='Hari ini, Lubuklinggau Berusia 9 Tahun'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLkbHvCR2rI/AAAAAAAAAEk/-43V3y6bAcE/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-3955800410208695661</id><published>2010-10-14T06:00:00.000-07:00</published><updated>2010-10-14T06:00:33.340-07:00</updated><title type='text'>Pembangunan Bank Mega Bermasalah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLb-tuacbfI/AAAAAAAAAEg/rTE3fkVRdk0/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLb-tuacbfI/AAAAAAAAAEg/rTE3fkVRdk0/s320/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU&lt;/b&gt;-Pembangunan Bank Mega Kota Lubuklinggau, di Jl. Yos Sudarso Kelurahan Taba Koji Kecamatan Lubuklinggau Timur I, yang hingga Rabu (13/10) masih dalam tahap pengerjaan dinyatakan bermasalah. Mulai dari tak layak dan segi luasan parkir yang dimiliki, juga soal perizinan. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kasi Pemeliharaan Bidang Parkir Dishubkominfo Kota Lubuklinggau, Sulisyanto, saat meninjau Bank Mega bersama pihak Kantor Lingkungan Hidup (KLH), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Satpol PP, dan pihak kecamatan setempat, menjelaskan lahan parker Bank Mega tidak layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebelumnya kita sudah dua kali menyarankan guna menambah luasan areal parkir. Minimal halaman parkir berukuran 12-15 meter dari pinggir siring. Tapi sampai hari ini (kemarin.red), tampaknya belum juga direalisasi,” ujar Suliyanto. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyediaan lahan parkir yang layak, menurut Suliyanto sudah seharusnya dilakukan. Terlebih lokasi Bank Mega berada di lingkungan dan arus lalu lintas yang sangat padat. “Jika diukur dari siring menuju pondasi, sangatlah sempit. Tempat parkir karyawannya saja belum tentu muat. Apalagi ditambah kendaraan nasabah. Bisa-bisa, badan jalan yang akan menjadi areal parkir,” tambahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk bidang lingkungan hidup, kita hanya minta disediakan sumur resapan guna mengantisipasi banjir. Kita tahu, jika hujan, jalur ini kerap digenangi air. Dan pihak Bank Mega sendiri menyanggupinya,” ujar Kepala KLH Lubuklinggau, Erwin Armeidi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait IMB Bank Mega, Kasi Penataan Lingkungan Dinas PU Lubuklinggau, Iwan Ramadi mengaku masih dalam proses. “Memang pembangunan sempat kita stop beberapa hari. Namun yang jelas, IMB-nya masih dalam proses,” jelas Iwan singkat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk diketahui, peninjauan tim dari Pemkot ini merupakan tindak lanjut rapat yang digelar yang dipimpin Sekda Lubuklinggau, H Akisropi Ayub. Dalam rapat, tim diminta ke lokasi guna mengecek kelayakan pembangunan, baik bidang parkir, lingkungan hidup dan izin mendirikan bangunan (IMB).&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak Bank Mega, Nana enggan berkomentar terkait hasil pantauan tim. “Soal itu bukan kewenangan saya,” ujar Nana, yang sempat mendampingi tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, fasilitator pihak Bank Mega, Rusman Effendi mengaku siap mengikuti saran dari tim. “Prinsipnya kita siap mengikuti prosedur yang diberikan tim. Baik luas parkir, sumur resapan dan lainnya. Bahkan kita siap membongkar pondasi pangkal 30 cm. Meski, panjang pondasi dengan as jalan lebih dari 16 meter, sebagaimana diatur dalam Perda No. 16,” pungkas Rusman. &lt;b&gt;(ME-03)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-3955800410208695661?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/3955800410208695661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/pembangunan-bank-mega-bermasalah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/3955800410208695661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/3955800410208695661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/pembangunan-bank-mega-bermasalah.html' title='Pembangunan Bank Mega Bermasalah'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLb-tuacbfI/AAAAAAAAAEg/rTE3fkVRdk0/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-6991366820012597226</id><published>2010-10-14T05:57:00.001-07:00</published><updated>2010-10-14T05:57:35.791-07:00</updated><title type='text'>Anak Panti Dicabuli Suami Pengurus Panti</title><content type='html'>&lt;b&gt;*Mawarwati: Tidak Benar dan Bohong&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU&lt;/b&gt;-Dua anak perempuan dari Panti Asuhan Budi Mulya milik Pemkab Musi Rawas di Jl Bengawan Solo Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara II, mengaku menjadi korban pencabulan. Pelakunya diduga adalah suami dari pengurus panti, yakni inisial KS (40).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;   Dua anak perempuan itu adalah  PH (14), LS (16). Bahkan perbuatan asusila tersebut, ada yang terlihat oleh anak-anak lainnya. Persoalan ini, Rabu (13/10) sekitar pukul 16.00 WIB diceritakan anak-anak tersebut kepada Musirawas Ekspres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Dijelaskan  PH, perbuatan tidak senonoh dari KS dialaminya saat Ramadhan lalu. Saat itu ia sedang tertidur di dalam kamar anak perempuan, namun saat akan makana sahur, seorang temannya keluar dan lupa menutup pintu kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Sehingga KH pun masuk ke dalam kamar perempuan, dan berpura-pura membangunkan anak panti asuhan wanita. Namun ia memegang perut PH dan membelai ramabutnya. “Sehingga saya terbangun,” ungkap PH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Kejadian itu dibenarkan oleh KS (16), menurutnya saat itu ia sedang tidur-tiduran di sebelah PH. “Saya melihat KS sedang memegang perut PH. Namun PH dan temannya yang lain terbangun, sehingga dia lasngung keluar kamar,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Pengakuan tersebut juga didukung oleh temannya satu kamar, FR. Menurutnya ketika ia terbangun, melihat temannya PH yang masih tidur, perutnya dipegang KS dan rambutnya dibelai &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Hal yang sama juga dialami LS, kejadiannya dialami Agustus lalu sekitar pukul 17.00 WIB lalu. Bermula saat itu sedang berada di sumur, tiba-tiba dari belakang dipegang oleh pelaku KS, lalu secara sepontan ia berteriak dan marah, namun KS hanya ketawa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Selain dugaan asusila, persoalan menjual bantuan untuk Panti Asuhan juga diungkapkan anak-anak panti lainnya. Seperti diceritakan AR (14), ia pernah diperintahkan oleh pengurus panti asuhan  untuk mengangkut beras dan kambing yang sepengetahuannya adalah bantuan itu ke dalam mobil, selanjutnya dijual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   ”Mengenai persoalan ini, ditambahkan AR, mereka juga pernah mengirimkan surat ke Pemkab Musi Rawas agar pemimpin Panti Asuhan Budi Mulya segera diganti,” tambahnya, yang dibenarkan anak panti lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Warga sekitar Johansyah, kepada Musirawas Ekspres mengungkapkan ia mendapatkan laporan dugaan tersebut dari anak-anak panti. “Laporannya seperti bantuan yang sering diterima untuk keperluan anak panti itu sering tidak tepat sasaran, dan juga suami pengurus panti asuhan sering memegang-megang anak panti wanita yang tinggal di sana,” jelas Johansyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Namun selama ini, anak-anak panti tersebut takut untuk melaporkan, karena sering diancam oleh pengurus panti asuhan itu. Bahkan untuk memberitahukan orang tua mereka saja, anak panti tidak berani, lantaran diancam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Ketua Pengurus Panti Asuhan Budi Mulia, Mawarwati ketika dikonfirmasi Musirawas Ekspres soal dugaan-dugaan yang diceritakan anak-anak panti asuhan, menurutnya sama sekali tidak benar. Bahkan ia mengancam akan menuntut anak-anak tersebut, karena melakukan kebohongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Namun diakuinya, ia pernah mendengar isu-isu negatife menerpa, tapi sekali lagi dijelaskannya informasi itu sama sekali tidak benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Soal batuan, dijelaskannya telah disampaikan semuanya ke anak panti. Hanya saja memang panti pernah menerima bantuan tiga ekor kambing. “Namun kambing tersebut ada yang mati, ada yang hilang dan satunya dijual dan uangnnya dibagikan kepada anak-anak panti asuhan,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Mengenai tuduhan itu, ia menambahkan mungkin ada anak yang tidak senang, karena dikeluarkan dari panti asuhan,  karena telah berulang kali melanggar aturan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Mengenai perbuatan asusila yang dituduhkan terhadap suaminya, Mamarwati juga mengatakan tidak benar dan bohong, serta bertujuan untuk menjatuhkan dirinya dari panti asuhan yang dipimpinnya itu sejak enam bulan terakhir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Namun ia mengakui suaminya tinggal di panti asuhan Budi Mulya itu, karena ia selaku istri juga istrinya tingal disana. “Kami akan menutut balik terhadap kebohongan ini,” tambahnya.&lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-6991366820012597226?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/6991366820012597226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/anak-panti-dicabuli-suami-pengurus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6991366820012597226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6991366820012597226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/anak-panti-dicabuli-suami-pengurus.html' title='Anak Panti Dicabuli Suami Pengurus Panti'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-84908490996220758</id><published>2010-10-13T05:20:00.000-07:00</published><updated>2010-10-13T05:20:02.277-07:00</updated><title type='text'>SM Swalayan Kebakaran</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLWjt5Po49I/AAAAAAAAAEc/eVoafCVSCCU/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLWjt5Po49I/AAAAAAAAAEc/eVoafCVSCCU/s320/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU&lt;/b&gt;-SM Swalayan yang terletak di Jl Yos Sudarso Kelurahan Dempo Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Selasa (12/10) sekitar pukul 22.30 WIB terbakar. Api pertama kali terlihat dari ruangan operator CCTV di lantai tiga, hingga menjalar ke ruangan lainnya di lantai tiga.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sampai dengan pukul 02.00 WIB Rabu (13/10), Petugas Pemadam Kebakaran  (PBK) dan Tagana masih berusaha memadamkan api. Api tidak dengan cepat diatasi, karena lantai tiga yang terbakar, sulit diakses lantaran pintu menuju ke sana dikunci.&lt;br /&gt;Satu-satunya jalur masuk untuk melakukan pemadaman adalah dari bagian dalam SM Swalayan sementara dari bagian belakang (gudang, red), hanya bisa disemprot melalui celah-celah jendela yang sudah dijebol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polres Lubuklinggau belum memastikan penyebab kebakaran ini, kendati api diinformasikan berasal dari ruangan operator CCTV. Namun Kasat Reskrim AKP Jonson Nadapdap dan Kasat Intelkam AKP Bambang Suwono, serta KaSPK Aiptu Rusani Umar berada di lokasi mengarahkan personil melakukan pengamanan sekaligus penyelidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saksi mata kepada Musirawas Ekspres menjelaskan, awalnya kebakaran ini sama sekali tidak diketahui. Pasalnya bagian atap berupa beton sehingga tidak terbakar, melainkan hanya mengepulkan asap dari jendela di samping ruangan control CCTV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya sedang melintas, tiba-tiba melihat ada asap mengepul dari jendela bagian samping kanan gedung SM Swalayan,” jelas Fredrik, PNS Kejaksaan Negeri Lubuklinggau yang kebetulan melintas di lokasi, kepada Musirawas Ekspres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan Fredrik, ia kemudian langsung melapor ke Polres Lubuklinggau. “Informasinya ada dua orang di dalam, yakni petugas jaga malam,” tambah Fredrik.&lt;br /&gt;Terpisah petugas jaga malam SM Swalayan, Sumardi (29) menjelaskan setiap malam ada dua orang yang bertugas jaga malam, yakni ia dan Rori. “Saya bertugas di bagian atas, sedangkan Rori di bawah,” jelas Sumadi di lokasi kejadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumardi menjelaskan, ia pertama kali mengetahui ada kebakaran saat sedang keliling di lantai paling (gudang), tiba-tiba melihat ada asap di dalam ruangan. Ia pun langsung memeriksa ternyata berasal dari ruangan operator CCTV. “Dari ruangan CCTV, api langsung menjalar ke ruangan gudang kelontongan,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu pantauan Musirawas Ekspres, petugas PBK dan Tagana awalnya sulit untuk masuk melakukan pemadaman terhadap api. Mereka hanya bisa masuk ke gudang bagian belakang melalui tangga samping, sehingga bagian sana dahulu yang disemprot air. Itu pun mereka kesulitan karena hanya melalui celah jendela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk masuk langsung ke lantai tiga, akhirnya Pemilik SM Swalayan Hindra Sumarjono bersama beberapa karyawan masuk melalui basement menuju lantai satu. Selanjutnya dibuka rolling door, hanya saja lagi-lagi muncul kendala karena kunci pintu tidak ada yang cocok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya pilihan, rolling door akhirnya dijebol menggunakan linggis, akhirnya selang mobil PBK pun bisa masuk ke lokasi kebakaran. Bahkan akhirnya untuk mempermudah pemadaman, kaca di lantai dua dipecah hingga selang bisa langsung ke sana.&lt;b&gt;(ME-03)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-84908490996220758?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/84908490996220758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/sm-swalayan-kebakaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/84908490996220758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/84908490996220758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/sm-swalayan-kebakaran.html' title='SM Swalayan Kebakaran'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLWjt5Po49I/AAAAAAAAAEc/eVoafCVSCCU/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-8292765135248073180</id><published>2010-10-13T05:15:00.000-07:00</published><updated>2010-10-13T05:15:47.091-07:00</updated><title type='text'>Petani Tewas dengan 7 Luka Bacok</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLWi4eqRIdI/AAAAAAAAAEY/Ci2VKP2lpJ8/s1600/ex3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLWi4eqRIdI/AAAAAAAAAEY/Ci2VKP2lpJ8/s320/ex3.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;MUARA KELINGI&lt;/b&gt;-Peristiwa menghebohkan terjadi di Kampung II SP 7 Desa Mangun Jaya Kecamatan Muara Kelingi, Selasa (12/10) sekitar pukul 14.30 WIB. Seorang petani karet bernama Samsudin alias Din Bogor (58) warga Desa Semangus Kecamatan Muara Lakitan, tewas dibunuh.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Din diduga dibunuh oleh IR (30) warga Kampung II SP 7 Desa Mangun Jaya, karena korban menuduh mencuri getah karet. Pembunuhan itu terjadi tepat di depan rumah tersangka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban tewas di tempat kejadian perkara, lantaran tidak ada warga yang berani menolongnya serta membawa ke rumah sakit, setelah ditikam dan dibacok oleh tersangka. Ada tujuh luka di tubuh korban diantaranya, pada punggung kiri, kepala, bahu dan tangan kiri nyaris putus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Musi Rawas AKBP Imam Sachroni melalui Kapolsek Muara Kelingi AKP Maliki didampingi Kanit Reskrim Aiptu Sukowati, menjelaskan tersangka setelah melukai korban langsung melarikan diri. “Tersangka langsung melarikan diri, dan kini sedang diselidiki keberadaannya,” jelas Kapolsek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kronologis kejadiannya, korban yang berkebun karet di SP 7, kehilangan getah karet miliknya. Ia menduga pelaku pencurian adalah IR. Makanya korban sengaja datang ke kediaman IR, untuk menanyakan dugaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka pun bertemu di depan rumah IR, korban langsung menanyakan perihal getah karetnya yang hilang. Ternyata membuat IR tersinggung, sehingga sempat terjadi pertengkaran mulut antara mereka. Tapi IR sudah gelap mata, makanya menyerang korban menggunakan pisau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban  tidak sanggup melakukan perlawanan, hingga menjadi bulan-bulan serangan IR. Akhirnya korban terkapar bersimbah darah di depan rumah tersangka, Usai melukai korban, IR langsung melarikan diri, sementara korban akhirnya tewas dengan tubuh berlumuran darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami menemukan barang bukti berupa pisau dan parang di lokasi kejadian, kini sudah diamankan di Mapolsek. Belum diketahui senjata itu milik siapa, korban atau tersangka,” pungkas Kapolsek. &lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-8292765135248073180?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/8292765135248073180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/petani-tewas-dengan-7-luka-bacok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/8292765135248073180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/8292765135248073180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/petani-tewas-dengan-7-luka-bacok.html' title='Petani Tewas dengan 7 Luka Bacok'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLWi4eqRIdI/AAAAAAAAAEY/Ci2VKP2lpJ8/s72-c/ex3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-8703091641351004990</id><published>2010-10-10T06:56:00.000-07:00</published><updated>2010-10-10T06:56:15.095-07:00</updated><title type='text'>Anak Yatim Raih Hadiah Utama Sepeda Motor</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLHFriHdMpI/AAAAAAAAAEQ/-XtE8DqWkxY/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLHFriHdMpI/AAAAAAAAAEQ/-XtE8DqWkxY/s320/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU&lt;/b&gt;- Menyogsong Hari Jadi Kota Lubuklinggau ke IX Tahun 2010 Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau menggelar berbagai kegiatan salah satunya jalan santai berhadiah, pada Jumat (8/10). Khusus hadiah utama berupa sepeda motor Yamaha Vega, berhasil diraih seorang anak yatim bernama Ayu, yang juga siswa SMP Negeri 6 Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Acara jalan santai dimulai sekitar pukul 5.30 WIB mengambil rute Lapangan Merdeka-Jalan Yos Sudarso-Jalan A Yani- Jalan Kenanga I -Jalan Sudirman kemudian kembali di Lapangan Merdeka. Setibanya di Lapangan Merdeka sekitar pukul 7.00 WIB panitia selain membagikan hadiah hiburan juga menampikan berbagai hiburan dari penyanyi lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antusias peserta jalan santai yang secara umum  merupakan pelajar SD hingga SLTA tersebut  begitu semarak dan menunjukan  kegembiraan  karena hampir seluruh peserta jalan santai berkempatan mendapatkan hadiah dari panitia dan sponsor ayang mendukung kegiatan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah puluhan kupon hadiah diundi, Walikota Lubuklinggau H. Riduan Effendi bersama Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau Hj. Septiana Zuraida menarik undian hadiah utama satu unit Motor Yamaha Vega. Pengundian sempat di lakukan dua kali sebab yang pertama terpaksa dibatalkan karena yang bersangkutan memiliki lebih dari satu kupon. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan  ketentuan yang akan mendapatkan hadiah utama tidak boleh memiliki lebih dari satu kupon. Meskipun harus kecewa akhirnya orang tersebut terpaksa turun panggung tanpa hadiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu  Hj Septiana menarik pengundian kedua untuk hadiah utama, akhirnya terpilih satu kupon undian yang ternyata dimiliki seorang anak yatim yang merupakan pelajar SMP Negeri 6 Lubuklinggau, Ayu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu pantauan Musirawas Ekspres pada acara itu juga tampak membaur masyarakat, selaian pelajar SD , SMP dan SLTA. Ribuan siswa yang mengikuti jalan santai hanyut dalam kegembiraan dan penuh harapan pada saat memasuki kegiatan bagi-bagi hadiah utama sepeda motor dan puluhan hadiah hiburan lainya.(ME-06)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut salah satu panitia yang juga Kepala SMP 3 Lubuklinggau Maspa,  mengatakan peserta  jalan santai yang pada umumnya pelajar. Dikatakan Maspa seluruh hadiah yang di persembahkan dalam  kegiatan jalan santai HUT Kota ini merupakan dukungan dari sponsor seperti Bank Sumsel Babel, PT Askes, PT Galaksi, BNI 46 Lubuklinggau dan sponsor lainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk diketahui saja dalam kegiatan itu juga turut Wakil Walikota Lubuklinggau SN. Prana Putra Sohe, Kapolres Lubuklinggau Takwil Ihksan, Pimpinan Bank Sumsel Babel Samiludin, dan sejumlah Unsur Muspida serta pejabat dilingkungan Pemerintah Kota Lubuklinggau. &lt;b&gt;(ME06)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-8703091641351004990?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/8703091641351004990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/anak-yatim-raih-hadiah-utama-sepeda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/8703091641351004990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/8703091641351004990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/anak-yatim-raih-hadiah-utama-sepeda.html' title='Anak Yatim Raih Hadiah Utama Sepeda Motor'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLHFriHdMpI/AAAAAAAAAEQ/-XtE8DqWkxY/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-5010536121110233068</id><published>2010-10-10T06:50:00.000-07:00</published><updated>2010-10-10T06:53:39.880-07:00</updated><title type='text'>Dua Pengedar Sabu Diringkus</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLHE7iB5eSI/AAAAAAAAAEM/QERWEO2X3pU/s1600/ex2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLHE7iB5eSI/AAAAAAAAAEM/QERWEO2X3pU/s320/ex2.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLHEVyLBDOI/AAAAAAAAAEI/Tm6Y6EDZBkg/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;  LUBUKLINGGAU&lt;/b&gt;-Tim Buser Polres Lubulinggau, Jumat (8/10) sekitar pukul 14.00 WIB menangkap dua orang yang diduga pengedar sabu-sabu. Keduanya adalah Sutan Aidi (42) warga Gang Jambu RT 6 Kelurahan Pasar Satelit Kecamatan Lubuklinggau Utara II dan Chaidir (41) warga Jl Kenanga I RT I Kelurahan Pasar Satelit Kecamatan Lubuklinggau Utara II. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dari tersangka Sutan Aidi polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa tujuh paket sabu-sabu. Sedangkan dari tersangka Chaidir diamankan 13 paket kecil shabu, dua paket besar sabu, enam paket ineks logo 7 UP, 20 ineks logo Lonceng, sembilan ineks logo S (Superman), satu ineks warna kuning, satu paket ineks warna biru, seperangkat alat hisap (bong), korek api gas, satu paket ganja, serta timbangan digital Merk CHQ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Lubuklinggau AKBP Takwil Ichsan melalui kasat Reskrim AKP Johnson Nadapdap didampingi Kaur Bin Ops Iptu Sukirman menjelaskan, penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat. Bahwa tersangka Sutan Aidi akan bertransaksi narkoba di Jl Pasar Satelit Kecamatan Lubuklinggau Utara dengan MM (32) warga Desa Darma Sakti Kecamatan Terawas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga anggota Tim Buser melakukan penyidikan. Sekitar pukul 14.00 WIB ketika tersangka Sutan Aidi hendak bertransaksi di Jl Pasar Satelit Kecamatan Lubuklinggau Utara II, ia langsung diringkus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dilakukan penggeleahan, di kantong jaket ditemukan tiga paket sabu. Kemudian dilakukan penggeledahan di rumah tersangka, ternyata di selipan seng kamar mandi ditemukan tiga paket sabu. Menurut pengakuannya kepada polisi, sabu-sabu didapatkan dari Chaidir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 17.30 WIB tersangka Chaidir ditangkap di rumahnya. Hasil penggeledahan dirumah Chaidir, tepatnya dibawah meja rak piring ditemukan satu kantong plastik warna hitam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata di dalam kantong plastik itu, berisi 13 paket kecil shabu, dua paket besar sabu, enam paket ineks logo 7 UP, 20 ineks logo Lonceng, sembilan ineks logo S (Superman), satu ineks warna kuning, satu paket ineks warna biru, seperangkat alat hisap (bong), korek api gas, satu paket ganja, serta timbangan digital Merk CHQ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kedua tersangka kini diamankan di Mapolres dan menjalani proses penyidikan,” pungkas Kasat Reskrim.&lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-5010536121110233068?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/5010536121110233068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/dua-pengedar-sabu-diringkus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5010536121110233068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5010536121110233068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/dua-pengedar-sabu-diringkus.html' title='Dua Pengedar Sabu Diringkus'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TLHE7iB5eSI/AAAAAAAAAEM/QERWEO2X3pU/s72-c/ex2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-365537185197184324</id><published>2010-10-06T05:46:00.000-07:00</published><updated>2010-10-06T05:46:08.972-07:00</updated><title type='text'>Herman : Mura Berjihat Pertahankan Suban Empat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKxvheTVJ-I/AAAAAAAAAEE/1eiuSDqOm3Q/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKxvheTVJ-I/AAAAAAAAAEE/1eiuSDqOm3Q/s320/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;MUSI RAWAS&lt;/b&gt;-Koordinator Sumpah Undang Undang (SUU) menyampaikan seruan ‘Mura Berjihat Pertahankan Suban Empat (Suban4)”. Seruan ini digulirkan mengingat Pemprov Sumsel dan Pemkab Muba makin nekat ingin merebut aset dan hak masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Mura yang sudah ditetapkan dengan dasar hukum yang kuat tepatnya Permendagri No 63 tahun 2007.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;”SUU berpendapat bahwasanya konlik batas dan kepemiliakn Suban4 dengan Muba harus lebih serius disikapi. Makanya SUU akan sesegera mungkin menggalang tandatangan serta menggalang masa untuk mengajal bergabung dalam aksi ’Mura Berjihat Pertahan Suban empat,” tegas Herman. SUU juga menghimbau kepada masyarakat Mura, PNS, tokoh masyarakat dan SKPD termasuk pemuda segera memberi dukungan berjihat untuk mempertahankan Suban4. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu SUU mendesak  masyarakat Mura dan Muratara khususnya untuk lebih peduli terhada nasib Suban4 yang pada akhirnya nanti menjadi sumber PAD bagi Kabupaten Muratara jika sudah disyahkan.&lt;br /&gt;“Jangan hanya bernafsu ingin memekarkan diri namun asset yang ada malah terkesan dibiarkan. Ketika akan direbut orang lain tidak ada respon malah sibuk-sibuk yang lain,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti menurut Herman yang sedari awal mengawal upaya mempertahankan Suban4 bahkan dengan menggelar aksi tunggal di Depdagri, SUU tidak rela Mura diperdaya atau istilahnya diinjak-injak oleh Pemkab Muba dan Pemprov Sumsel. Sebab kembali disampaikannya sudah sangat jelas adanya keputusan Mendagri menerbitkan Permendagri No 63 tahun 2007 yang menetapkan Suban4 masuk Mura. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Untuk itu SUU mendesak agar Tim Kuasa Hukum dan Pemkab Mura agar benar-benar serius memperjuangkan Sumur Gas Suban4 yang ingin direbut paksa Muba. SUU mengecam tindakan Gubernur yang terkesan tidak mengakui keabsahan kepemilihan Suban4 atas Mura,” kata Herman. SUU juga meminta kepada DPRD Mura jangan cengeng. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ayo kapan lagi menunjukkan nyali ikut merasa memiliki Suban4. Seharunya DPRD sudah mendesak dan ikut campur atas perjuangan Suban4. Harus ada action tidak cukup hanya komentar ala kadarnya apalagi komentar yang tidak berbobot,” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota dewan menurutnya mempunyai andil besar untuk mempertahankan aset Mura ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Buktikan kepedulian merasa memiliki Suban4 yang sebenarnya merupakan salah stau sumber gaji wakil rakyat,” unkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herman juga menyampaikan langkah Muba ’ngadu’ ke Presiden ’nggak’ laku. Sebab jelas-jelas Setneg tidak mengakui hasil tinjauan Tim ke lapangan karena ini terkesan hanya rekyasa. Sebab terindikasi semuanya dilaksanakan ’Tim Ecek-ecek’ bentukan pihak tertentu untuk memaksakan kehendak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disampaikan Herman pula, hari ini dirinya akan mulai penggalangan tandatangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tandatangan akan  ditorehkan pada kain putih sepanjang 10 meter dimulai dari DPRD Mura saat paripurnba,” katanya. Selanjutnya SUU akan menggelar aksi demontrasi menyampaikan seruan berjihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”SUU akan menyerukan  ”Mura Berjihar Pertahankan Suban Empat” dalam aksi yang rencananya akan dilaksanakan pada Kamis (7/10), di Kantor Bupati, DPRD dan turun ke jalan,” pungkasnya. &lt;b&gt;(ME-02)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-365537185197184324?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/365537185197184324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/herman-mura-berjihat-pertahankan-suban.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/365537185197184324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/365537185197184324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/herman-mura-berjihat-pertahankan-suban.html' title='Herman : Mura Berjihat Pertahankan Suban Empat'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKxvheTVJ-I/AAAAAAAAAEE/1eiuSDqOm3Q/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-8946944386334579527</id><published>2010-10-06T05:44:00.000-07:00</published><updated>2010-10-06T05:44:20.324-07:00</updated><title type='text'>Dua Mobil Dilalap Api</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKxvDfWvdsI/AAAAAAAAAEA/Zshk_por4Ho/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKxvDfWvdsI/AAAAAAAAAEA/Zshk_por4Ho/s320/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;  LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Kebakaran terjadi di Jl Pematang Jaya Kelurahan Sidorejo Kecamatan Lubuklinggau Barat II tidak jauh dari SMPN 7 Lubuklinggau, Selasa (5/10) sekitar pukul 21.00 WIB. Akibat kebakaran itu, dua unit mobil terbakar yakni pick up L300 dan truk dan satu unit kandang ludes.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kendaraan dan kandang yang terbakar adalah milik H Suaryono, warga Jl Bangau Kelurahan Bandung Ujung Kecamatan Lubuklinggau Barat II. Kerugian akibat kebarakan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi dihimpun Musirawas Ekspres di lokasi kejadian, kandang tersebut dijaga oleh Deny, Iwan dan Ikang. Kebetulan kandang sedang kosong, karena ayam-ayamnya sudah dipanen beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka awalnya hendak tidur, namun tiba-tiba melihat api jatuh dari sekering listrik ke tempat tidur. Sehingga api dalam waktu sekejap langsung membesar menghanguskan kandang ayam yang terbuat dari papan. Api pun membakar kedua mobil di samping kandang ayam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga penjaga tadi berusaha memadamkan api dan meminta tolong kepada warga. Namun usaha mereka sia-sia karena api sudah sangat besar, apalagi kandang ayam terbuat dari kayu. Bahkan petugas pemadam kebakaran pun tak kuasa memadamkan api, barulah setelah kandang dan mobil ludes terbakar, api berhasil dipadamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami hendak tidur melihat api dari seklering listrik, kemudian jatuh mengenai kasur,” kami langsung bangun dan mengambil air minum untuk menyiram api. Namun api langsung mambesar dan malahap dinding kandang ayam,” jelas Ikang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Lubuklinggau AKBP Takwil Ichsan melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat AKP Gunadi yang ditemui di lokasi kebakaran  menjelaskan berdasarkan keterangan saksi-saksi, kebakaran diperkirakan akibat konsleting listrik. &lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-8946944386334579527?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/8946944386334579527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/dua-mobil-dilalap-api.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/8946944386334579527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/8946944386334579527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/dua-mobil-dilalap-api.html' title='Dua Mobil Dilalap Api'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKxvDfWvdsI/AAAAAAAAAEA/Zshk_por4Ho/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-2578693524054793920</id><published>2010-10-05T02:24:00.000-07:00</published><updated>2010-10-05T02:24:12.383-07:00</updated><title type='text'>104 Kasek Dimutasi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKruroZ0JTI/AAAAAAAAAD4/v_mHxbW0QqM/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKruroZ0JTI/AAAAAAAAAD4/v_mHxbW0QqM/s320/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*6 Nonjon&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Pemkot Lubuklinggau Senin (4/10) melakukan mutasi besar jabatan Kepala Sekolah (Kasek) baik SD, SMP, SMA dan SMK. Bahkan tercatat 104 jabatan Kasek yang dimutasi dari 108 sekolah di Lubuklinggau, dengan rincian 85 SD, 12 SMP, enam  SMA dan dua SMK. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kemudian diketahui ada enam Kasek yang nonjob, yakni Kepala SMA 7, SMA 3, SMP 5, SMP 9, SMP 11 dan SMK 3. Namun ada juga empat sekolah yang Kasek-nya tidak dimutasi, yakni SMP 1, SMP 11, SMA 5 dan SMK 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walikota Lubuklinggau Riduan Effendi menjelaskan berkaitan dengan mutasi ini mengatakan, mutasi dan rotasi jabatan kepala sekolah merupakan salah satu upaya meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) sektor pendidikan. Tiga prioritas pembangunan untuk mencapai peningkatan IPM,  yakni pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya pendidikan memegang peranan penting terhadap maju atau mundurnya peradaban suatu bangsa. maka penanganan pendidikan harus serius dengan melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wako  juga mengingatkan, tujuan akhir pendidikan tidak sebatas nilai akademik atau lulus Ujian Nasional (UN), tetapi mewujudkan manusia yang beriman, bertakwa, berbudi luhur, menguasi iptek, dan berwawasan masa depan. Untuk mewujudkan tujuan itu dibutuhkan komitmen kuat dari seluruh komponen yang terlibat dalam pendidikan.&lt;br /&gt;Para Kasek diingatkan agar tidak melakukan tindakan yang menyalahi aturan.wako berjanji  tidak segan-segan untuk memberikan tindakan tegas bagi kepala sekolah yang melakukan perbuatan merugikan masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain melakukan mutasi para Kasek, dalam pelantikan ini juga dilakukan pengisian beberapa kekosongan jabatan setara Kepala Seksi (Kasi) dan Kepala Sub Bagian di Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD). Totalnya ada 43 jabatan yang ini, seperti jabatan Kasi Ketersediaan dan Distribusi Pangan di Kantor Ketahanan Pangan, Kasi Penanggulangan Dampak Lingkungan di Kantor Lingkungan Hidup, Kasubag Keuangan di Dinas Kesehatan dan lain-lain. &lt;b&gt;(ME-06)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-2578693524054793920?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/2578693524054793920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/104-kasek-dimutasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2578693524054793920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2578693524054793920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/104-kasek-dimutasi.html' title='104 Kasek Dimutasi'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKruroZ0JTI/AAAAAAAAAD4/v_mHxbW0QqM/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-5141122138355399099</id><published>2010-10-05T02:09:00.000-07:00</published><updated>2010-10-05T02:25:34.088-07:00</updated><title type='text'>Tambang di Ulu Malus Ditutup</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKrvAKm6-sI/AAAAAAAAAD8/64X_G9tMuQo/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKrvAKm6-sI/AAAAAAAAAD8/64X_G9tMuQo/s320/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Sempat Dihalangi Preman&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU&lt;/b&gt;-Tim gabungan Pemkot Lubuklinggau dan DPRD Lubuklinggau, Senin (4/10) sekitar pukul 12.00 Wib telah menutup tambang galian C yang berada di Ulu Sungai Malus Kelurahan Petanang Ulu Kecamatan Lubuklinggau Utara I. Penutupan tersebut sebagai langkah pencegahan terhadap pencemaran dan pengerusakan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketua Komisi III DPRD Kota Lubuklinggau Hendi Budiono kepada Musirawas Ekspres, menjelaskan penutupan itu dilakukan tim yang terdiri dari Kantor Lingkungan Hidup, Bidang  Pertambangan dan Energi Dinas Pekerjaan Umum, dan Sat Pol PP Kota Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami bersama tim sudah melakukan pemortalan dan mengamankan alat berat milik PT Bania ke  Polsek Lubuklinggau Utara I,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hendi penghentian proses eksploitasi galian C, untuk meminimalisir kerusakan yang terjadi. Selain itu  pihak PT Bania, menurut Hendi tidak mengindahkan himbauan Tim sidak DPRD Kota lubuklinggau.  “Pihak pengusaha tidak memiliki etikat baik terhadap upaya DPRD yang melakukan sidak kelokasi tersebut,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu terbukti maskipun pengusaha yang telah di minta untuk mengehentikan aktivitas   penggalian batu di lokasi tersebut masih saja di lanjutkan. Maka dari itu pihaknya mendesak eksekutif supaya menutup  kegiatan  di ulu malus itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut Hendi sejauh ini data yang di himpun  oleh timnya aktivitas galian yang dilakukan PT Bania sudah merambah ke lokasi yang bukan lagi sesuai izin yang direkomendasikan Pemkot Lubuklinggau. Sehingga akibatnya pencemaran air sungai ulu malus mengancam ekosismtem  dikawasan tersebut&lt;br /&gt;“Proses penghentian aktifitas galian C itu nyaris terjadi kericuhan, yakni petugas dari tim sempat dihalang-halangi preman. Namun berhasil dilerai oleh tim lainnya,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu informasi diterima Musirawas Ekspres, di Ulu Malus ada tiga tambang yang beroperasi, yakni Tamtama, Roda Mas dan Bania. Tambang Tamtama dan Roda Mas sudah terlebih dahulu ditutup, dan kemarin menyudul Bania juga ditutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe menjelaskan ia juga merekomendasikan agar tiga tambang yang beroperasi di Ulu Malus ditutup. “Tiga perusahaan yang melakukan penambangan harus menghentikan kegiatannya,” jelasnya.&lt;br /&gt;Kemudian ditambahkannya, tim kemudian harus melakukan pemeriksaan di lapangan, sejauh mana kerusakan dan pelanggaran izin yang dilakukan oleh ketiga perusahaan itu. Jika hasil pemeriksaan memang melanggar, maka izin harus dicabut dan juga sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hasil pemeriksaan menjadi dasar untuk rekomendasi apakah diberikan izin melanjutkan penambangan, atau sama sekali dilarang. Tentunya harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelas Wawako. &lt;b&gt;(ME06)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-5141122138355399099?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/5141122138355399099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/tambang-di-ulu-malus-ditutup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5141122138355399099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5141122138355399099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/tambang-di-ulu-malus-ditutup.html' title='Tambang di Ulu Malus Ditutup'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKrvAKm6-sI/AAAAAAAAAD8/64X_G9tMuQo/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-1469804703126444944</id><published>2010-10-04T00:48:00.000-07:00</published><updated>2010-10-04T00:48:03.343-07:00</updated><title type='text'>OB Bank Danamon Tewas Dibunuh</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKmGizlbTXI/AAAAAAAAAD0/DRAn81HBFnE/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKmGizlbTXI/AAAAAAAAAD0/DRAn81HBFnE/s1600/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;  LUBUKLINGGAU&lt;/b&gt;-Warga Kelurahan Ulak Lebar Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Minggu (30/9) sekitar pukul 06.30 WIB heboh. Pasalnya warga menemukan mayat di Kebun Karet tepi Sungai Kelingi, dengan kondisi mengenaskan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Korban akhirnya diketahui bernama Syaiful Effendi (36) warga Perumnas Dayang Torek Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, yang bekerja sebagai Office Boy (OB) di Bank Danamon Lubuklinggau. Saat ditemukan kondisinya menderita luka kepala belakang, luka pada bagian leher, dan mengeluarkan darah dari hidung, dan mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi diterima Musirawas Ekspres, orang yang pertama kali menemukan Syaiful Effendi adalah Usman, warga Perumnas Dayang Torek Blok B. Usman saat itu hendak menyadap karet, namun tiba-tiba menemukan sesosok tubuh mengenakan kemeja warna biru dan celana jeans warna hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usman pun langsung bergegas pulang, kemudian melapor ke Subsektor Lubuklinggau Barat II. Petugas Subsektor langsung melapor ke Polsek Lubuklinggau Barat dan Polres Lubuklinggau, sehingga petugas langsung dipimpin Kapolres Lubuklinggau AKBP Takwil Ichsan menuju ke lokasi penemuan mayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban kemudian diidentifikasi oleh petugas Ident Polres Lubuklinggau, selanjutnya dievakuasi ke RS dr Sobirin untuk divisum et revertum. Dari hasil pemeriksaan pihak paramedis, muncul dugaan korban tewas dibunuh, karena dipukul menggunakan benda tumpul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berdasarkan hasil pemeriksaan, diduga korban dibunuh menggunakan benda tumpul. Untuk mengungkap kasus ini, kami akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Semoga dalam waktu dekat pelakunya bisa ditangkap,” jelas Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP Jonson Nadapdap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah kerabat korban,  Amir Sarifudin (59), menjelaskan korban tidak pulang ke rumah sejak Sabtu (2/10) tidak pulang ke rumah. “Dia tidak pulang sejak Sabtu, tahu-tahu tadi pagi kami diberitahu dia sudah tewas,” jelas Amir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan Musirawas Ekspres, Amir bersama beberapa kerabat lainnya, langsung datang ke RS dr Sobirin untuk mengenali korban. Setelah memastikan korban adalah Syaiful Affendi, jenasah korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. &lt;b&gt;(ME-04) &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-1469804703126444944?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/1469804703126444944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/ob-bank-danamon-tewas-dibunuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1469804703126444944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1469804703126444944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/ob-bank-danamon-tewas-dibunuh.html' title='OB Bank Danamon Tewas Dibunuh'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKmGizlbTXI/AAAAAAAAAD0/DRAn81HBFnE/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-1066719398636385535</id><published>2010-10-04T00:45:00.001-07:00</published><updated>2010-10-04T00:45:19.538-07:00</updated><title type='text'>Tewas Ditabrak Kerabat Sendiri</title><content type='html'>&lt;b&gt;MUSI RAWAS&lt;/b&gt;-Seorang remaja, bernama Lutfiah Alexander (14) Warga Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya, tewas mengenaskan setelah dilindas mobil Kijang Kapsul Nopol BG 1288 QI yang dikemudikan seorang kerabatnya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;  Kejadiannya di Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya, Minggu (3/10) sekitar pukul 09.00 WIB, mereka konvoi beberapa kendaraan hendak datang ke hajatan di Lubuklinggau. Korban tewas dalam perjalanan ke RS dr Sobirin dengan kondisi menderita luka patah tulang leher, mengeluarkan darah dari hidung, telinga dan mulutnya, serta menderita luka lebam badan. Kronologis kejadiannya, korban ikut rombongan konvoi hendak ke Lubuklinggau. Korban kebetulan duduk di bak pick up Nopol BG 9308 G, sementara di belakang melucur Kijang Kapsul Nopol BG 1288 QI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diduga menghindari lubang, pick up ditumpangi korban bergoncang kuat, hingga korban langsung terpelanting keluar dan jatuh di aspal. Namun dibelakang sudang menunggu Kijang Kapsul, hingga langsung menabrak korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Sehingga korban langsung tak sadarkan diri dan bersimbah darah. Selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Karang Jaya, namun dirujuk ke RS dr Sobirin. Namun korban menghembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan. Setelah divisum atas luka yang diderita korban, jenasahnya langsung dibawa ke rumah duka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Kapolres  Musi Rawas AKBP Imam Sahroni malalui Kasat lantas AKP Syukur Kersana didampingi Kanit Laka Ipda Beni Nofiza, menjelaskan kejadian ini belum dilaporkan ke pihak kepolisian. “Kami belum menerima laporannya,” jelas Beni.&lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-1066719398636385535?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/1066719398636385535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/tewas-ditabrak-kerabat-sendiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1066719398636385535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1066719398636385535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/10/tewas-ditabrak-kerabat-sendiri.html' title='Tewas Ditabrak Kerabat Sendiri'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-6033949986145460851</id><published>2010-09-30T05:24:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T05:24:35.932-07:00</updated><title type='text'>Polsek Dijatah 2 Senpi SKS</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKSBdGQWIdI/AAAAAAAAADw/uOq_9Oulo4Y/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKSBdGQWIdI/AAAAAAAAADw/uOq_9Oulo4Y/s320/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Siaga Aksi Terorisme&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU&lt;/b&gt;-Polsek di jajaran Polres Lubuklinggau mulai Rabu (29/9) diberi dua buah senjata api (senpi) laras  panjang jenis SKS. Pemberian senpi laras panjang di polsek-polsek ini, dengan tujuan untuk antisipasi terhadap hal-hal yang diinginkan, seperti dialami Polsek Hamparan Perak di Deli Serdang, Sumatera Utara.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemberian senpi laras panjang jenis SKS ini langsung diterima Kapolsek bersangkutan atau Kanit Reskrim. Seperti pantauan Musirawas Ekspres, yang terlihat sudah mengambil senpi adalah Polsek Lubuklinggau Utara, bahkan Kanit Reskrim Bripka H Kadarusman bersama anggotanya masing-masing membawa satu senpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga terlihat Kapolsek Lubuklinggau Barat AKP Gunadi, yang sengaja datang ke Polres untuk mengambil senpi laras panjang itu. “Dalam kondisi seperti ini memang perlu adanya senpi laras panjang di Polsek, khususnya untuk pengamanan,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, berkaitan dengan peningkatakan pengamanan imbas maraknya aksi terorisme dan perampokan, Polres Lubuklinggau menggelar latihan menembak bagi seluruh personil Polres Lubuklinggau. “Seluruh senpi diperiksa dan diuji coba, baik yang laras pendek maupun larang panjang,” jelas Wakapolres Lubuklinggau, Kompol Arif Wibowo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam latihan yang dilaksanakan di Lapangan Tembak Sebiduk Semare Polres Lubuklinggau, anggota polres bergantian melakukan latihan menembak. Bahkan anggota yang dibekali senpi laras panjang jenis V2, juga ikut latihan menembak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setelah kami periksa dan dilakukan uji coba menembak, ada lima pucuk dari 30 senpi larang panjang yang macet. Sementara senpi jenis revolver yang digunakan, yakni 90 pucuk semuanya semua dalam kondisi baik,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga dilakukan uji coba terhadap rompi anti peluru yang dimiliki. Ternyata setelah diuji coba, rompi yang dimiliki Polres Lubuklinggau hanya tahan terhadap tembakan senjata api jenis revolver, sedangkan jenis laras panjang tidak. “Setelah kami uji coba menggunakan V2, ternyata tembus,” jelas Wakapolres.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini ditambahkan Wakapolres, harus menjadi perhatian khususnya bagi anggota opsnal di lapagan dan yang melakukan penjagaan. “Haru menjadi perhatian, seperti yang melakukan pengamanan di bank, termasuk jaga mako dan opsnal di lapangan,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus logistik senpi, diakui Arif, Polres Lubuklinggau tidak kekurangan dan memiliki stok yang cukup, bahkan untuk pelurut jenis revolver ada 700 butir, sedangkan untuk laras panjang ada 300 butir. “Secara logistik siap, namun yang perlu mengasah keterampilan,” pungkasnya.&lt;b&gt;(ME-03)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-6033949986145460851?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/6033949986145460851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/polsek-dijatah-2-senpi-sks.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6033949986145460851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6033949986145460851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/polsek-dijatah-2-senpi-sks.html' title='Polsek Dijatah 2 Senpi SKS'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKSBdGQWIdI/AAAAAAAAADw/uOq_9Oulo4Y/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-434216201225047041</id><published>2010-09-29T02:17:00.000-07:00</published><updated>2010-09-29T02:18:59.045-07:00</updated><title type='text'>Kades Harus Siap Mengemban Amanah Masyarakat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKMEdLT5O3I/AAAAAAAAADo/sUdyml6xwug/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKMEdLT5O3I/AAAAAAAAADo/sUdyml6xwug/s320/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;MUSIRAWAS- &lt;/b&gt;Bupati Musi Rawas, H Ridwan Mukti, Selasa (28/9) melantik delapan Kades di empat Kecamatan dalam Kabupaten Musi Rawas, di Kawasan Agropolitan Distrik Kecamatan STL Ulu Terawas. Kepada kades yang dilantik Bupati berpesan agar harus siap mengemban amanah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Delapan kades yang dilantik satu dari Megang Sakti, Darmawadi Kades Marga Puspita (Megang Sakti), tiga dari STL Ulu Terawas, Ibnu Solihin Kades Pangkalan, Mukti Kades Sukakarya Baru dan Ade Candra Kades Pasenan. Satu dari Rawas Ulu, Argani Kades Pulau Lebar. Serta tiga dari TP Kepungut, Syaiful Kades Batu Bandung, M Febriansyah Kades Simpang Gegas dan Hamli Kades Lubuk Besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Secara khusus saya sampaikan ucapkan selamat kepada para Kepala Desa yang telah dilantik. Saya percaya saudara-saudara dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Dan tanggung jawab serta pengabdian nantinya akan mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT,” kata Bupati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian bupati memberikan apresiasi, bahwa pilkades terlaksana dengan sukses dan damai yang diharapkan masyarakat. Selain itu kepada camat dapat membina dan membekali Kepala Desa yang baru dilantik ini dengan arahan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan desa, dan kegiatan perekonomian perdesaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas pokok Kades, digunakan untuk mengambil kebijakan dalam rangka meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat sebagai salah satu pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Musi Rawas. Khususnya penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan di desanya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kepala Desa yang baru dilantik dan diambil sumpah jabatan yang merupakan hasil pemilihan Kepala Desa secara langsung, diharapkan untuk membekali diri dengan kemampuan kerja yang andal dan profesional untuk menghadapi tantangan-tantangan dari pelaksanaan tugas jabatannya, baik melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa maupun pembinaan perangkat desa atau bawahannya,” tambah bupati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Seorang Kepala Desa sebagai perpanjangan tangan Pemerintah daerah yang tugas kesehariannya lebih banyak berinteraksi dengan masyarakat, yang juga harus diimbangi dengan kerja keras,” ungkapnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan desa diarahkan untuk memberdayakan seluruh individu, kelompok, dan seluruh lapisan masyarakat desa, keberdayaan masyarakat tersebut mencakup keberdayaan secara ekonomi, kesejahteraan sosial, hukum dan politik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan bupati, bahwa tugas dan tanggung jawab Kepala Desa semakin berat. Oleh karena itu, dalam melaksanakan tugas hendaknya Kepala Desa yang baru dilantik dapat melaksanakan kinerja birokrasi pemerintahan secara optimal dalam melayani kepentingan masyarkat desa dan pelaksanaan pembangunan desa, berdasarkan kejujuran dan keadilan dan tidak melakukan tindakan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berperan aktiflah sesuai dengan kapasitas sebagai Kepala Desa, lebih-lebih dalam memelihara persatuan dan kesatuan untuk mendukung kegiatan pembangunan agar berjalan lancar. Selanjutnya, kepada Kepala Desa yang dilantik, mulai hari ini saya harapkan saudara dapat melaksanakan tugas dan amanat rakyat dengan sebaik-baiknya, dan saya sangat mengharapkan kepada Kepala Desa agar selalu mengembangkan sikap keterbukaan, meningkatkan komunikasi dengan masyarakat, dan bersikap tanggap terhadap aspirasi yang berkembang ditengah-tengah masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Pimpinan dan Anggota BPD yang telah melaksanakan proses pemilihan Kepala Desa. “Saya ucapkan selamat dan terima kasih atas kerja kerasnya, mulai dari proses pendaftaran bakal, pemilihan calon,” jelasnya. Pemilihan Kepala Desa sampai pada pelantikan hari ini, banyak memberi peranan sebagai mitra kerja Kepala Desa beserta perangkatnya sesuai dengan UU Nomor 3 tahun 2007 tentang Badan Pemusyarawatan Desa. &lt;b&gt;(CW-02)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-434216201225047041?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/434216201225047041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/kades-harus-siap-mengemban-amanah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/434216201225047041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/434216201225047041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/kades-harus-siap-mengemban-amanah.html' title='Kades Harus Siap Mengemban Amanah Masyarakat'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKMEdLT5O3I/AAAAAAAAADo/sUdyml6xwug/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-6537150726941194809</id><published>2010-09-29T02:16:00.000-07:00</published><updated>2010-09-29T02:19:55.429-07:00</updated><title type='text'>Herman : Gugat Mendagri, Bukti Muba Salah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKMErXCJyuI/AAAAAAAAADs/w7ShrEdQFgY/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKMErXCJyuI/AAAAAAAAADs/w7ShrEdQFgY/s320/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Terkait Sengketa Suban4&lt;br /&gt;MUSI RAWAS&lt;/b&gt;-Sengketa kepemilikan Suban4 yang sudah ditetapkan pemerintah pusat milik Kabupaten Mura namun diakui milik Pemkab Muba terus berlanjut. Di saat sidang sengketa Suban4 masih digelar di Pengadilan Negeri Lubuklinggu, informasinya Pemkab Mura mengambil langkah lain dengan menggugat Mendagri ke MA agar membatalkan Permendagri No 63 63 tahun 2007 tentang kepemilikan Suban4 adalah milik Kabupaten Mura. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Informasinya Pemkab Mura menggugat Mendagri ke MK agar membatalkan atau mencabut Permendagri No 63 tahun 2007. Nah ini jelas berita yang sangat bagus, sebab ini makin membuktikan kalau Suban4 adalah milik Mura,” tegas Herman Sawiran, Koordinator SUU yang selama paling getol memantau bahkan ikut berjuang mempertahankan Suban4. Memang diakuinya mengenai gugatan tersebut sah-sah saja dilakukan pihak manapun karena itu adalah hak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Namun kabar gembiranya, dengan menggugat Mendagri ini membuktikan Muba salah. Sebab otomatis mereka mengakui Permendagri No 63 karena mereka ingin Permendagri itu dicabut atau dibatalkan,” tegasnya. Makanya, inilah waktu yang tepat bagi Pemkab dan rayat Mura mendukung Mendagri agar tetap memantapkan Permendagri tersebur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selain itu SUU meminta Bupati  dan DPRD Mura serta masyarakat jangan gentar sedikitpun. Inilah hal yang tepat. Jika mau blak-blakan siapa yang berhak memiliki Suban4 tersebut sudah jelas yakni sesuai dengan Permendagri NO 63 tahun 2007 yakni Pemkab Mura. Jadi sesuai moto Bupati sejak awal, Suban4 harus dipertahankan,  jangan menyerah,  pertahankan sampai tetes darah terakhir,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herman mengingatkan, siapapun baik itu masyarakat maupun pemerintah harus patuh dengan aturan. Bukan malah sebaliknya, pemerintah mempermainkan peraturan yang telah ditetapkan dan berkekuatan hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk itu kita sebagai masyarakat harus berani mempertahankan hak Mura jangan sampai mau dijajah diperbodoh siapapun apalagi semuanya didukung dengan aturan dan undang-udang yang berkekuatan hukum,” tambah Herman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUU juga secepatanya akan membuat dukungan kepada Mendagri.&lt;br /&gt;“Bila perlu SUU akan ke Jakarta menemui Mendagri untuk memberikan dukungan langsung agar tetap mempertahankan Permendagri no 63 tahun 2007 yang menetapkan Suban4 milik Mura berdasarkan alasan dan dasar yang sangat jelas,” ungkap Herman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya menurut Herman, Pemkab Muba terkesan sudah kewalahan. Makanya mencari-cari jalan dengan menggugat Mendagri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Padahal Muba tahu diri, secara geografis lokasi Suban 4 berada di Mura sesuai peta topografi 1926. Makanya menyikapi kondisi ini Pemkab Mura harus lebih tegas, bersemangat dan yakin,” pungkas Herman. &lt;b&gt;(ME-02)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-6537150726941194809?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/6537150726941194809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/herman-gugat-mendagri-bukti-muba-salah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6537150726941194809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6537150726941194809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/herman-gugat-mendagri-bukti-muba-salah.html' title='Herman : Gugat Mendagri, Bukti Muba Salah'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKMErXCJyuI/AAAAAAAAADs/w7ShrEdQFgY/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-6549984294616324577</id><published>2010-09-28T07:09:00.001-07:00</published><updated>2010-09-28T07:09:55.668-07:00</updated><title type='text'>Wartawan Minta Kadispora RL Dicopot</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKH3ImeXXeI/AAAAAAAAADk/9nqTajE2WmM/s1600/ex.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKH3ImeXXeI/AAAAAAAAADk/9nqTajE2WmM/s320/ex.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Demo ke Pemkab RL&lt;br /&gt;CURUP&lt;/b&gt; – Puluhan wartawan dari berbagai media, baik media cetak maupun elektronik Senin (27/9) menggelar aksi damai ke Pemkab Rejang Lebong (RL), dalam demo ini mereka meminta Kadispora Gunawan Firmansyah dicopot dari jabatannya. Karena melakukan penganiayaan terhadap wartawan Radar Pat Petulai (Jawa Pos Group), Hidayatullah Rabu (22/9) pukul 12.00 di Sekretariat DPD Golkar Rejang Lebong.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aksi ini dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, mengusung nama Forum Wartawan Rejang Lebong.  Dalam pernyataan sikap yang dibacakan Sekretaris PWI Rejang Lebong Hasan Basri mengungkapkan peristiwa ini telah menyebabkan aib bagi kemerdekaan pers di kabupaten Rejang Lebong juga menjadi aib bagi daerah sendiri serta pemkab RL. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan oknum Kadispora ini membuat hati insan pers di Provinsi Bengkulu bahkan Indonesia. Tindakan ini juga merupakan ancaman bagi kemerdekaan pers di Bengkulu khususnya di Kabupaten Rejang Lebong. “Untuk itu aksi premanisme yang tidak sesuai dengan landasan negara kita yang merupakan negara hukum harus ditindak tegas,” katanya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, Forum wartawan Kabupaten Rejang Lebong mendesak Bupati Rejang Lebong untuk mencopot oknum Kadispora, memerintahkan para pejabatnya agar tebuka terhadap wartawan, memerintahkan para pjabat dan jajarannya untuk paham UU no 40 tahun 1999, memberikan perlindungan hukum bagi wartawan di RL dalam bertugas sesuai dengan jaminan UU no 40 tahun 1999 tentang pers. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan sikap ini ditembuskan ke Presiden RI, Kapolri, Dewan Pers, Kapolda Bengkulu, Bupati Rejang Lebong, Ketua DPRD RL dan Komisi I DPRD RL.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu orator, Najmi Manar mengungkapkan, dalam era kebebasan pers diagung-agungkan, ternyata masih ada juga realitas kekerasan terhadap jurnalis. Ini membuktikan bahwa kebebasan pers sesungguhnya masih terombang-ambing. Adanya kekerasan ini, membut kebebasan pers terpasung, sebab, kebebasan pers yang terintimidasi bisa memberikan efek jera bagi jurnalis dalam menjalankan profesinya.&lt;br /&gt;Dilanjutkannya, bila kasus kekerasan terhadap jurnalis tidak ditangani secara tegas dan transparan sampai tuntas, hal itu bisa berarti para penegak hukum membuka peluang bagi terjadinya kembali tindak kekerasan terhadap jurnalis. Entah kekerasan fisik, entah kekerasan non fisik, hakekat sebuah kekerasan adalah pelanggaran HAM karena menyangkut kehidupan seorang manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kekerasan terhadap jurnalis dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebetulnya merupakan kekerasan terhadap kehidupan publik. Sebab, profesi jurnalis mengusung tanggung jawab dan misi kepentingan dan kehidupan publik. Penghalangan dan pemasungan terhadap kebebasan pers merupakan pelanggaran terhadap hak sipil,” tegasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berpijak pada kebenaran itulah, lanjutnya, komitmen melawan kekerasan terhadap jurnalis harus terus digencarkan menuju perwujudan kebebasan pers yang bertanggung jawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam aksi ini, para wartawan dilengkapi dengan karton-karton yang berisi kecaman terhadap peristiwa pencekikan itu. Wartawan juga mengumpulkan ID Card dan alat-alat kerja jurnalistik lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, sekitar pukul 11.00 WIB Bupati Rejang Lebong H Suherman mendatangi para wartawan. Dalam kesempatan itu, Bupati menerima pernyataan sikap yang ditandatangani oleh puluhan wartawan itu. “Surat Pernyataan sikap ini saya terima untuk saya pelajari lebih lanjut,” katanya singkat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah penyerahan pernyataan sikap, puluhan wartawan itu akhirnya membubarkan diri dan kembali pada tugas rutin yakni  memburu berita. &lt;b&gt;(CW-01)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-6549984294616324577?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/6549984294616324577/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/wartawan-minta-kadispora-rl-dicopot.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6549984294616324577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6549984294616324577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/wartawan-minta-kadispora-rl-dicopot.html' title='Wartawan Minta Kadispora RL Dicopot'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKH3ImeXXeI/AAAAAAAAADk/9nqTajE2WmM/s72-c/ex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-2521453781739305441</id><published>2010-09-28T07:08:00.000-07:00</published><updated>2010-09-28T07:08:19.887-07:00</updated><title type='text'>Komplotan Penjual Tringgiling Asal Mura Ditangkap</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKH2xM3wPyI/AAAAAAAAADg/drurVcgVOpQ/s1600/ex2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKH2xM3wPyI/AAAAAAAAADg/drurVcgVOpQ/s320/ex2.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;  TEBING TINGGI-&lt;/b&gt;Jajaran Polres Lahat bekerjasama dengan Mapolsek Tebing Tinggi, pada Sabtu (25/9) berhasil mengamankan tiga warga asal Musi Rawas yang diduga komplotan penjual binatang langka Tringgiling di jalinsum KM 12 Desa Tanjung Ning Kabupaten Empat Lawang, sekitar pukul 15.30 WIB. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketiganya yakni inisial KM (26), HR (35), dan MM (30) warga Desa Kebur Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut Kabupaten Musi Rawas.  Ketiga tersangka diamankan ke Mapolres Lahat bersama barang bukti berupa sepasang tringgiling dan satu ekor anak tringgiling yang baru lahir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kronologisnya, Senin (27/9) ketiga tersangka diamankan ketika jajaran Mapolres Lahat sedang menggelar razia pengamanan teroris. Saat itu petugas kepolisian menghentikan sebuah kendaraan pick up dengan nomor polisi (nopol) BG 9577 GA yang dibawa ketiga tersangka dengan menyimpan tringgiling menggunakan karung. Sebelumnya ketiga tersangka menyangkal membawa binatang langka tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Awalnya mereka mengatakan isi karung itu adalah labi-labi, namun karena kita curiga, maka kita memeriksanya dan menemukan sepasang tringgiling di dalam karung,” ungkap kapolres Lahat AKBP Iwan Yusuf Chairudin melalui Kasat Reskrim AKP Yoga Bagaskara Jaya Sik SH didampingi Kanit Pidter Iptu Hidayat Amin SH, ditemui, Senin (27/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dihadapan penyidik, ketiga tersangka menyangkal mengetahui hewan tersebut dilindungi negara. Ketiganya mengaku akan membawa hewan tersebut ke Tebing Tinggi untuk dijual. “Ketiga tersangka saat ini kita amankan di Mapolres Lahat. Sementara barang bukti berupa tiga ekor tringgiling kita titipkan di hutan Wisata Ribang Kemambang untuk dilakukan perawatan,” lanjut Hidayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiganya tambah Hidayat, dijerat pasal 21 Ayat 2 Huruf a Jo Pasal 40 Ayat 2 UU RI No. 5 Tahun 1990 tentang KSDAE dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara atau denda sebesar Rp 100 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, penjaga dan perawat hutan wisata Ribang Kemambang Agus Kusla mengatakan, umur tringgiling yang berhasil diamankan sekitar 2,5 tahun untuk jantan dan 1,8 tahun untuk betina. Sementara untuk anaknya, dijelaskan Agus, baru berumur 2-3 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menurut pengamatan saya, tidak mungkin mereka tidak tahu hewan itu langka dan dilindungi. Buktinya mereka akan menjualnya. Kalau saya taksir harga hewan itu sekitar Rp 3,5 juta dalam kondisi hidup, namun jika mereka menjualnya dalam keadaan kering harganya sekitar Rp 10 jutaan,” kata Agus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Agus, ketiga tersangka tidak mungkin hanya memiliki sepasang tringgiling itu saja. Diperkirakan ketiganya masih menyimpan hewan tersebut dalam bentuk kering di rumahnya. “Tidak akan mungkin tersangka hanya memiliki sepasang tringiling hewan langka tersebut,” pungkasnya. &lt;b&gt;(jp)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-2521453781739305441?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/2521453781739305441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/komplotan-penjual-tringgiling-asal-mura.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2521453781739305441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2521453781739305441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/komplotan-penjual-tringgiling-asal-mura.html' title='Komplotan Penjual Tringgiling Asal Mura Ditangkap'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TKH2xM3wPyI/AAAAAAAAADg/drurVcgVOpQ/s72-c/ex2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-5456594402799887212</id><published>2010-09-26T14:39:00.000-07:00</published><updated>2010-09-26T14:39:08.934-07:00</updated><title type='text'>Dendam, Sekeluarga Dibantai</title><content type='html'>*Istri Tewas, Suami dan Anak Luka &lt;br /&gt;BTS ULU-Aksi pembataian terjadi di rompok Desa Tambangan Kecamatan BTS Ulu, Jumat (24/9) sekitar pukul 21.00 WIB. Menyebabkan seorang tewas dan dua orang luka-luka dalam kejadian itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;  Korban tewas adalah Desi (20) warga Kelurahan Mesat Seni Kecamatan Lubuklinggau Timur II. Ia tewas di dalam pondok, karena dibunuh pelaku saat sedang tidur. Korban menderita luka luka bacok pada bagian kepala hingga pecah, luka bacok pada bagain leher bagian belakang, serta kedua tangannya nyaris putus.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Kemudian suami korban, Dedi (26) menderita luka bacok pada tangan kiri, bahkan jari manis putus, kemudian luka di tangan kanan dan dada sisi kiri. Serta anak mereka yang masih bayi, Febri (7 bulan) luka pada pelipis kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Terkait pembunuhan ini polisi mencurigai dua orang pelaku yakni, SA (28) dan DE (20) keduanya warga Kelurahan Bangun Jaya Kecamatan BTS Ulu. Namun keduanya belum berhasil ditangkap, kendati sudah dikejar dan digrebek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Informasi diterima Musirawas Ekspres, pembunuhan ini dilatar belakangi dendam. Bermula tersangka bekerja membuka lahan, namun kemudian diberhentikan oleh pemilik lahan, lantaran kinerjanya dinilai kurang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Selanjutnya, pemilik lahan memerintahkan Dedi membuka lahan untuk kebun itu. Karena itulah membuat pelaku kesal, dan menganggap korban merampas pekerjaannya. &lt;br /&gt;  Sementara itu menurut cerita sepupu korban Desi, Herman kepada Musirawas Ekspres, korban dan pelaku dahulu bertangga pondok. Namun pelaku kemudian dipecat karena diduga mencuri getah karet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  “Informasinya Dedi mengetahui pencurian itu. Makanya oleh pemilik kebun pelaku didesak soal pencurian tadi, kemudian dipecat. Karena itulah mungkin pelaku menjadi dendam,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Kapolres Musi Rawas AKBP Imam Sachroni melalui Kapolsek BTS Ulu AKP Nasution, kepada Musirawas Ekspres menjelaskan kronologis kejadiannya, saat korban sedang berada di dalam pondok, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu. Ternyata setelah dibuka adalah SA dan DE, mereka mengaku hendak meminta minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Juga diinformasikan kedua tersangka, sebenarnya hendak berburu kancil di hutan. Namun karena lampu senter rusak, mereka kemudian mampir ke pondok korban, sekalian minta minum.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Namun ketika berada di dalam pondok, tersangka tiba-tiba menyerang Dedi menggunakan parang, tepatnya mengarah ke kepala. Dedi langsung menangkis menggunakan tangan kirinya, hingga jari manis tangan kirinya putus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Dedi kemudian menyelamatkan diri dengan cara meloncat dari pondok dan bersembunyi di tengah hutan. Ternyata pelaku makin kesetanan, keduanya masuk ke dalam pondok, kemudian membacok Desi dan Febri yang sedang tidur lelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Desi pun terkapar menggenaskan, lalu kedua pelaku pergi meninggalkan pondok. Dedi kembali ke pondok, mendapatkan istri dan anaknya luka, namun Desi saat itu masih hidup. Korban pun langsung meminta bantuan ke Desa Tambangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Bersama dengan warga Dedi kembali, tapi di dalam pondok Dedi tidak ditemukan. Warga pun melakukan pencarian dengan cara menyisir di sekitar pondok, akhirnya tubuh Desi ditemukan terkapar sudah tidak bernyawa, sekitar 500 meter dari pondok. “Diperkirakan korban Desi, juga keluar dari pondok untuk meminta pertolongan,” jelas Kapolsek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Para korban langsung dibawa warga ke Puskesmas Cecar untuk mendapatkan perawatan dan visum et revetum. Sabtu (25/9) pagi kejadian ini dilaporkan ke Polsek BTS Ulu. Setelah visum, jenasah Desi dibawa ke Mesat Seni, untuk dimakamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Kapolsek BTS Ulu menambahkan, pihaknya telah melakukan pengrebekan di kediaman kedua tersangka, namun pelaku sudah melarikan diri. “Namun sepeda motor yang digunakan pelaku menuju pondok korban sudah diamankan,” jelasnya, Minggu (26/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Ditambahkan Kapolsek, pihaknya sudah menghimbau kepada keluarga tersangka agar segera menyerakan diri. “Sudah kami himbau, kalau tidak menyerahkan diri, maka kami tidak segan melakukan tindakan tegas,” jelasnya sambil mengatakan kedua pelaku diancam dengan pasal 340 KUHP, yakni pembunuhan berencana.&lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-5456594402799887212?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/5456594402799887212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/dendam-sekeluarga-dibantai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5456594402799887212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5456594402799887212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/dendam-sekeluarga-dibantai.html' title='Dendam, Sekeluarga Dibantai'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-4992342908240949920</id><published>2010-09-26T14:38:00.000-07:00</published><updated>2010-09-26T14:40:23.234-07:00</updated><title type='text'>PKL Kalimantan Ancam Kembali ke Terminal</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TJ-9vDmM9SI/AAAAAAAAADc/83AyIlh5bRg/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TJ-9vDmM9SI/AAAAAAAAADc/83AyIlh5bRg/s320/ex+copy.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt; Pedagang Kaki Lima (PKL) Kalimantan yang direlokasi ke samping Mapolres Lubuklinggau mengancam akan kembali ke Terminal Kalimantan. Pasalnya sejak relokasi PKL Senin (20/9), hingga Sabtu (25/9) pengerjaan pembangunan jalan dalam terminal tesebut  tidak kunjung dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain itu  hampir 50 PKL yang dipindahkan dari lokasi tersebut  sampai saat ini nasibnya tidak jelas. Kondisi seperti itu memicu kekesalan PKl terhadap lambanya pengerjaan  yang dilakukan kotraktor tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kalau pengerjaan tersebut lamban  PKL akan kembali lagi ke terminal sebab di lokasi yang baru (samping Mapolres-red)  kondisinya tidak memadai untuk berjualan, selain tidak ada lampu penerangan pembeli sangat jarang karena lokasinya terpencil,” jelas Effendi Abdullah, Ketua Ikatan Keluarga PKL Kalimantan Effendi Abdullh  kepada Musirawas Ekspres di Terminal Kalimantan Sabtu (25/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Effendi molornya  pelaksanaan pembangunan menunjukan ketidak seriusan dan  ketidak professional kontraktor. “Sebaiknya kontraktor tidak main-main  dalam hal ini, sebab ini berkaitan dengan hidup orang banyak, seharusnya kontraktor lebih memperhatikan  dampak sosial yang di alami PKL saat ini,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, lanjut Effend  sejak relokasi yang dilakukan tim,  nasib PKL jadi tidak jelas. bahkan  akibat relokasi ini banyak PKL yang menjadi pengangguran, meskipun ada sebagian  masih berjualan. Untuk itu atas nama PKl dia berharap pihak kontraktor dapat segera melaksanakan  proyek pembangunan jalan terminal tersebut.&lt;br /&gt;“Kalau terus di tunda-tunda tanpa alasan yang jelas dikawatirkan kekesalan PKL, membuat mereka kembali lagi ke terminal,”tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu pantuan Musirawas Ekspres, sejauh ini pihak kontraktor baru membongkar pagar pembatas    jalur kiri dan kanan jalan terminal, belum ada sedikitpun material yang di disitribusikan ke lokasi tersebut. Begitu juga dengan gerobak milik PKL yang direlokasi ke samping Mapolres tampak lenggang tanpa aktifitas perdagangan, baik siang maupun malam hari.&lt;b&gt;(ME06)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-4992342908240949920?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/4992342908240949920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/pkl-kalimantan-ancam-kembali-ke.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/4992342908240949920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/4992342908240949920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/pkl-kalimantan-ancam-kembali-ke.html' title='PKL Kalimantan Ancam Kembali ke Terminal'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TJ-9vDmM9SI/AAAAAAAAADc/83AyIlh5bRg/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-5586489058432375435</id><published>2010-09-16T12:58:00.000-07:00</published><updated>2010-09-16T12:58:18.772-07:00</updated><title type='text'>Polres Rejang Lebong Didemo</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TJJ20Y2cNUI/AAAAAAAAADU/dsduauGQLX4/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TJJ20Y2cNUI/AAAAAAAAADU/dsduauGQLX4/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Minta Mantan Bupati Diusut&lt;br /&gt;CURUP&lt;/b&gt;–Kamis (16/9) ratusan warga dari Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (GMAK) melakukan aksi demontrasi di Polres Rejang Lebong (RL). Mereka meminta Kapolres Rejang Lebong AKBP Umar Sahid mengusut kasus-kasus dugaan korupsi yang disinyalir melibatkan mantan Bupati Rejang Lebong, Suherman. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Massa menilai Polisi tidak serius menangani kasus korupsi. Bahkan massa mendesak Kapolres menandatangani surat pernyataan kesanggupan mengusut kasus tersebut. Akhirnya, Kapolres pun mau menandatangani surat pernyataan itu meski harus mempertaruhkan jabatannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, sekitar pukul 10.00 WIB massa yang berasal dari Kecamatan Curup berkumpul di bundaran Sukowati-Dwitunggal sembari menunggu massa dari Lembak. Tak terlalu lama menunggu akhirnya satu persatu massa dari kawasan lemabak datang dengan beberapa mobil. Sekitar pukul 12.00 WIB massa langsung mendatangi Mapolres Rejang Lebong.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka membawa spanduk-spanduk dan poster yang berisi kecaman terhadap Polisi dan Jaksa. Diantaranya berbunyi, MK saja bisa disuap apalagi Kejari dan Kapolres, Kami tidak ingin Rejang lebong dipimpin koruptor, Polisi dan Jaksa tidur dibantal suap, Polisi dan Jaksa pura-pura buta dan tidur, menolak pelantikan suherman sebelum ada ketentuan hokum yang jelas atas kasus-kasus dugaan korupsi, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orator yang terdiri dari tiga orang yakni Hengki, Hermanysah dan Ir Ahmad Faizir.  Secara bergantian melakukan orasi yang intinya meminta ketegasan Kapolres RL untuk mengusut kasus-kasus yang sudah dilaporkan ke aparat beberapa waktu lalu. Hengki mengungkapkan, pihaknya sudah sangat kesal dengan kinerja aparat hukium di Rejang Lebong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab  sudah beberapa kali pihaknya melakukan aksi untuk menuntut kejelasan kasus itu belum juga direspon oleh aparat hukum. “Kalau kasus-kasus itu sudah ditangani dan jelas ketentuannya, kami tidak akan berada disini. Kami minta dengan Kapolres untuk dapat menjelaskan hal ini,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dalam orasinya Hermansyah juga mengecam kinerja aparat hukum. Bahkan ia menuding Kapolres dan Kejaksaan sudah mendapatkan upeti dari Suherman sehingga tidak mau lagi mengusut kasus tersebut. “Kalau melihat dari kerja aparat saat ini, pasti ada apa-apanya. Opini yang timbul saat ini adalah Pak Kapolres dan Kejari sudah dapat angpao yang jumlahnya miliaran rupiah,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, massa akan mengambil keputusan sendiri jika Kapolres tidak mau menerima kehadiran mereka. Parahnya, ia malah mengancam akan mengsuri Suherman dan keluarganya dari Rumah Dinas yang saat ini masih didiami oleh Suherman. “Jika Kapolres tidak mau menemui kami, maka kami akan meluncur ke rumah dinas Bupati. Karena ia belum berhak menempati tempat tersebut,”ancam Herman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar orasi itu, massa kemudian menyalakan kendaraan masing-masing untuk siap-siap menuju rumah dinas. Melihat gelagat ini, Wakapolres RL kemudian maju menemui massa dan menjelaskan bahwa setelah melakukan koordinasi, Kapolres bersedia menemui perwakilan dari massa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun, sebagian massa yang datang dari  Lembak tidak bisa masuk ke  Curup lantaran dihadang oleh aparat di Kelurahan Simpang Nangka Kecamatan Curup Timur. Untuk itu, massa belum mau menemui Kapolres hingga massa yang ditahan itu bisa masuk dan bergabung di Mapolres RL. Tak lama kemudian, informasi ini diterima oleh aparat yang berjaga di Simpang Nangka memperbolehkan massa untuk masuk  Curup. Massa lalu mempersilahkan wakilnya untuk menemui Kapolres. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi ini mempersiapkan sebanyak 11 orang untuk perwakilan jika ada negosiasi. Namun kemarin, yang masuk ke menemui Kapolres RL hanya 8 orang yakni Iwan Setiawan, Jimad, Naidillah, Effendi, Hermansyah, Ahmad Faizir, Mirza Mirtayasa, dan M Rifai. Sedangkan Erfensi, Ishak Burmansyah dan Ferri Hardian tidak ikut masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan ini satu persatu perwakilan menyampaikan tuntutan mereka. Namun Kapolres meminta agar tuntutan itu dibacakan. Naidillah MN didaulat untuk membacakan pernyataan sikap yang sudah dipersiapkan. Dalam pernyataan itu, disebutkan bahwa kinerja Polres Rejang Lebong terkesan lamban dalam melakukan tindakan atas dugaan tindak pidana korupsi yang disinyalir melibatkan mantan bupati Rejang Lebong H Suherman SE MM, baik dalam menanngapi laporan masyarakat maupun yang didesak melalui aksi damai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bahkan hingga saat ini belum ada tanda-tanda pihak polres telah melakukan penyelidikan dan penyidikan atas dugaan tersebut,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dugaan-dugaan yang disebut-sebut itu ialah pembukaan  jalan Jambu Keling- tanjung Beringin – kayu manis. Hasil kesimpulan Hak angket DPRD RL tahun 2010 atas dugaan penyalahgunaan dana Bansos tahun 2009, dimana DPRD telah merekomendasikan kepada berbagai aparat hokum salah satunya ditembuskan kepada Polres RL. Kemudian, Laporan dugaan anggaran pembelian kendaraan operasional Pemkab RL yang diduga fiktif dan sudah dilaporkan oleh salah satu LSM. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hingga saat ini belum ada tanda-tanda untuk ditindak lanjuti. Untuk itu, kami menyatakan menuntut Polres Rejang Lebong agar segera memproses dugaan tipikor sebagaimana  yang dimaksud. Kemudian menuntut Kapolres Rejang Lebong membuat pernyataan tertulis berkaitan dengan proses tersebut,” kata Naidilah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Rejang Lebong AKBP Umar Said mengatakan, sepengetahuannya sebagian dugaan yang dituntut oleh massa sudah ditangani oleh aparat diluar Polres RL. Namun pihaknya akan mengechek sejauh mana kasus-kasus tersebut diproses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mohon pengertian saudara-saudara, bahwa dalam penyelidikan dan penyidikan kasus korupsi ada kode etik yang harus kami taati. Yakni apabila suatu kasus sudah ditangani, maka kami tidak bias lagi campur tangan dalam masalah itu. Lagi pula ada pula yang namanya lapis kemampuan. Kalau sudah ditangani oleh Polda maka Polres tidak bisa menangani hal itu,” jelas Kapolres. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, kata Kapolres, pihaknya akan menindaklanjuti kasus-kasus yang belum pernah ditangani oleh pihak lain. Diantaranya, kasus  laporan dugaan anggaran pembelian kendaraan operasional Pemkab RL yang diduga fiktif dan sudah dilaporkan oleh salah satu LSM. Walaupun Kapolres sudah berjanji akan menyelidiki kasus tersbut, perwakilan massa ini masih belum puas. Mereka meminta Kapolres Rejang Lebong membuat pernyataan tertulis berkaitan dengan proses tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres pun membubuhi tandatangan Surat Pernyataan yang berisi segera menyelidiki kasus kasus yang sudah dilaporkan. Selain itu juga dalam surat itu disebutkan Kapolres bersedia dicopot dari jabatannya jika tidak segera menindaklanjuti kasus-kasus tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapatkan surat pernyataan tersbut, perwakilan massa inipun keluar memberitahu kepada massa bahwa kapolres mempertaruhkan jabatannya untuk mengungkap kasus-kasus itu. Spontan saja massa menjadi senang mendengar kabar itu seraya meneriakkan “Allahu Akbar. Hidup Kapolres…”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya massa berniat menyampaikan surat pernyataan tersebut ke DPRD RL. Namun niat itu tidak dizinkan oleh Kapolres dengan alas an bahwa mereka hanya diizinkan untuk melakukan aksi diseputaran Mapolres RL. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sekitar pukul 15.30 WIB, massa yang kebanyakan dari Lembak ini kemudian membubarkan diri dan dikawal oleh Patwal Polres RL menuju Simpang Nangka untuk pulang kerumah masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres RL kepada wartawan mengungkapkan, selanjutnya pihaknya akan membentuk Tim Khusus untuk menelaah kasus-kasus yang disebut-sebut oleh massa. Sebab menurutnya sudah ada yang bukan menjadi kewenangan Polres RL lagi. &lt;b&gt;(CW-01)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-5586489058432375435?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/5586489058432375435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/polres-rejang-lebong-didemo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5586489058432375435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5586489058432375435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/polres-rejang-lebong-didemo.html' title='Polres Rejang Lebong Didemo'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TJJ20Y2cNUI/AAAAAAAAADU/dsduauGQLX4/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-5021815435775076152</id><published>2010-09-16T12:56:00.000-07:00</published><updated>2010-09-16T12:56:08.643-07:00</updated><title type='text'>Kapolsek Rawas Ulu Dicopot</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TJJ2UOZFIpI/AAAAAAAAADM/9I1AaEpocWg/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TJJ2UOZFIpI/AAAAAAAAADM/9I1AaEpocWg/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Seluruh Anggota Polsek Dimutasi&lt;br /&gt;MUARA BELITI&lt;/b&gt;-Kendati belum memastikan AKP BL Telaumbanua bersalah dalam peristiwa pembakaran Mapolsek Rawas Ulu, namun Kamis (16/9), AKP BL Telaumbanua dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Rawas Ulu. Ia digantikan oleh Iptu Edy Putra Jaya, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Karang Dapo.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Serah terima jabatan Kapolsek Rawas Ulu dari AKP BL Telaumbanua ke Iptu Edy Putra Jaya dilaksanakan sekitar pukul 13.30 WIB di Gedung Atmani Wedhana Polres Musi Rawas. Selain itu juga dilaksanakan serah terima jabatan Kapolsek Karang Dapo dari Iptu Edy Putra Jaya ke Ipda Diaz Oktora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Musi Rawas AKBP Imam Sachroni menjelaskan mutasi yang dilakukan semata untuk penyegaran jabatan, selain itu jabatan adalah amanat dari pimpinan dan pada saatnya akan berakhir. “Namun pengabdian kepada masyarakat terus dilakukan, sampai tidak lagi bertugas,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergantian Kapolsek Rawas Ulu kata Kapolres, juga berkaitan dengan peristiwa pembakaran Polsek Rawas Ulu, Sabtu (4/9). “Tapi ini juga demi kepentingan bersama, tujuannya agar tidak ada beban psikologis bagi pejabat yang lama,” jelasnya.&lt;br /&gt;Sebaliknya bagi pejabat Kapolsek yang baru dan anggota yang baru bertugas di Rawas Ulu, tentunya tidak akan ada kendala psikologis. “Saya yakin kapolsek dan anggota yang lama, pasti ada rasa emosional dan kendala psikologis untuk menghilangkan masalah,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Kapolres berharap Kapolsek yang baru segera berbaur lagi dengan masyarakat, kemudian membangun kemitraan yang lebih baik lagi dengan masyarakat. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada BL Telaumbanua atas tugasnya selama ini,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian pembakaran itu, ditambahkannya agar menjadi pengalaman dan pengetahuan, bahwa pada tempat berbeda maka berbeda pula cara pendekatannya. Serta sangat perlu adanya kerja sama dengan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kepada Edy Putra Jaya, tolong langsung konsulidasi dan komunikasi itensif dengan tripika dan masyarakat. Lakukan kegiatan-kegiatan yang mendapat dukungan masyarakat, juga berikan pembelajaran hukum kepada masyarakat dengan metode-metode tertentu,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Kapolres meminta seluruh jajaran Polres Musi Rawas meningkatkan profesionalisme. “Kita memang bukan Superman atau Malaikat, namun semua tentunya mau menjadi Superman dan malaikat, makanya terugaslah dengan baik,” tegasnya.&lt;br /&gt;Selain itu kepada Musirawas Ekspres, Kapolres juga menjelaskan bahwa bukan hanya Kapolsek saja yang dimutasi, namun semua angggota Polsek Rawas Ulu diganti. “Semua personilnya dimutasi, tujuaannya untuk penyegaran dan menghilangkan tekanan psikologis,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah Wakapolres Musi Rawas Kompol Joni Getamala menjelaskan, AKP BL Telaumbanua sementara menjadi Perwira Pertama (Pama) Polres Musi Rawas sambil menunggu keputusan dari Kapolda Sumsel. “Sementara dua anggota yang terlibat dalam kasus, dalam waktu dekat akan disidangkan, dan terlebih dahulu sudah dimutasikan,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Iptu Edy Putra Jaya, yang baru saja dilantik menjadi Kapolsek Rawas Ulu menjelaskan langkah awal sebagai Kapolsek Rawas Ulu, ia akan melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat Kecamatan Rawas Ulu, para Sesepuh Desa dan para Kepala Desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serta sebagai Kapolsek Rawas Ulu, ia juga akan melakukan pedekatan secara kekeluargaan kepada masyarakat Rawas Ulu sehingga kemitraan antara polri dengan masyarakat dapat terjalin harmonis. Seperti halnya kejadian tersebut juga pernah terjadi di Polsek Karang Dapo namun hubungan antara Polri dengan masyarakat dapat terjalin harmonis kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tentunya hal itu bdapat dijadikan pengalaman tersendiri untuk membangun silahturahmi dan berkordinasi bersama masyarakat Rawas Ulu dan para tokoh masyarakat dan tokoh agama serta kepala desa,”ungkap Edy Putra Jaya.&lt;b&gt;(ME-03/ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-5021815435775076152?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/5021815435775076152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/kapolsek-rawas-ulu-dicopot.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5021815435775076152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5021815435775076152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/kapolsek-rawas-ulu-dicopot.html' title='Kapolsek Rawas Ulu Dicopot'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TJJ2UOZFIpI/AAAAAAAAADM/9I1AaEpocWg/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-4252042180166074558</id><published>2010-09-14T13:57:00.000-07:00</published><updated>2010-09-14T13:57:16.163-07:00</updated><title type='text'>Kapolsek Rawas Ulu Terancam Dicopot</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TI_hm_7OcbI/AAAAAAAAADE/UKHYKrlJ2gk/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TI_hm_7OcbI/AAAAAAAAADE/UKHYKrlJ2gk/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;* Mapolsek Rawas Ulu kembali Dibangun&lt;br /&gt;RAWAS ULU&lt;/b&gt;-Kapolres Musi Rawas AKBP Imam Sachroni mengatakan bagi anggota Polsek Rawas Ulu yang bermasalah akan dimutasikan. Bahkan tidak menutup kemungkinan, jika Kapolsek Rawas Ulu, jika berdasarkan penyidikan bersalah, maka juga akan dicopot.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dijelaskannya kepada wartawan saat kegiatan Gotong Royong dengan masyarakat membangun pondasi Mapolsek Rawas Ulu yang dibakar warga sekaligus acara tepung tawar, Selasa (14/9) pagi. “Bagi anggota yang bermasalah akan ditarik dan diganti yang baru. Sedangkan Kapolsek tergantung dengan hasil penyidikan,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Kapolres juga mengatakan, terkait masalah pembakaran Mapolsek, ada dua personil Polsek Rawas Ulu yang akan disidangkan. “Sekarang sedang pemberkasan, mereka berdua akan diberikan sansi kode etik,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kapolres apa yang dilakukan kedua anggota tersebut adalah legal, karena menjalankan tugas, namun cara kedua oknum tersebut bertindak yang tidak benar. Karena sudah bertindak dengan arogan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bahwa kegiatan operasional razia serta pengamanan arus mudik tersebut itu legal tapi yang menyimpang adalah cara oknum polisi tersebut yang bertindak arogan, seharusnya setiap tidakan terikat atas disiplin kode etik kepolisian,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, mengenai pelaku pembakaran, Kapolres menjelaskan memang pihaknya sudah mengantongi beberapa nama berdasarkan hasil indetifasi. Hanya saja pihaknya membutuhkan alat bukti yang cukup, untuk menetapkan seseorang untuk menjadi tersangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait Mapolsek yang kembali dibangun, menurut Kapolres, dengan hal ini diharapkan agar lebih meningkatkan silahturahmi dengan masyarakat, dan membangun kembali kemitraan yang sudh terjalin bersama masyarakat sehingga kedepan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gedung lama yang terbakar kemungkinan akan dibangun kembali menjadi perumahan dinas Mapolsek Rawas Ulu,” katanya sambil menjelaskan, sejak pembakaran aksi kriminalitas di Rawas Ulu meningkat, bahkan dalam seminggu terjadi tiga kasus, karena itulah personil diback up dari Polres Musi Rawas sebanyak 30 orang dan empat unit kendaraan patroli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Bupati Musi Rawas, H Ridwan Mukti,  mengatakan insiden tersebut menerobos pintu hati untuk instropeksi diri yang lebih dalam jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali. Dalam masa sekarang aparatur pemerintah maupun TNi dan Polri dapat mengubah sikap dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik terhadapa masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Zaman dahulu aparatur pemerintah maupun militer berparadigma bahwa aparatur diberikan pelayanan. Tapi dalam massa demokrasi sekarang ini aparatur yang memberikan pelayanan dan kemitraan terhadap masyarakat,” ungkap Bupati Musi Rawas. &lt;br /&gt;Selanjutnya menurut Bupati, kemitraan kepolisian serta masyarakat mewujudkan keamanan serta kenyamanan dalam melindungi serta mengayomi masyarakat sebagai aparat penegak. Sehingga bupati menyayangkan insiden pembakaran Mapolsek Rawas Ulu.&lt;br /&gt;Karena padahal sejarahnya Mapolsek dibangun atas gotong royong warga Rawas Ulu. Untuk itu Bupati mengajak supaya masyarakat dan pihak terkait dalam insiden ini untuk dapat bersama-sama lagi membangun serta menjalin kemitraan bersama masyarakat dalam pembinaan kamtibmas.  “Atas gotong royong ini mudah-mudahan dengan cucuran keringat, kita menjaga dan rawat kantor ini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam gotong royong tersebut, Buapti mengajak serta seluruh anggota kepolisian, kodim, warga, pejabat, pegawai, tokoh masyarakat dan tokoh adat, bekerja bersama-sama supaya pembangunan gedung agar selesai dalam waktu satu bulan, agar kepolisian dapat aktif beroperasi untuk menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat.&lt;br /&gt;Bahkan bupati menghimbau untuk singsingkan lengan baju supaya cucuran keringat yang menetes digedung baru ini nanti, menjadi safaat dan bermanfaat bagi masyarakat Rawas Ulu khususnya maupun masyarakat Musi Rawas umumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gotong royong ini, selain dikerjakan pekerja, masyarakat bersama polisi juga ikut turun bergotong royong membantu pembangunannya agar cepat selesai. Apalagi 14 Oktober 2010 nanti Bupati akan meresmikan Mapolsek Rawas Ulu yang selesai dibangun untuk bisa dioperasikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya pada peresmian Mapolsek 14 Oktober dilakukan pemotongan pita dimana juga akan dilakukan pemotongan kerbau  sebagai bentuk tepung tawar, tolak balak agar tidak terulang kejadian tersebut.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai gotong royong Ridwan Mukti menuju kediaman warga yang menjadi korban atas insiden yang bermula dari Razia kepolisian Khoirul (16) yang merupakan korban dari kejadian tersebut, serta Efendi dan Afrizal korban luka tembak pada bagian kaki pada saat insiden pembakaran Mapolsek Rawas Ulu oleh Anggota Kepolisian. Dalam kunjugan tersebut bupati akan membiayai perawatan serta pengobatan hingga sembuh warga yang menjadi korban insiden kerusuhan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadir dalam rombongan Bupati Ketua DPRD Mura, Dandim 0406, para asisten, kepala dinas, kepala bagian, kepala kantor, camat, serta tokoh masyarakat Rawas Ulu. &lt;br /&gt;Sebelumnya Bupati Kapolres Mura Dan Dandim 0406 melakukan prosesi tepung tawar sebagai tanda ada niatan dari masyarakat dan pihak kepolisian untuk menyelesaikan serta mendamaikan atas kejadian pembakaran Mapolsek tersebut.  Dalam Prosesi tepung tawar dan sedingin dipimpin pemuka adat Rawas Ulu Mahmud Zahri disertai kades dan lurah setempat. &lt;b&gt;(CW-02)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-4252042180166074558?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/4252042180166074558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/kapolsek-rawas-ulu-terancam-dicopot.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/4252042180166074558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/4252042180166074558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/kapolsek-rawas-ulu-terancam-dicopot.html' title='Kapolsek Rawas Ulu Terancam Dicopot'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TI_hm_7OcbI/AAAAAAAAADE/UKHYKrlJ2gk/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-1651276759684398936</id><published>2010-09-14T13:54:00.000-07:00</published><updated>2010-09-14T13:54:36.384-07:00</updated><title type='text'>Dua Mahasiswa Jakarta Ditemukan Tewas</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TI_hAo0HauI/AAAAAAAAAC8/_FvwPN0PyrE/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TI_hAo0HauI/AAAAAAAAAC8/_FvwPN0PyrE/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;  MUSI RAWAS-&lt;/b&gt;Akhirnya pencarian Tim SAR dan warga terhadap dua mahasiswa asal Jakarta yang tenggelam di Sungai Rupit Desa Muara Tikur Kecamatan Karang Jaya membuahkan hasil. Selasa (14/9) keduanya berhasil ditemukan, hanya saja dalam kondisi sudah tidak bernyawa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pertama ditemukan adalah Ebed Johanes Mertono (23) warga Jl Bondan 23/M3 RT.10 RW.7 Kelapa Gadung, Jakarta Utara. Ia ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB di Lubuk Jong Desa Tanjung Beringin Kecamatan Muara Rupit atau sekitar 5 KM dari lokasi tenggelam, dengan posisi berdiri di dalam air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan korban Martin Wibisono Chaerul (23) warga Jl Pelepah Asri RT.11 RW.12 Kepala Gading, Jakarta Utara, ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB di Pulau Desa Tanjung Beringin Kecamatan Rupit, sekitar 5 KM dari lokasi tenggelam. Martin ditemukan dalam posisi tengkurap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua korban selanjutnya dibawa ke kamar mayat RS dr Sobirin. Setelah dimandikan, keduanya diangkut ke Bengkulu, selanjutnya dibawa ke Jakarta Utara tepatnya ke rumah duka menggunakan pesawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Desa (Kades) Muara Tiku, Bahalisyah menjelaskan, sejak kejadian terus dilakukan pencarian oleh Tim SAR dibantu oleh warga. “Pencarian tersebut tidak sia-sia karena akhirnya kedua korban berhasil ditemukan,” jelasnya di Kamar Mayat RS dr Sobirin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, saat ditemukan kondisi tubuh Ebed ada beberapa luka lecet, hal itu diperkirakan akibat benturan-benturan. “Sedangkan kondisi Martin, telah membengkak dan hidungnya mengeluarkan darah,” jelas Bahalisyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, kakak korban Martin, Helen, menangis dan histeris melihat kondisi adiknya. Apalagi Martin yang merupakan anak bungsu itu, berangkat dari Jakarta dalam kondisi segar bugar. Bahkan Helen tampak memeluk jenasah adiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan keluarga Ebed. Mereka tak kuasa menahan tangis, karena ditinggal meninggal seorang kerabat. Taufik Hidayat, kakak kandung Ebed, bahkan termangu melihat jenasah adiknya. Namun ia masih sempat ikut membantu membersihkan dan mengenakan pakaian ke tubuh adiknya sebelum diberangkatkan ke rumah duka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kades Muara Tiku, Bahalisyah menambahkan, rombongan dari Gereja Kristus Ketapang (GKK) Kelapa Gading, Jakarta Utara. Mereka yang tergabung dengan GKK Bengkulu, pertama datang Minggu (12/9) dengan jumlah 40 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian menyusul Senin (13/9), datang kembali sekitar 50 orang, sehingga jumlahnya sekitar 90 orang. Tujuan mereka datang ke Muara Tiku adalah pembinaan umat (misionaris) terhadap Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Muara Tiku. &lt;br /&gt;Kronologis kejadiannya, Senin sekitar pukul 08.00 WIB, enam orang termasuk kedua korban mandi di Sungai Rupit. Kemudian sama-sama berenang ke seberang. Namun mereka tidak kuat menyeberang akibat arus dan kedalaman sungai, begitu juga dengan kedua korban. &lt;br /&gt;Beberapa rekan yang masih sanggup berenang memberikan pertolongan kepada rekan mereka dan dibantu warga KAT Desa Muara Tiku. Hanya saja Ebed Johanes Mertono yang merupakan mahasiswa Universitas Atmajaya, dan Martin Wibisono Chaerul mahasiswa Universitas Bunda Maria Jakarta, tak berhasil diselamatkan dan sudah hilang terseret arus sungai.&lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-1651276759684398936?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/1651276759684398936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/dua-mahasiswa-jakarta-ditemukan-tewas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1651276759684398936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1651276759684398936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/dua-mahasiswa-jakarta-ditemukan-tewas.html' title='Dua Mahasiswa Jakarta Ditemukan Tewas'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TI_hAo0HauI/AAAAAAAAAC8/_FvwPN0PyrE/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-4626817891086070776</id><published>2010-09-06T13:57:00.000-07:00</published><updated>2010-09-06T13:57:59.008-07:00</updated><title type='text'>14 Oktober, Rehab Polsek Rawas Ulu Beres</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TIVVqQI6kOI/AAAAAAAAAC0/dnCLJ5cExiY/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TIVVqQI6kOI/AAAAAAAAAC0/dnCLJ5cExiY/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Warga-Polisi-Pemerintah Gotong Royong Bangun Mapolsek&lt;br /&gt;RAWAS ULU&lt;/b&gt;-Satu hari setelah dilantik Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, H Ridwan Mukti-H Hendra Gunawan membuat gebrakan besar. Duet Bupati-Wabup Mura itu berhasil menyelesaikan ‘kasus besar’, amuk masa yang menyebabkan pembakaran Mapolsek Rawas Ulu. Penyelesaian ini dipertegas dengan peninjauan keduanya ke lokasi Mapolsek Senin (6/9). &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pastinya Bupati H Ridwan Mukti mempertegas dan memastikan Mapolsek Rawas Ulu akan dibangun kembali secara gotong royong antara masyarakat, kepolisian dan pemerintah daerah. Bahkan ditargetkan 14 Oktober Mapolsek yang nantinya akan menjadi milik bersama masyarakat, polisi dan pemerintah karena dibangun dengan semangat gotong royong diresmikan penggunaannya ditandai dengan pemotongan pita dan pemotongan kerbau untuk tepung tawar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penegasan itu disampaikan Bupati didampingi Wabup saat meninjau lokasi Mapolsek Rawas Ulu bersama masyarakat setempat kemarin sekitar pukul 13.30 WIB. Yang pasti dalam kunjungan di hari pertama kerja setelah dilantik, Bupati menyesalkan adanya kejadian tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Makanya ini harus menjadi pelajaran berharga agar ke depan tidak lagi terjadi,” ungkap Bupati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu disampaikan Asisten I Setda Mura, Mefta Joni, dalam kunjungan dan pertemuan dengan warga, Bupati juga mengajat masyarakat, polisi difasilitasi pemerintah untuk bertanggungjawab. Caranya dengan bergotong royong membangun kembali Mapolsek Rawas Ulu yang sudah hampir rata dengan tanah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Untuk membangun kembali Mapolsek Rawas Ulu Bupati membantu dana Rp 300 juta dari APBD. Selain itu juga dibantu pihak ketiga yang tidak mengikat. Selain itu Bupati juga siap membantu pengobatan warga yang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut,” kata Mefta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Bupati berharap masyarakat juga ikut membantu khususnya untuk pengadaan material dan bantuan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Misalnya ada yang membantu material pasir, batu atau lainnya,” imbuhnya. Ini dilakukan agar nantinya Mapolsek Rawas Ulu yang telah dibangun menjadi milik bersama sehingga semua  pihak akan ikut berperan menjaga dan merawatnya.&lt;br /&gt;”Karena itu tadi ada rasa memiliki terhadap Mapolsek Rawas Ulu itu nantinya. Sehingga tidak ada lagi pengerusakan,” kata Mefta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan agar tumbuh rasa memiliki dari masyarakat, Bupati mengkomandoi bahwasanya pembangunan kembali Mapolsek Rawas Ulu dilaksanakan gotong royong dengan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jadi selain dikerjakan pekerja, masyarakat bersama polisi juga diharapkan ikut turun bergotong royong membantu pembangunannya agar cepat selesai,” tegasnya.&lt;br /&gt;Sebab Bupati menegaskan pembangunan kembali Mapolsek Rawas Ulu harus selesai cepat, tepatnya dalam waktu satu bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tanggal 14 September Bupati berjanji akan kembali datang untuk meresmikan dimulainya pembangunan. Selanjutnya 14 Oktober Bupati akan datang lagi meresmikan Mapolsek Rawas Ulu yang selesai dibangun untuk bisa diopresikan,” katanya. Rencananya pada peresmian Mapolsek 14 Oktober dilakukan pemotongan pita dimana juga akan dilakukan pemotongan kerbau  sebagai bentuk tepung tawar, tolak balak agar tidak terulang kejadian tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar apa yang dijanjikan Bupati tercapai, menurut Mefta Joni hari ini dirinya akan langsung memimpin rapat di Kantor Camat Rawas Ulu yang dihadiri pihak kepolisian, tokoh masyarakat, pemerintah dan lainnya. Dalam rapat ini kemungkinan akan disampaikan desain rancang bangun Mapolsek Rawas Ulu yang dibuat Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jika disetuju, maka persiapan pembangunan akan langsung dilaksanakan. Bahkan Rabu material sudah bisa mulai didatangkan,” tegasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai informasi tambahan, dalam kunjungan Bupati-Wabup Mura ke Rawas Ulu kemarin ikut beberapa pejabat Mura. Diantaranya Asisten I Mefta Joni, Kepala Badan Kesbangpolinmas H Rudi Irawan, Kasat Pol PP Fauzi Bazid, Kabag Humas Syahfaz Ratu PN, Ketua Komisi I Alamsyah A Manan, Camat Rawas Ulu Y Mori, Kapolsek Rawas Ulu AKP BL Telaumbanua, tokoh masyarakat dan beberapa pihak lainnya. &lt;b&gt;(ME-02)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-4626817891086070776?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/4626817891086070776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/14-oktober-rehab-polsek-rawas-ulu-beres.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/4626817891086070776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/4626817891086070776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/14-oktober-rehab-polsek-rawas-ulu-beres.html' title='14 Oktober, Rehab Polsek Rawas Ulu Beres'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TIVVqQI6kOI/AAAAAAAAAC0/dnCLJ5cExiY/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-6986155191240171821</id><published>2010-09-06T13:54:00.000-07:00</published><updated>2010-09-06T13:54:11.547-07:00</updated><title type='text'>Jaksa Resmi Banding Putusan Rahma</title><content type='html'>&lt;b&gt;*Memory Banding Diajukan ke PT&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU&lt;/b&gt;-Informasi adanya dugaan skenario jangan sampai ada banding atas putusan terpidana Rahma Istiati, mantan Sekretaris KPU Mura yang dihukum penjara 2 tahun penjara mentah. Jaksa pada Kejaksaan Negeri Lubuklinggau memastikan upaya banding mereka tempuh. Bahkan memory banding dalam kasus penyimpangan dana Pilgub tahun 2008 ini sudah diajukan pihak Kejari Lubuklinggau ke Pengadilan Tinggi (PT). Demikian ditegaskan Kepala Seksi pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Lubuklinggau, Fredy Simanjuntak  Senin (6/9) sekitar pukul 12.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;        Fredy kepada Musirawas Ekspres mengungkpakan, Senin (6/9) memory banding kasus penyimpangan dana Pilgub tahun 2008 mulai diajukan ke Pengadilan Tinggi Sumsel. Hal tersebut baru dilakukan karena pihak kejaksaan baru menerima salinan putusan tersebut Kamis (2/9) lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kendati demikian bandingnya sendiri sudah diajukan langsung setelah sidang putusan tersebut,” ungkap Fredy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Diketahui sebelumnya Mantan Plt Sekretaris KPU Mura, Rahma Istiati, hanya dihukum dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Lubuklinggau, dalam sidang Kamis (12/8) sekitar pukul 11.00 WIB. Karena itulah Jaksa Penuntut Umum langsung menyatakan banding atas putusan itu. Majelis hakim yang diketuai Agusin dengan hakim anggota Wahyu Widya dan A Samuar, selain menghukum dua tahun penjara, dalam vonisnya juga mendenda Rahma sebesar Rp 100 juta subsidair empat bulan penjara dan membayar uang pengganti Rp 684 juta. Apabila dalam satu bulan tidak mengembalikan uang pengganti, maka harta benda Rahma akan disita atau diganti dengan penjara selama dua tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Dalam vonisnya, majelis hakim menyatakan Rahma bersalah melanggar pasal 3 Jo Pasal 18 Ayat (1) Huruf B UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Tipkor Jo Pasar 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 65 Ayat (1) KUHP, sesuai dakwaan subidair dari JPU. Tepatnya Rahma dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Vonis ini, jauh lebih ringan dari tuntutan JPU Fredy Simanjuntak,  Riki Ramdhan dan Aka Kurniawan. Pada sidang sebelumnya JPU menuntut empat tahun enam bulan penjara denda Rp 100 Juta subsidair enam bulan kurungan. Kemudian diperintahkan membayar uang pengganti Rp 1,2 Milyar, jika terdakwa tidak dapat membayar uang pengganti tersebut dalam waktu satu bulan setelah putusan pengadilan maka harta bendanya dapat disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut atau dipenjara tiga tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Terkait putusan ini, Rahma dan kuasa hukumnya Taufik Zainai dan A Rahman menyatakan pikir-pikir. Sementara JPU langsung menyatakan banding, pasalnya putusan dari majelis hakim tidak sampai 2/3 dari tuntutan pihaknya.&lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-6986155191240171821?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/6986155191240171821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/jaksa-resmi-banding-putusan-rahma.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6986155191240171821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6986155191240171821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/jaksa-resmi-banding-putusan-rahma.html' title='Jaksa Resmi Banding Putusan Rahma'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-1929082417601790123</id><published>2010-09-04T14:40:00.000-07:00</published><updated>2010-09-04T14:40:26.981-07:00</updated><title type='text'>Hari ini RM-HG Resmi Jadi Bupati-Wabup Mura</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TIK8w_XBQPI/AAAAAAAAACs/2fPsnz5buXU/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TIK8w_XBQPI/AAAAAAAAACs/2fPsnz5buXU/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Dilantik Gubernur, Dihadiri Menteri&lt;br /&gt;MUSI RAWAS-&lt;/b&gt;Setelah unggul pada Pemilukada Mura 5 Juni 2010 dengan raihan 163.137 atau 59,50 persen dan kemudian memenangi Sidang Sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK), akhirnya H Ridwan Mukti-H Hendra Gunawan (RM-HG) melenggang mulus menempati tampuk pimpinan Pemerintahan Kabupaten Mura. Puncaknya hari ini (Minggu, 5/9), RM-HG dilantik menjadi Bupati-Wakil Bupati Mura periode 2010-2015.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pelantikan Bupati-Wabup Mura ini langsung oleh Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin dalam Sidang Paripurna DPRD Musi Rawas di Ruang Rapat Paripurna DPRD Musi Rawas. Puluhan tamu penting dari Jakarta dan kepala daerah se-Sumsel hadiri diantaranya Menko Kesra, Agung Laksono, Ketum DPP Golkar Aburizal Bakrie, Akbar Tandjung, Kapolda Sumsel, Pangdam Ii Sriwijaya dan beberapa pengusaha hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelantikan dijadwalkan pukul 10.00 WIB dimulai dengan pembukaan Sidang Paripurna Istimewa DPRD Mura oleh Ketua DPRD Mura, Srie Hernalini Nita Utama. &lt;br /&gt;Dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia oleh Sekretaris DPRD Mura. Selanjutnya acara puncak pelantikan Bupati-Wabup Mura periode 2010-2015 oleh Gubernur Sumsel dengan urutan acara dimulai dengan pengucapan sumpah Bupati-Wabup Mura. Setelah itu penandatangan Berita Acara Sumpah Bupati-Wabup Mura, pembacaan kata-kata pelantikan, pemasangan tanda pangkat, tanda jabatan dan penyerahan keputusan Menteri Dalam Negeri  Bupati-Wabup Mura dan terakhir serah terima jabatan Bupati-Wabup Mura. Setelah itu sambutan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin dilanjutkan pembacaan do’a dan penutupan sidang paripurna istimewa oleh Ketua DPRD Mura menandai selesainya acara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu kemarin seluruh pegawai SKPD dikomandoi pejabat masing-masing sibuk mempersiapkan acara pelantikan hari ini. Bahkan Bupati Mura, H Ridwan Mukti yang akan dilantik hari ini turun tangan langsung memantau persiapan, mulai dari tempat pelantikan ruang Sidang Paripuran DPRD Mura hingga lokasi lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai tamu yang hadir menurut Asisten IV Setda Mura, H Anuwar Rasyid kemarin sudah mulai berangsur datang. Bahkan Bandara Silampari kemarin sudah kedatangan Jet Pribadi yang mengangkut pemilik Grup Rajawali dan pengusaha yang masuk jajaran orang terkaya di dunia versi majalah Forbes, Peter Sondakh. Tidak itu saja kemarin pukul 09.30 WIB Peter Sondakh telah melakukan pertemuan dengan Bupati Ridwan Mukti di Pendopo Rumah Dinas membicarakan peluang investasi di Mura. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangkan kemarin Peter Sondakh langsung kembali ke Jakarta menggunakan jet pribadinya karena hari ini beliau mempunyai agenda pertemuan dengan Presiden dan Salah satu Gubernur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Ari Narsa kemarin rombongan Ketua Umum Gerindra, Prof. Dr. Ir. Suhardi juga sudah tiba dari Jakarta Menggunakan pesawat reguler milik Aviastar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selanjutnya besok (hari ini, red) tamu penting dari Jakarta termasuk kepala daerah se-Sumsel hadir,” kata Ari. Termasuk Ketum DPP Golkar, Aburizal Bakrie dan Sutrisno Bachir hari ini jadwalkan akan datang masing-masing menggunakan pesawat jet pribadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bapak Gubernur Sumsel juga dijadwalkan hadir menggunakan penerbangan reguler dari Jakarta bersama dengan Bapak Menko Kesra, anggota DPR dan DPD RI serta tamu lainnya,” tambahnya. Sementara Kapolda Sumsel, Irjen Hasyim Iryanto dan Pangdam II Sriwijaya, Brigadir Jenderal TNI Agus Gunaedi dijadwalkan hadir menggunakan Helikopter dari Palembang. (ME-02)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-1929082417601790123?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/1929082417601790123/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/hari-ini-rm-hg-resmi-jadi-bupati-wabup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1929082417601790123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1929082417601790123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/hari-ini-rm-hg-resmi-jadi-bupati-wabup.html' title='Hari ini RM-HG Resmi Jadi Bupati-Wabup Mura'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TIK8w_XBQPI/AAAAAAAAACs/2fPsnz5buXU/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-725193553298258385</id><published>2010-09-04T14:37:00.000-07:00</published><updated>2010-09-04T14:37:40.718-07:00</updated><title type='text'>Mura Selatan Difokuskan Pengembangan Perkebunan Karet</title><content type='html'>&lt;b&gt;MUSI RAWAS-&lt;/b&gt;Pemkab Mura makin fokus mengembangkan investasi sektor perkebunan sejalan dengan makin tingginya minat investor untuk mengembangkan perkebunan di Musi Rawas. Namun untuk saat ini pengembangan investasi sektor perkebunan dilakukan dengan perhitungan yang matang disesuaikan dengan kultur wilayah dan juga lebih merata.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;  Hal ini disampaikan Bupati Mura, H Ridwan Mukti saat memimpin rapat di Dinas Perkebunan Kabupaten Mura Jumat (3/9) lalu. Menurut Bupati Ridwan Mukti ke depan investasi sektor perkebunan akan diatur sehingga bisa berkembang dengan sasaran yang lebih luas. Maksudnya investor yang masuk dan membangun perkebunan skala besar nantinya diarahkan ke wilayah yang tepat atau lebih terkonsentrasi sehingga bisa mencapai hasil yang optimal. Dan yang tidak kalah penting kehadiran perusahaan perkebunan skala besar di Mura nantinya harus berperan besar terhadap kelangsungan atau keberhasilan perkebunan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jadi tidak ada monopoli namun bisa berdampingan. Perusahaan bisa tumbuh semakin besar sementara perkebunan rakyat terbantu,” ungkap Ridwan Mukti.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Sementara itu Plt Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Mura, Ramdani mengungkapkan Bupati Mura juga sudah memberikan arahan mengenai gambaran pengembangan sektor perkebunan di Musi Rawas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ke depan ada semacam pemetakan perkebunan disesuaikan kondisi wilayah untuk pemerataan. Misalnya untuk Musi Rawas bagia selatan meliputi Kecamatan Muara Lakitan, BTS Ulu diupayakan ke depan lebih fokus untuk pengembangan perkebunan karet,” kata Ramdhani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Hal ini dijalankan melihat masih minimnya perkebunan besar di wilayah tersebut dan kalaupun ada masih dalam skala kecil terkhusus perkebunan rakyat. Sementara melihat kultur wilayah di sini cocok untuk pengebangan perkebunan karet. Luasan kebun karet di Mura sendiri merupakan yang terluas di Sumsel dengan luasan mencapai 258 ribu hektar lebih, dengan produksi mencapai 132.653,75 ton per tahun. Dari luasan tersebut saat ini 50 ribu hektar dalam keadaan rusak dan butuh peremajaan atau revitalisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  ”Makanya kita akan arahkan kepada investor yang tertarik untuk mengembangkan perkebunan karet untuk mencari lokasi di wilayah selatan. Dengan demikian ini juga nantinya bisa ikut menggiatkan petani karet rakyat dan tentunya bisa membantu menambah peningkatan pendapatan dari sektor ini dengan pengetahuan pengolahan kebun karet yang lebih profesional,” tegasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Sementara itu untuk wilayah Musi Rawas bagian utara diantaranya Nibung, Rawas Ilir dan lainnya melihat struktur tanah rawa maka cocok untuk perkebunan sawit. Terbukti sejauh ini perkebunan sawit di wilayah Musi Rawas Utara sudah cukup luas dan berkembang sangat bagus. Makanya untuk di wilayah ini konsentrasinya untuk perkebunan sawit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  ”Hanya saja Pemkab Mura lebih selektif. Maksudnya ke depan perizinan usaha perkebunan sawit akan dibatasi atau dengan kata lain lebih selektif. Sehingga perkebunan karet tidak akan berkembang tidak berauran atau bahkan bisa menunjukkan monopoli,” paparnya. Selain itu untuk perkebunan sawit skala besar yang ada akan lebih dikontrol dan diupayakan keberadaannya bisa mengimbangi perkebunan rakyat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Intinya kebun rakyat harus diuntungkan dengan adanya perkebunan besar. Makanya ada penbinaan dan ke dapan akan disusun regulasinya,” pungkas Ramdani. &lt;b&gt;(ME-02) &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-725193553298258385?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/725193553298258385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/mura-selatan-difokuskan-pengembangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/725193553298258385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/725193553298258385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/mura-selatan-difokuskan-pengembangan.html' title='Mura Selatan Difokuskan Pengembangan Perkebunan Karet'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-4084319553953658178</id><published>2010-09-01T23:46:00.000-07:00</published><updated>2010-09-01T23:46:49.691-07:00</updated><title type='text'>Daging Busuk Dijual Bebas</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TH9IUPA2FGI/AAAAAAAAACc/d07ChEg0_Uc/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TH9IUPA2FGI/AAAAAAAAACc/d07ChEg0_Uc/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Temuan Sidak Kadisnakan di Pasar Megang Sakti&lt;br /&gt;MEGANG SAKTI-&lt;/b&gt;Daging sapi yang sudah tidak layak konsumsi bahkan lebih pas disebut daging busuk ditemukan dijual bebas di Pasar Tradisional Megang Sakti. Daging busuk tersebut ditemukan dalam Sidak (inspeksi mendadak) gabungan Tim Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan), Bagian Ekonomi dikoordinatori Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Mura  dipimpin langsung Kadisnakan, Heriyanto bersama Ketua YLKI Lubuklinggau-Mura, Hasran Akwa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Daging yang tidak layak konsumsi itu diketahui dijual oleh pedagang bernama Bunda. Menurutnya daging tersebut dibelinya dari penjual daging di Lubuklinggau.&lt;br /&gt;“Warnanya sudah biru pucat, dan jelas tampak sudah kering serta jelas-jelas tidak segar lagi. Diperkirakan daging itu stok lama bisa satu, dua atau bahkan tiga hari lamanya setelah dipotong. Daging ini sudah tidak layak konsumsi dan tidak boleh diperjualbelikan,” tegas Heriyanto didampingi Syarnubi dan beberapa pegawai  Disnakan lainnnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya kata Heriyanto dirinya langsung meminta kepada penjual untuk tidak menjual daging tersebut karena dikhawatirkan bisa menimbulkan efek negatif bagi konsumen yang mengkonsumsinya. Namun ternyata penjual daging Bunda berkilah bahwa daging yang dijualnya masih segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Warnanya agak hitam karena ditaruh di dalam plastik hitam,” kata Bunda berkilah. &lt;br /&gt;Selanjutnya Heriyanto kembali menjelaskan bahwasanya daging yang dijual harus fresh. “Kalaupun sudah lewat satu hari harusnya disimpan menggunakan pendingin atau diberi es sehingga masih terllihat segar,” tambahnya. Heryanto juga mengajurkan kepada pedagang daging di pasar kecamatan membeli daging di peternak pemotong di kecamatan masing-masing. Maksudnya tidak perlu terlalu jauh mengambil stok dari Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Beli daging di pemotong yang ada di kecamatan, sebab lebih terjamin karena memang terus kita pantau mulai dari perawatannya hingga proses penyembelihan,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap temuan daging busuk tersebut Heriyanto juga sebenarnya tidak begitu risau&lt;br /&gt;“Selain sudah kita sarankan untuk tidak dijual tampaknya memang tidak ada yang berminat untuk membelinya. Sebab tampak jelas dagingnya sudah tidak segar dan membuat khawatir pembelinya. Hanya saja dikhawatirkan ada pembeli yang akan mengolahnya lagi menjadi makanan untuk selanjutnya dijual kembali&lt;br /&gt;“Makanya kita akan terus mengawasi dan melakukan pendekatan kepada pedagang untuk memastikan tidak ada lagi daging yang tidak layak konsumsi dijual. Terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri 1431 H seperti saat ini dimana permintaan daging meningkat,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Stok Aman, Harga Stabil&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu dari hasil Sidak kemarin dipastikan sejauh ini stok daging aman dan untuk harga masih relatif stabil. &lt;br /&gt;“Untuk daging di pasar B Srikaton Tugumulyo harganya sekitar Rp 60 ribu/kg. Permintaan juga masih normal. Mengenai kualitas daging di pasar ini cukup baik karena tidak ada stok sisa, semuanya terjual,” kata Heriyanto. Sementara di Pasar Megang Sakti harga daging berkisar Rp 60 ribu hingga Rp 65 ribu/kg dan permintaan juga masih normal. Kalaupun ada peningkatan permintaan terjadi saat pasar kalangan Minggu dan Rabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga untuk daging ayam menurutnya hadil Sidak kemarin masih normal. Harga masih normal dan kalaupun ada kenaikan masih dalam batas wajar termasuk untuk telur ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Diperkirakan permintaan daging baik ayam maupun sapi serta kerbau akan meningkat satu hari sebelum lebaran atau saat pemotongan. Namun menghadapi hari tersebut peternak sudah menyiapkannya,” informasinya. Seperti halnya di Pasar Megang Sakti disiapkan hamper 100 ekor sapi untuk dipotong memenuhi permintaan konsumen satu hari menjelang lebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Stok ini aman untuk di Megang Sakti sebab melihat pengalaman lebaran tahun lalu peternak memotong sekitar 50 ekor sapi. Jadi dengan hampir 100 ekor sapi ini bukan hanya mampu memenuhi permintaan di Megang Sakti tapi bisa saja memenuhi pasar kecamatan lainnya termasuk Lubuklinggau. Tapi yang pasti untuk kecamatan lainnya stok sapi juga aman,” pungkanya. &lt;b&gt;(ME-02)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-4084319553953658178?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/4084319553953658178/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/daging-busuk-dijual-bebas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/4084319553953658178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/4084319553953658178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/daging-busuk-dijual-bebas.html' title='Daging Busuk Dijual Bebas'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TH9IUPA2FGI/AAAAAAAAACc/d07ChEg0_Uc/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-1956493424658101840</id><published>2010-09-01T23:43:00.001-07:00</published><updated>2010-09-01T23:47:32.692-07:00</updated><title type='text'>Tersangka Ngaku Nyetrum Ikan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TH9IeyRvAwI/AAAAAAAAACk/zPdAby1ceuk/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TH9IeyRvAwI/AAAAAAAAACk/zPdAby1ceuk/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Kasus ‘Pembunuhan’ Polisi &lt;br /&gt;MUSI RAWAS&lt;/b&gt;–Pemeriksaan polisi terhadap enam tersangka yang diamankan dalam kasus, diduga lalai hingga menyebabkan dua anggota Polsek Rawas Ilir tewas tenggelam, mengarah pada satu kesimpulan. Para tersangka takut, karena saat polisi datang mereka sedang nyetrum ikan di Sungai Rawas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seperti dijelaskan oleh tersangka KS (21) warga Desa Aringin (Alai) Kecamatan Karang Dapo. Mereka berangkat dari Aringin bersama lima tersangka lainnya, DND (22), IW (30), DD (30) AHD dan ATY, menggunakan empat perahu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selaku pengemudi perahu, KS mengatakan, awalnya mereka menyerum ikan. Hanya saja mesin penytrum ikan mendadak macet, makanya mereka berhenti. Kemudian dilakukan perbaikan mesin, tapi tiba-tiba polisi datang dan terdengar suara letusan tembakan.&lt;br /&gt;“Saya tidak melihat dengan jelas karena kondisinya gelap, tapi memang perahu kami tabrakan,” jelas tersangka KS, yang ditemui di Mapolres Musi Rawas, Rabu (1/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersangka ATY, menceritakan awalnya ia berangkat sekitar pukul 19.00 WIB dari Aringin, bersama tujuh orang rekannya. Di jalan bertemu dengan lagi dengan seorang teman, sehingga menjadi sembilan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka memang hendak mencari ikan dengan cara menyetrum ikan di Sungai Rawas. Bahkan alat penyetrum ikan yang digunakan adalah milik ATY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, AYT menjelaskan belum mengetahui kalau ada yang meninggal dunia tenggelam, karena hendak menangkap mereka. Keesokannya barulah mereka mengetahui, itupun setelah ada informasi dari warga Bingin Teluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ATY mengakui, mereka ketakutan setelah ketahuan menyetrum ikan. Makanya mereka bersembunyi selama sehari semalam di dalam hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah, Kapolres Musi Rawas Imam Sahroni melalui kasat reskrim AKP Marully Pardede kepada Musirawas Ekspres mengungkapkan masih ada tiga tersangka lagi yang belum ditangkap. Ketiga orang itu dihimbau segera menyerahkan diri sebelum adanya tindakan tegas. &lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-1956493424658101840?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/1956493424658101840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/tersangka-ngaku-nyetrum-ikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1956493424658101840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1956493424658101840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/09/tersangka-ngaku-nyetrum-ikan.html' title='Tersangka Ngaku Nyetrum Ikan'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TH9IeyRvAwI/AAAAAAAAACk/zPdAby1ceuk/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-6510521378708891910</id><published>2010-08-31T13:50:00.001-07:00</published><updated>2010-08-31T13:50:33.757-07:00</updated><title type='text'>Enam ‘Pembunuh’ Polisi Menyerahkan Diri</title><content type='html'>&lt;b&gt;*Kasus di Sungai Rawas&lt;br /&gt;  MUSI RAWAS&lt;/b&gt;-Enam dari sembilan tersangka (bukan 14, red) yang diduga menyebabkan tenggelamnya dua anggota Polsek Rawas Ilir hingga tewas menyerahkan diri. Dua tersangka menyerahkan diri Senin (30/8) sekitar pukul 04.00 WIB, dan sisanya empat orang menyerahkan diri Selasa (31/8) sekitar pukul 15.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;  Keenam tersangka yang telah menyerahkan diri, adalah KS (21), DND (22), IW (30), DD (30) AHD dan ATY, mereka semua warga Desa Aringin (Alai) Kecamatan Karang Dapo. Kini semuanya dalam proses penyidikan di Mapolres Musi Rawas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Kapolres Musi Rawas AKBP Imam Sahroni melalui Waka Polres Musi Rawas Kompol Joni Getamala, menjelaskan kepada Musirawas Ekspres, awalnya hanya dua orang tersangka yang menyerahkan diri ke Polres Musi Rawas. “Dari kedua tersangka langsung dikembangkan,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Hasilnya diketahui nama-nama tersangka lainnya, termasuk empat nama tersangka yang menyusul menyerahkan diri. Ternyata keempat orang itu selanjutnya menyerahkan diri ke rumah Kepala Desa (Kades) Aringin. “Tadi (Selasa, red) sekitar pukul 15.00 WIB, empat orang lagi dijemput di rumah Kades Aringin,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Keempat tersangka itu kemudian dibawa ke Polres Musi Rawas menyusul kedua rekannya, guna menjalani pemeriksaan. Keenam orang itu akan disangkakan dengan pasal 359 KUHP, yakni akibat kelalaiannya menyebabkan orang lain meninggal dunia, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Terpisah Kasat Reskrim AKP Maruly Pardede, menjelaskan berdasarkan pemeriksaan terhadap para tersangka, terungkap kronologisnya, Jumat (28/8)  malam, mereka sembilan orang (bukan 14, red) menggunakan empat perahu bermesin (bukan tujuh perahu, red), melintasi Sungai Rawas. Mereka diduga menyetrum ikan di Sungai Rawas. &lt;br /&gt;  Karena mencurigakan, sekitar pukul 22.00 WIB mereka pun didatangi oleh polisi dari Polsek Rawas Ilir menggunakan dua perahu, polisi itu adalah  Kanit Reskrim Bripka Rozali, Ka SPK Aiptu Imanuel Bambang Supriyanto, Brigadir Antony, Briptu Ferdianto,  Briptu Agusli dan  Briptu Andi Samudra. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Kedua perahu polisi mengarah ke perahu dikemudikan KS dan DND, sambil melepaskan tembakan peringatan. Karena takut sewaktu dikejar dan takut tertangkap, tersangka sengaja memutar  perahu berlawanan arah sehingga menabrak perahu yang digunakan polisi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya dua orang anggota polisi tenggelam dan ditemukan dalam kondisi tewas, yakni Aiptu Imanuel Bambang Supriyanto (41)  dan Briptu Andi Samudra (23).  &lt;br /&gt;“Kini keempat tersangka masih dalam penyidikan di Mapolres, untuk dikembangkan lebih lanjut,” pungkas Kasat Reskrim, ketika dihubungi semalam. &lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-6510521378708891910?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/6510521378708891910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/enam-pembunuh-polisi-menyerahkan-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6510521378708891910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6510521378708891910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/enam-pembunuh-polisi-menyerahkan-diri.html' title='Enam ‘Pembunuh’ Polisi Menyerahkan Diri'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-1211749292648163711</id><published>2010-08-31T13:49:00.001-07:00</published><updated>2010-08-31T13:49:36.873-07:00</updated><title type='text'>Patok Batas Lahan Belum Ada Kesepakatan</title><content type='html'>&lt;b&gt;  LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Mengenai patok ke-6,7,8 dan 9, yakni batas lahan Subhan4, Subhan10, Subhan11 dan Durian Maboek, ternyata belum ada kesepakatan antar pemkab Mura dan Pemkab Muba. Demikian diungkapkan saksi dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Selasa (31/8) sekitar pukul 14.00 WIB, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;  Dalam persidangan, Pemkab Mura melalui kuasa hukumnya, mengajukan empat orang saksi dalam persidangan. Masing-masing adalah Ali Sadikin mantan Kabag Tapem Mura, Syahfaz Ratu PN Mantan Camat Rawas Ilir, Ahmadi Zulkarnai Camat Rawas Ilir dan Sutarman Mantan Staf Tapem Pemkab Mura.&lt;br /&gt;  Dalam keterangannya, Ali Sadikin mengungkapkan bahwa sumur Subhan4 berada di tanah milik H Yahya dan tanah tersebut dibeli oleh Pemkab Muba. Seharusnya proses jual-beli tanah tersebut melalui Adminaitrasi Pemkab Mura karena terletak di wilayah Mura dan dijual ke Muba.&lt;br /&gt;  Saksi Ali Sadikin, juga mengungkapkan saat itu dirinya pernah ikut peninjauan ke lapangan pada awal tahun 2010. saat itu ada dari pihak pemkab Mura dan Muba, bahkan sejak Oktober 2009 saksi mengungkapkan selalu ikut dalam proses sengketa tersebut sampai dengan sekarang. &lt;br /&gt;  Kemudian dari documen pemerintah yang saksi baca, PT Chonoco Philips telah beroperasi pada sumur gas tersebut sejak tahun 2001. Dan  mengenai Permendagri No 63 Tahun 2007 tentang bagi hasil hanya Subhan4, menyebutkan tentang Dana  Bagi Hasil (DBH) Subhan4. &lt;br /&gt;  Kemudian, mengenai patok 6,7,8,9 tersebut belum ada kesepakatan dan di daerah itubmerupakan daerah lahan Subhan4, Subhan10, Subhan11 dan Durian Maboek.  &lt;br /&gt;  Setelah mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim Agusin dengan hakim anggota Wahyu Widya dan A Samuar serta dihadiri para pihak, sidang pun ditunda hingga Selasa (7/9) dengan agenda masih mendengakan keterangan saksi.(ME-04)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-1211749292648163711?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/1211749292648163711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/patok-batas-lahan-belum-ada-kesepakatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1211749292648163711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1211749292648163711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/patok-batas-lahan-belum-ada-kesepakatan.html' title='Patok Batas Lahan Belum Ada Kesepakatan'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-2141243366292221681</id><published>2010-08-26T15:17:00.000-07:00</published><updated>2010-08-26T15:17:52.026-07:00</updated><title type='text'>Lembak Gabung ke Mura, Isu Lama</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THboB4S1hwI/AAAAAAAAACM/sRnkPR-jYWs/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THboB4S1hwI/AAAAAAAAACM/sRnkPR-jYWs/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Anuwar : Benih Gejolak Ini Sudah Terbangun Lama&lt;br /&gt;MUSI RAWAS&lt;/b&gt;-Ancaman masyarakat Lembak bagian dari Kabupaten Rejang Lebong untuk eksodus dan memilih bergabung ke Kabupaten Musi Rawas (Mura) dinilai wajar. Sebab isu ini sudah lama berkembang dan pada kenyataannya masyarakat Lembak mempunyai hubungan emosional yang sangat erat dengan Kabupaten Mura termasuk Kota Lubuklinggau Provinsi Sumsel.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penegasan ini disampaikan H Anuwar Rasyid, Asisten IV Setda Mura yang juga mantan Camat Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong. Saat dikonfirmasi Musirawas Ekspres kemarin (26/8), Anuwar Rasyid mengungkapkan antara masyarakat Lembak dengan Musi Rawas banyak kesamaan atau keseragaman yang menunjukkan rumpun yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Banyak kesamaan masyarakat Lembak dengan Musi Rawas. Mulai dari kultur budaya, seni bahkan bahasa yang paling kentara. Selain itu kondisi geografis juga menambah keterkaitan yang sangat erat antara keduanya termasuk dengan Kota Lubuklinggau,” jelas Anuwar yang pernah menjabat Camat Bermani Ulu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya wajar saja jika masyarakat Lembak mempunyai pikiran untuk gabung ke Musi Rawas. Nah terhadap hal ini menurut mantan Kasat Pol PP Kabupaten Rejang Lebong itu sebenarnya isu lama yang kembali dihembuskan atas dasar komulatif kekesalan masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Benih gejolak ini sudah terbangun lama dan tinggal menunggu waktu mencuat saja. Tepatnya ketika terbentuknya Provinsi Bengkulu sudah ada kekhawatiran masyarakat Lembak muncul gejolak yang membuat mereka ingin kembali ke Sumsel,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diungkapkan Anuwar yang juga pernah menjabat Kabag Umum Setda Rejang Lebong itu sebenarnya ada tiga opsi besar terkait dengan masyarakat Lembak yang sejauh ini  memang seakan kurang mendapatkan perhatian lebih dari Pemprov Sumsel maupun Pemkab Rejang Lebong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Opsi pertama atau bisa disebut konsentrasi utamanya yakni harga mati masyarakat Lembak keluar dari Bengkulu memisahkan diri gabung ke Sumsel dalam hal ini Musi Rawas atau Lubuklinggau. Namun opsi ini sulit karena apakah bisa mengikuti aturan perundangan yang berlaku. Kalau pun bisa bagaimana caranya dan kapan bisa terealisasi,” ungkap Anuwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya opsi ini lambat laun memudar dan muncul opsi kedua yakni berjuang terbentuknya Provinsi Sumatera Tengah dimana masyarakat Lembak, termasuk di dalamnya Pemkab Rejang Lebong dan beberapa kabupaten di Sumsel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Namun opsi ini lagi-lagi teredam dengan adanya opini baru akan dibentuknya Kecamatan Lembak,” tegasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncaknya muncul opsi ketiga yakni pemekaran untuk membentuk Kabupaten Lembak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi untuk opsi ini apakah bisa? Kalaupun bisa bagaimana dan kapan sebab banyak yang harus dipenuhi mulai dari beberapa kesiapan misalnya luas wilayah, jumlah penduduk, potensi daerah dan lainnya. Makanya opsi ini juga lambat laun memudar. Nah kini kembali mencuat khususnya opsi pertama yakni bergabungnya masyarakat lembang ke Sumsel seperti semua,” tegasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga menurut Anuwar Rasyid gejolak masyarakat Lembak tersebut dipicu satu hal yang sangat prinsif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Intinya semua berakar pada belum adanya keseimbangan terutama dalam pembangunan dimana sejauh ini pembangunan kawasan Lembak tidak sama bahkan jauh tertinggal dari wilayah lainnya. Termasuk adanya kesenjangan antara hak masyarakat dengan kewajiban pemerintah. Makanya solusi dan langkah yang menjadi harga mati untuk dijalankan yakni Pemprov Bengkulu dan juga Pemkab Rejang Lebong lebih konsentrasi dalam keseimbangan strategis,” sarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jelas menurut Anuwar pembangunan di kawasan Lembak harus lebih digiatkan dan porsinya benar-benar  disesuaikan dengan potensi daerah disesuaikan dengan kondisi daerah sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bukan rahasia umum lagi masyarakat Lembak ini sangat dekat dengan kawasan transaksi dan aktivitas perekonomian di Musi Rawas dan Lubuklinggau. Nah ini harusnya menjadi potensi untuk dikembangkan sehingga masyarakat Lembak bisa ikut terdongkrak bukan hanya bisa sebatas memanfaatkan fasilitas di daerah lain,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti menurut Anuwar, Lembak adalah kawasan yang sangat potensial sebagai gerbang kawasan timur baik itu gerbang perekonomian, sosial maupun budaya. Nah inilah menurutnya harus dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ada empat opsi pengembangan Lembak sebagai gerbang kawasan timur,” paparnya.&lt;br /&gt;Pertama yakni membuka akses seluas-luasnya antara Kota Padang dengan Kecamatan Muara Beliti yang bakal menjadi pusat perekonomian Kabupaten Mura dengan terbangunnya Agropolitan Centre dengan aksesnya. Kemudian gerbang antara Kota Padang dengan Tanjung Ning Kabupaten Empat Lawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Selanjutnya gerbang antara Padang Ulang Tanding dengan Kota Lubuklinggau dan selanjutnya  Bukit Batu dengan Ulu Selangit, Musi Rawas yang bisa juga langsung mengakses ke Kota Lubuklinggau. Nah inilah yang harus difokuskan untuk dikembangkan sehingga akses mastarakat Lembak benar-benar makin terbuka dengan daerah lain sehingga otomatis akan merangsang pertumbuhan ekonomi yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lembak ini nantinya,” pungkas Anuwar. &lt;b&gt;(ME-02)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-2141243366292221681?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/2141243366292221681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/lembak-gabung-ke-mura-isu-lama.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2141243366292221681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2141243366292221681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/lembak-gabung-ke-mura-isu-lama.html' title='Lembak Gabung ke Mura, Isu Lama'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THboB4S1hwI/AAAAAAAAACM/sRnkPR-jYWs/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-8769626986572859285</id><published>2010-08-26T15:14:00.000-07:00</published><updated>2010-08-26T15:14:20.579-07:00</updated><title type='text'>157 Honorer Pemkot Diusulkan Jadi PNS</title><content type='html'>&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU&lt;/b&gt;-Badan Kepagawaian daerah (BKD) Kota lubuklinggau sudah selesai melakukan entri data honorer yang digaji melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan APBN. Data tersebut sudah divalidasi dengan system komputerisasi. Hasilnya 157 honorer APBD-APBN lolos dan hari ini akan diusulkan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) ke Kementrian  Pendayagunaan Apatarur Negara (MenPAN) dan Reformasi Birokrasi. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Validasi data sudah selesai, besok (hari ini-red)akan kami serahkan ke MenPAN dan RB,” kata Surnadi, Kepala BKD Kota Lubuklinggau, di kantornya Kamis (25/8).&lt;br /&gt;Dikatakan Surnadi setelah data honorer diperiksa dan dinyatakan Valid oleh MenPAN baru kemudian akan diumumkan kepada masyarakat di media cetak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, pendataan yang dilakukan pihaknya bukan mengalami keterlambatan, namun  karena tidak mau ada data maupun honorer yang tercecer sehingga  tertinggal maka dilakukan selektif mungkin. &lt;br /&gt;“Meskipun lambat yang penting hasilnya baik, hal ini juga menghindari   honorer yang tercecer. Jadi bukan  menghambat atau terlambat sebab deadlinenya hingga  tanggal 31 Agustus nanti,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan Surnadi, untuk pendataan honorer non APBD-APBN akan berakhir September. Sebab September sudah harus dilaksanakan entri data tenaga honorer tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Honorer non APBD dan APBN yang bisa diusulkan menjadi CPNSD harus mengantongi SK Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau Kepala Sekolah (Kepsek). &lt;br /&gt;“Dimana mereka menerima gaji terhitung Januari 2005 ke bawah. Sedangkan SK tahun 2005 ke atas tidak bisa diusulkan,” jelasnya. Honorer SK kepala SKPD atau Kepsek terdiri dari guru dan tata usaha sekolah negeri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk sekolah swasta belum ada petunjuknya,” pungkasnya. &lt;b&gt;(ME-06)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-8769626986572859285?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/8769626986572859285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/157-honorer-pemkot-diusulkan-jadi-pns.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/8769626986572859285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/8769626986572859285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/157-honorer-pemkot-diusulkan-jadi-pns.html' title='157 Honorer Pemkot Diusulkan Jadi PNS'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-9213808023045219501</id><published>2010-08-25T14:22:00.000-07:00</published><updated>2010-08-25T14:22:17.801-07:00</updated><title type='text'>Warga Lembak Blokir Jalan Linggau-Curup</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THWJTJP9-gI/AAAAAAAAACE/J6S3rSB6jcI/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THWJTJP9-gI/AAAAAAAAACE/J6S3rSB6jcI/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*8 Jam Putus Total&lt;br /&gt;CURUP&lt;/b&gt;-Ribuan orang yang mengatasnamakan warga Lembak, Rabu (25/8) melakukan aksi pemblokiran jalan negara di perbatasan Desa Tanah Tinggi dengan Muara Telita Kecamatan Padang Ulak Tanding, Rejang Lebong, Bengkulu. Imbasnya jalur transportasi dari Sumatera Selatan via Lubuklinggau menuju Bengkulu via Rejang Lebong putus total.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aksi warga ini dimulai pukul 09.00 WIB, namun baru sekitar pukul 11.00 WIB mereka melakukan pemblokiran jalan. Warga menebangi pohon ditepi jalan kemudian dilintangkan di jalan, selain itu warga juga membakar ban mobil serta kayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, warga yang berasal dari tujuh kecamatan, yakni Padang Ulak Tanding, Kota Padang, Binduriang, Sidang Kelingi, Sidang Dataran, Sidang Beliti Ulu dan Sidang Beliti Ilir, juga memasang spanduk berukuran besar dipasang di truk yang sengaja diparkir melintang jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi mereka ini intinya meminta agar kasus korupsi yang diduga dilakukan oleh Suherman, Bupati Rejang Lebong diproses hukum. “Sejak tahun 2004-2009 telah terjadi banyak dugaaan tindak pidana korupsi yang terindikasi dilakukan oleh oknum pejabat Rejang Lebong. Tapi tidak satu pun kasus-kasus korupsi itu sampai ke meja hijau, bahkan aparat penegak hokum terkesan saling lempar tanggungjawab,” Ujar perwakilan massa, Ishak Burmansyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, mulai dari kasus karupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2009, kasus pembangunan Jalan Jambu Kelingi-Kayu Manis-Tanjung Beringin sepanjang 20 km senilai Rp 5,9 miliar, kasus pengadaan pakaian dinas PNS Kabupaten Rejang Lebong tahun 2007 senilai Rp 1,3 miliar dan kasus pengadaan kendaraan bermotor tahun 2004 melalui dana rutin senilai Rp 1,8 miliar yang diduga fiktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika tuntutan kami diatas tidak digubris lagi, maka kami warga Lembak dan sekitarnya menyatakan siap memisahkan diri dengan Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu dan bergabung ke Kabupaten Musi Rawas, Sumsel,” pungkasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan aksi ini, pihak kepolisian dalam hal ini Polres Rejang Lebong, melakukan pengamanan bahkan juga terlihat adanya anggota TNI dari Kodim Rejang Lebong, mereka semua bersenjata lengkap. Bahkan Kapolres Rejang Lebong AKBP Umar Said sempat melakukan perundingan dengan warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini bulan puasa, bulan yang baik, mari kita bicarakan masalahnya dengan kepala dingin. Dan kami minta saudara-saudara sekalian menghentikan aksi ini,” kata Kapolres. Namun aksi mereka langsung ditolak olah massa, sehingga mereka terus melakukan aksinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, koordinator aksi, Ishak Burmansyah bersama tokoh masyarakat lainnya bersedia menemui Kajari di Kantor Kejaksaan Negri Curup. Disana, terjadi dialog hampir tiga jam lebih, hingga akhirnya Kajari Curup Sri Susilawati setuju untuk kembali menindak lanjuti kasus Pakaian Dinas. Sedangkan kasus Bansos 2009, Pembangunan Jalan Jambu Keling, akan ditindak lanjuti jika ada data lengkap soal indikasi terjadi kerugian negara oleh Polisian dan Lembaga Auditor Negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ishak mengancam, jika Kajari Curup ingkar janji dengan tuntutan warga Lembak, maka pihaknya akan mengumpulkan KTP dari 7 kecamatan diantaranya Padang Ulak Tanding, Kota Padang, Sindang Kelingi, Sindang Dataran, Sindang Beliti Ulu, Sindang Beliti Ilir dan Binduriang, untuk meminta bergabung dengan Kabupaten Musi Rawas. Setelah terjadi kesepatakan, sekitar pukul 18.30 WIB akses jalan bisa kembali dibuka dan warga membubarkan diri dengan sendirinya. Bahkan bersama aparat Kepolisian dan TNI mereka terlihat membersihkan jalan dari pohon besar dan abu pembakaran ban bekas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;*Anak Sekolah-Pegawai Terlantar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Warga yang hendak melintas jalur itu, terutama anak-anak sekolah dan para guru, harus berjalalan kaki sekitar 500 meter melintasi areal blokade. Bahkan seorang nenek-nenek yang sedang sakit harus dibopong oleh kerabatnya, untuk melintasi blokade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami dari Beringin Tiga, hendak ke rumah sakit Lubuklinggau. Terpaksa dibopong, nanti sampai di seberang kami naik mobil lagi menuju Lubuklinggau,” kata ibu pengantar nenek yang sakit.&lt;b&gt;(ME-03/CW-01)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-9213808023045219501?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/9213808023045219501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/warga-lembak-blokir-jalan-linggau-curup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/9213808023045219501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/9213808023045219501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/warga-lembak-blokir-jalan-linggau-curup.html' title='Warga Lembak Blokir Jalan Linggau-Curup'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THWJTJP9-gI/AAAAAAAAACE/J6S3rSB6jcI/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-2647305059756137808</id><published>2010-08-25T14:18:00.000-07:00</published><updated>2010-08-25T14:18:24.153-07:00</updated><title type='text'>Bendahara BPMD Ditipu Bupati Gadungan</title><content type='html'>&lt;b&gt;*Rp 30 Juta Melayang&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU&lt;/b&gt;-Penipuan dengan modus mencatut nama pejabat daerah kembali marak terjadi, bahkan Selasa (24/8) sekitr pukul 12.00 WIB makan korban. Yakni Widiyo Leksono (51) warga Prumnas Nikan Blok B.8 RT 2 Kelurahan Nikan Jaya Kecamatan Lubuklinggau Timur I.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Korban yang merupakan Bendahara Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Musi Rawas, harus kehilangan uang Rp 30 juta, setelah ditipu oknum yang mengatasnamakan Bupati Musi Rawas H Ridwan Mukti dan Plt Kepala BPMD Musi Rawas, Ali Sadikin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kronologis kejadiannya, Selasa (24/8) korban sedang berada di kantor BPMPD Musi Rawas di Muara Beliti. Mendadak korban mendapatkan telpon dari nomor HP 08159174XXX yang mengaku sebagai Ali Sadikin, Plt Kepala BPMPD yang baru menggantikan pejabat lama, Mefta Joni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian oknum tersebut mengatakan ia sedang bersama bupati Musi Rawas H Ridwan Mukti, serta membutuhkan uang Rp 30 Juta. Karena itu diminta kepada Widiyo selaku bendahara mengirimkan uang, dan Kamis (26/8) uang tersebut akan dikembalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya korban diberi nomor rekening BNI nomor 01797631XX  atas nama Muchtadi Ridwan. Karena percaya dengan penelpon tersebut, korban mengirimkan uang Rp 30 juta melalui rekening di BNI Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 13.00 WIB ketika korban menananyakan hal tersebut pada Mefta Joni, saat bertemu di kantor BPMPD Mura. Meftajoni langsung menghubungi HP Ali Sadikin, ternyata Ali Sadikin menjelaskan ia sama sekali tidak pernah menelpon ataupun meminta untuk dikirim uang pada korban. Selanjutnya korban menyadari bahwa dirinya telah ditipu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu (25/8) sekitar pukul 11.00 WIB melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Lubuklinggau agar diselidiki lebih lanjut.&lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-2647305059756137808?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/2647305059756137808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/bendahara-bpmd-ditipu-bupati-gadungan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2647305059756137808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2647305059756137808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/bendahara-bpmd-ditipu-bupati-gadungan.html' title='Bendahara BPMD Ditipu Bupati Gadungan'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-8848712643074957898</id><published>2010-08-23T14:30:00.000-07:00</published><updated>2010-08-23T14:33:28.067-07:00</updated><title type='text'>Tujuh Kecamatan Gelap Gulita</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THLpIESPoUI/AAAAAAAAAB8/vlzeRy2KigU/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THLpIESPoUI/AAAAAAAAAB8/vlzeRy2KigU/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kecamatan&lt;br /&gt;1. Muara Beliti&lt;br /&gt;2. Tiang Pumpung Kepungut&lt;br /&gt;3. Jayaloka&lt;br /&gt;4. Tuah Negeri&lt;br /&gt;5. Sukakarya&lt;br /&gt;6. Muara Kelingi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;*Puting Beliung, 2 Tiang Listrik Roboh &lt;br /&gt;MUSI RAWAS&lt;/b&gt;-Tujuh kecamatan di Kabupaten Musi Rawas Senin (23/8) malam gelap gulita. Hal ini disebabkan adanya perbaikan oleh Pihak PLN Ranting Muara Beliti. Dan listrik baru menyala Selasa (24/8) sekitar pukul 01.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh kecamatan yang listriknya semalam padam total, bahkan diperkirakan baru akan bisa menikmati listrik, Selasa (24/8) meliputi Kecamatan Muara Beliti, Tiang Pumpung Kepungut, Jayaloka, Tuah Negeri, Sukakarya, Muara Kelingi. Bahkan wilayah Lubuklinggau juga terkena imbasnya, yakni di Kelurahan Lubuk Kupang Kecamatan Lubuklinggau Selatan I. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa warga yang dikonfirmasi Musirawas Ekspres mengakui listrik di tempat mereka padam, seperti dijelaskan Darmansyah warga Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti. Menurutnya listrik padam sejak pukul 19.00 WIB. “Kalau sampai besok listrik tidak juga menyala kami akan lapor ke YLKI,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus, warga Desa Donorojo Kecamatan Jayaloka, ketika dihubungi juga mengakui listrik padam di tempatnya. “Tadi habis buka gelap-gelapan,” jelasnya. Senada dikatakan Kalono, warga Desa Bangunrejo Kecamatan Sukakarya. “Jalur PLN kami langsung dari Linggau, sejak buka tadi padam,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Muara Kelingi diinformasikan Nuri, warga Kelurahan Muara Kelingi Kecamatan Muara Kelingi, listrik di tempat tinggalnya padam. “Yo listrik kami padam,” jawabnya melalui SMS ke Musi Rawas Ekspres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Kapolsek Muara Lakitan AKP Baharudin, ketika ditanya soal listrik, diakuinya listrik di tempatnya dinas padam. “Ya sejak tadi padam, sampai sekarang belum menyala,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala PLN Ranting Muara Beliti, Saparudin kepada Musirawas Ekspres menjelaskan listrik di tujuh kecamatan memang padam, hal itu terjadi karena adanya perbaikan oleh pihak PLN. “Namun sekarang sudah menyala,” jelasnya dinihari tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, aliran listrik di Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti, semalam juga padam. Padamnya listrik itu, tidak lain karena robohnya dua tiang listrik di Desa Air Satan tepatnya di RT 1. Seperti dijelaskan warga setempat, Icen kepada Musirawas Ekspres mengungkapkan robohnya tiang karena angina puting beliung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kejadiannya sekitar pukul 19.00 WIB terjadi secara mendadak dan saat itu serentak dengan hujan deras. Angina puting beliung tersebut rterjadi sekitar selama satu jam. Karena angin tersebut berhembus sangat kencang sehingga saya dan keluarga langsung menyelamatkan diri keluar rumah,” ungkapnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah angin puting beliung usai, ia melihat pagar kolam miliknya telah banyak yang roboh dan dua tiang listrik tumbang. Sehingga listrik Desa tempatnya tinggal tersebut langsung padam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah Kades Air Satan, Ghufron ketika dikonfirmasi menjelaskan belum ada laporan rumah warga yang rusak. “Sementara dua tiang listrik roboh, dan kami sekarang gelap gulita,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara pantauan Musirawas Ekspres dilapangan, dua tiang yang roboh, melintang di tengah jalan. Sehingga warga yang melintasi jalan tersebut harus berhati-hati, terutama pengguna mobil.&lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-8848712643074957898?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/8848712643074957898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/tujuh-kecamatan-gelap-gulita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/8848712643074957898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/8848712643074957898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/tujuh-kecamatan-gelap-gulita.html' title='Tujuh Kecamatan Gelap Gulita'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THLpIESPoUI/AAAAAAAAAB8/vlzeRy2KigU/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-7666007385032991557</id><published>2010-08-23T14:27:00.000-07:00</published><updated>2010-08-23T14:27:38.298-07:00</updated><title type='text'>Gerbong Mutasi Terus Berjalan</title><content type='html'>&lt;b&gt;*HA Basri Soni Non Job&lt;br /&gt;MUSI RAWAS&lt;/b&gt;- Pasca Pemilukada Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Musi Rawas Gerbong mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Mura terus berjalan. Sedikitnya 12 pejabat esselon II dan III, Senin (23/8)  kembali dirotasi  menyusulkan mutasi yang dilakukan Bupati wakil Bupati terpilih periode 2010-1015 bulan lalu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;No Nama     Jabatan Baru&lt;br /&gt;1. Drs. H.Anuwar Rasyid    Asisten Administrasi Umum Setda Mura&lt;br /&gt;2. Drs. Mefta Joni, MM Asisten Pemerintah Setda Mura&lt;br /&gt;3.  H. Radusyahri, SH. MM   Asisten Kesejahteraan Rakyat dan Keuangan Setda Mura&lt;br /&gt;4.  Ir. Suharto, MM            Kepala Badan Perencanaan Pambanguan Daerah Mura&lt;br /&gt;5.  Drs.Ali Sadikin    Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Mura&lt;br /&gt;6. Ir.Ramdan. M.Si Plt   Kepala Dinas Perkebunan &lt;br /&gt;7.   Ir.Sulendro   Sekretaris Dinas Perkebunan Mura&lt;br /&gt;8.  Ahmad rifai, SE. M.Si   Camat Muara Kelingi&lt;br /&gt;9.  Firdaus, S.Sos    Sekretaris Camat Muara Kelingi&lt;br /&gt;10. Mappin Yadip, SKM, M.Sc.  Kabid Pemantauan dan Pemulihan Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Mura&lt;br /&gt;11.  Efendi, SH, M.Si    Kabid Data dan Litbang pada Badan Perencanaan Pembangunan Daereh Mura&lt;br /&gt;12.  Jp. Simanjutak, S.IP   Kabid Operasional dan Pemeliharaan Dinas PU Pengairan Kabupaten Mura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai keputusan bupati Musi Rawas No 326/KPTS/BKPP/2010 tentang pemberhentian dan pengangkatan struktural esselon II dan III di lingkungan Pemkab Mura, pejabat yang dilantik meliputi H Anuar Rasyid menempati asisten IV yang sebelumny asisten I Pemkab Mura, kemudian Mefta Joni MM menempati Asisten I dimana sebelumnnya Kepala Badan Pemberdayaan Mayarakat Desa (BPMD), selanjutnya H Raidusyahri menempati Asiten III dimana sebelumnnya menempati Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Suharto sebagai Kepala Bappeda yang sebelumnya menempati Kepala Dinas Kehutanan, Ali Sadikin MSi menempati Kepala BPMD sebelumnya Camat Muara Kelingi, kemudian Ramdani sebelumnnya Sekretaris Dinas Perkebunan menempati Plt Kepala Dinas Perkebunan, Sulendro sebelumnnya Kabid Bina Produksi Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dilantik menempati Sekretaris Disbun, Ahmad Rifai  Sekretaris  Camat Muara Kelingi dilantik sebagai Camat Muara Kelingi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian  Firdaus, Lurah Muara Kelingi dilantik menempati Sekcam Muara Kelingi, Marpin Yadip sebelumnnya menjabat Staf Lingkungan hidup dilantik menjabat Kabid pemantauan dan pemulihan lingkungan Badan Lingkungan Hidup, dilanjutkan dengan Effendi Kasubid Analisa Data dan Pelaporan Bappeda dilantik menempati Kabid Data dan Litbang Bappeda, dan JP Simanjuntak Kasi Kearsipan dan Dokumentasi Kantor Perpustakaan Kearsipan dan Dokumentasi dilantik sebagai Kabid Operasional dan Pemeliharaan Dinas PU Pengairan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu ada juga penjabat yang non job, yakni HA Basri Soni, ia sebelumnya menjabat asisten IV Pemkab Musi Rawas. Ia dalam mutasi tersebut digantikan oleh H Anuar Rasyid. Non job-nya Basri Soni ini, diinformasikan karena ia sudah memasuki masa pensiun. &lt;br /&gt;Bupati Musi Rawas Ridwan Mukti menyampaikan eselon II dan III yang dilantik kedepan diharapkan dapat membantu melaksanakan tugas kebijakan-kebijakan Bupati melalui Sekda Mura.  Pelantikan tersebut merupakan kebutuhan organisasi dimana sebelumnya sudah dilakukan penyeleksian di tingkat Baperjakat. Pejabat yang dilantik diharapkan dapat mengorganisir organisasi di bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Diharapkan struktural yang dilantik dapat meningkatkan kinerja sesuai dengan program yang dicanangkan pemerintrah pusat dan daerah,” pungkasnya. &lt;br /&gt;Sebelumnya Bupati terpilih Musi Rawas, Ridwan Mukti telah mengisyaratkan jika hingga akhir tahun 2010 ini gerbong rotasi kepegawaian di lingkungan Pemkab Mura terus akan dilaksanakan mengingat kebutuhan organisasi serta banyaknya PNS yang memasuki masa pensiun.&lt;b&gt; (ME05)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-7666007385032991557?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/7666007385032991557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/gerbong-mutasi-terus-berjalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/7666007385032991557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/7666007385032991557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/gerbong-mutasi-terus-berjalan.html' title='Gerbong Mutasi Terus Berjalan'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-4288916081329493746</id><published>2010-08-22T13:08:00.000-07:00</published><updated>2010-08-22T13:08:37.103-07:00</updated><title type='text'>Darmansyah : Pemicunya Masalah Rumah Tangga</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THGDuPDQqbI/AAAAAAAAABs/fD79wwJiVNg/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THGDuPDQqbI/AAAAAAAAABs/fD79wwJiVNg/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Sementara itu, Darmansyah (38), adik korban Zul merasa sangat kehilangan atas kematian kakak  kandungnya itu. Kepada Musirawas Ekspres tadi malam via telepon Darmansyah coba meluruskan informasi agar tidak simpang siur dan menimbulkan opini negative.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, musibah yang menimpa kakaknya itu timbul diduga akibat permasalahan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pemicunya masalah keluarga,” katanya mengawali penjelasan. Dikatakan Darmansyah, Zul sebelumnya berniat untuk menceraikan istri pertamanya. Namun pihak keluarga mencegah agar jangan mengungkapkan maksud tersebut dan keluarga menganjurkan agar almarhum lebih fokus beribadah mengingat saat ini bulan suci Ramadhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya almarhum mengurungkan niat tersebut sesuai dengan kehendak keluarga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dikarenakan niatan ini diredam oleh keluarga, almarhum akhirnya berubah. Almarhum tidak akan menceraikan istri pertamanya karena alasan anak, hal inipun disampaikan almarhum terhadap istri mudanya bahwa dia mengurungkan niat untuk meceraikan istri pertamanya dan malahan almarhum brniat menceraikan dirinya (istri keduanya, red),” ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya menurut Darmsyah, istri muda yang akan diceraikan almarhum informasinya kecewa kares sebelumnya almarhum berjanji untuk hidup bersamanya dengan menceraikan istri pertamanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oleh karena itu pihak keluarga menyangkal bahwa berita almarhum dibicarakan over dosis dan tewas diatas tubuh WTS (wanita tuna susila). Sebab jelas-jelas wanita (yang katanya WTS, red) itu adalah istri mudanya yang sah dinikahinya. Dan tampaknya istri mudanya ini mencoba mengarang-ngarang berita bahwa almarhum mati diatas tubuh WTS,” ungkap Darmasyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas kejadian ini, pihak keluarga almarhum berharap kepada kepolisian untuk mencari tahu kebenaran atas kejadian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena berita yang beredar cenderung mengada-ngada dan tidak sesuai dengan kejadian yang sebenarnya. Dikhawatirkan ini adalah percobaan pembunuhan yang dilakukan istri muda almarhum karena sudah dikecewakannya,” katanya. &lt;b&gt;(CW-02)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-4288916081329493746?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/4288916081329493746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/darmansyah-pemicunya-masalah-rumah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/4288916081329493746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/4288916081329493746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/darmansyah-pemicunya-masalah-rumah.html' title='Darmansyah : Pemicunya Masalah Rumah Tangga'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THGDuPDQqbI/AAAAAAAAABs/fD79wwJiVNg/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-6641363262851556292</id><published>2010-08-22T13:06:00.000-07:00</published><updated>2010-08-22T13:09:57.251-07:00</updated><title type='text'>Harga Elpiji 3 Kg Dipastikan Naik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THGEBUJHaLI/AAAAAAAAAB0/YavV5MgKzV0/s1600/01-Grafis+elpiji.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="100" src="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THGEBUJHaLI/AAAAAAAAAB0/YavV5MgKzV0/s400/01-Grafis+elpiji.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Bisa Mencapai Rp 24 Ribu&lt;br /&gt;BOGOR–&lt;/b&gt;Rapat membahas kenaikan harga elpiji tabung 3 kilogram masih belum juga dituntaskan Kantor Menko Kesra dan Kantor Wakil Presiden. Namun, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah memberi kepastian akan menaikkan harga gas elpiji bersubsidi tersebut untuk menghindari pengoplosan akibat perbedaan harga dengan tabung 12 kilogram.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Presiden menjamin meskipun ada “penyesuaian” harga, rakyat kecil akan tetap diberikan kompensasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau itu oplos mengopolos, kita carikan solusinya. Tentu ada penyesuaian harga yang tepat nanti, tanpa membebani rakyat kecil yang harus kita berikan bantuan dengan perubahan policy ini,” kata SBY dalam buka puasa dengan pengurus&lt;br /&gt;dan kader Partai Demokrat di kediaman pribadinya di Puri Cikeas, Bogor, kemarin (22/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga gas tabung 3 kilogram di pasaran sekitar Rp 14 ribu. Sementara itu, harga gas tabung 12 kilogram Rp 75 ribu-Rp 76 ribu. Saat ini harga keekonomian gas elpiji adalah Rp 7.826 per kilogram. Pemerintah masih menghitung kenaikan harga&lt;br /&gt;yang tepat. Jika menggunakan harga keekonomian secara penuh, harga gas elpiji 3 kilogram bisa mencapai sekitar Rp 24 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengoplosan gas berakibat pada rusaknya tabung. SBY meminta masyarakat memahami&lt;br /&gt;duduk masalah dari maraknya ledakan tabung gas yang menimbulkan banyak korban itu. Pemerintah juga berjanji akan menuntaskan permasalahan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan harga gas, merupakan masalah yang ditemukan pemerintah, selain persoalan pada regulator dan slang tabung. Selain itu, kata SBY, juga ada masalah lain. Antara lain, bau gas yang kini tidak lagi menyengat seperti dulu.&lt;br /&gt;Sosialisasi dan pengawasan di lapangan juga akan dioptimalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY menyesalkan PT Pertamina yang sebelum ini kurang optimal melakukan pengawasan.&lt;br /&gt;”Pihak Pertamina sendiri ternyata juga belum optimal untuk memberikan  pengawasan. Setelah kejadian ini (banyaknya ledakan) sekarang baru memberikan pengawasan habis-habisan,” kata SBY. &lt;b&gt;(JP)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-6641363262851556292?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/6641363262851556292/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/harga-elpiji-3-kg-dipastikan-naik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6641363262851556292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6641363262851556292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/harga-elpiji-3-kg-dipastikan-naik.html' title='Harga Elpiji 3 Kg Dipastikan Naik'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/THGEBUJHaLI/AAAAAAAAAB0/YavV5MgKzV0/s72-c/01-Grafis+elpiji.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-471172784240040837</id><published>2010-08-20T14:47:00.000-07:00</published><updated>2010-08-20T14:47:19.349-07:00</updated><title type='text'>Warga Lembak Putuskan Gabung Musi Rawas</title><content type='html'>&lt;b&gt;CURUP &lt;/b&gt;– Wakil Ketua Presidium Lembak, Ishak Burmansyah kemarin (20/8) mengungkapkan warga Lembak sudah memutuskan bergabung dengan Kabupaten Musi Rawas.  Hal ini dilakukan jika pihak Pemerintah Provinsi Bengkulu tidak menghiraukan apa yang dituntut saat demo beberapa waktu yang lalu. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Kami masih menunggu keputusan Pemprov Bengkulu, kalau tidak dihiraukan, kami memutuskan bergaung dengan Kabupaten Musi Rawas, karena untuk membahas kabupaten baru sudah sangat terlambat,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi pemekaran Lembak sudah pernah diajukan pada 2006 lalu. Namun selama ini tidak ada tanggapan apapun dari pemerintah baik dari eksekutif maupun dari DPRD RL. Selain itu menurutnya, jika saat ini pihaknya kembali mengajukan usulan untuk memekarkan lembak. Maka prosesnya akan menjadi panjang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangankan ada tanggapan, diajak dialog saja pemerintah tidak mau. Kami khawatir jika pemekaran akan ada lobi politik pada tingkat yang lebih tinggi. Untuk itu kami sepakat untuk bergabung dengan Musi Rawas. Dan saat ini beberapa ormas menyambut baik adanya penggabungan ini,” kata Ishak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait adanya dukungan anggota DPRD beberapa waktu lalu mendukung lembak untuk dimekarkan hanya pengalihan isu. “Kenapa anggota dewan setuju Lembak dimekarkan, setelah ada tindakan dari masyarakat, kenapa tidak dari dulu, mereka hanya bohong dan mengalihkan isu,” tambahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ishak menilai, jika saat ini pemerintah setuju dengan adanya kabupaten Lembak hanya sebagai penyejuk hati rakyat Lembak saja.  “Masyarakat tidak sebodoh itu, kami sudah bulat untuk tidak akan mengajak pemerintah dalam hal ini eksekutif dan legislatif untuk membahas pemekaran lembak. Kami tidak banyak pikir lagi masalah pemekaran. Sekarang yang difokuskan bagaimana tanggapan Pemerintah Provinsi Bengkulu Senin (23/8) mendatang, dan kami akan berupaya koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas,” pungkasnya. &lt;b&gt;(CW-01)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-471172784240040837?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/471172784240040837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/warga-lembak-putuskan-gabung-musi-rawas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/471172784240040837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/471172784240040837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/warga-lembak-putuskan-gabung-musi-rawas.html' title='Warga Lembak Putuskan Gabung Musi Rawas'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-6123499543864600575</id><published>2010-08-20T14:46:00.001-07:00</published><updated>2010-08-20T14:46:20.852-07:00</updated><title type='text'>Tiket Pesawat Habis</title><content type='html'>&lt;b&gt;*Ari Narsa : Mungkin Ada Tambahan Jam Penerbangan&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Ada rencana mudik lebaran ke Jawa atau sebaliknya dari Jawa ke Lubuklinggau menggunakan jasa penerbangan via Bandara Silampari-Bandara Soekarno Hatta? Kalau memang ada harus rela kecewa. Pasalnya tiket pesawat untuk penerbangan H-7 Hari Raya Idul Fitri 1413 tidak bersisa alias habis.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;  Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo) Kabupaten Mura, Ari Narsa JS kepada Musirawas Ekspres kemarin (20/8). ” Tiket pesawat penerbangan Linggau-Jakarta dan sebaliknya menjelang lebaran sudah habis dipesan. Jadi untuk pesanan seminggu sebelum   lebaran tidak bisa lagi,” kata Ari Narsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Melihat antusiasme yang sangat tinggi untuk menggunakan penerbangan khususnya angkutan lebaran, menurut Ari Narsa ada rencana untuk menambah jam penerbangan. Maksudnya ada rencana untuk menambah jam penerbangan setiap hari khususnya menjelang lebaran dan setelah lebaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Namun ini tidak mudah sebab perlu kordinasi beberapa pihak termasuk dari pihak pengelola Bandara Soekarno Hatta. Namun akan kita upayakan, mudah-mudahan bisa dan masyarakat bisa menggunakan jasa penerbangan ini,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Ari Narsa juga mengungkapkan sementara ini jadwal penerbangan masih seperti biasa dimana hari minggu hanya Selasa tidak ada penerbangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  ”Namun memang hanya ada penerbangan Linggau-Jakarta PP. Untuk rute Linggau-Palembang kita stop sementara karena peminatnya masih sedikit. Ketika nanti sudah banyak peminatnya rute ini akan kita buka lagi. Intinya akan kita pelajari terlebih dahulu,” pungkasnya. &lt;b&gt;(ME-02)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-6123499543864600575?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/6123499543864600575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/tiket-pesawat-habis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6123499543864600575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6123499543864600575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/tiket-pesawat-habis.html' title='Tiket Pesawat Habis'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-3516610548137089017</id><published>2010-08-19T15:41:00.000-07:00</published><updated>2010-08-19T15:41:31.797-07:00</updated><title type='text'>20 Kg Ganja Ludes Terjual di Linggau</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TG2zFJi9EQI/AAAAAAAAABk/BJ4CZ-10AfU/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TG2zFJi9EQI/AAAAAAAAABk/BJ4CZ-10AfU/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Pengembangan Kasus 30 Kg Ganja Aceh&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Ternyata 20 Kg ganja asal Aceh, beberapa bulan lalu habis dijual ke penggguna di Lubuklinggau yang penyeberannya ke Musi Rawas hingga Curup. Hal ini terungkap dari keterangan Bayu Sudarto alias Darto (40) dan Surahman alias Maman (28), dua tersangka kasus 30 Kg ganja yang ditangkap jajaran Polres Lubuklinggau.&lt;br /&gt;Kapolres Lubuklinggau AKBP Takwil Ichsan melalui Kasat Reskrim AKP Jonson Nadapdap, Kamis (19/8) kepada Musirawas Ekspres menjelaskan, ganja sebanyak itu sudah habis terjual. Karena itulah kemudian kembali dipesan ke Aceh, hanya saja jumlahnya lebih banyak, menjadi 30 Kg.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Menurut keterangan kedua tersangka, mengungkapkan bahwa ganja yang diamankan berasal dari jaringan besar di Aceh,” jelas Jonson ketika ditemui di Mapolres Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan itu saja, hasil pemeriksaan polisi, ternyata memberikan faka baru, ternyata ganja sebanyak itu bukanlah milik Ludo Pikarta (27), melainkan milik tersangka Surahman alias Maman. Jadi ganja hanya dititipkan di kediaman Ludo, dengan alasan dia hanya tinggal sendirian di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Surahman alias Maman, yang sebelumnya juga memesan 20 Kg ganja yang sudah habis terjual. Karena itulah kemudian ia memesan kembali, dengan jumlah lebih banyak. “Ternyata semua ganja milik Surahman alias Maman, sementara Darto adalah kurirnya, dan kediaman Ludo menjadi tempat penitipan. Bahkan Darto diupah Rp 100 ribu per paket ,” jelas Kasat Reskrim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara rincinya, berdasarkan keterangan kedua tersangka, setelah ganja dipesan di Aceh. Maman berpesan kepada Darto agar bersiap-siap jika ganja sudah tiba di Lubuklinggau. Makanya ketika tiga wanita kurir dari Aceh yang juga disebut Bunda Aceh datang menggunakan bus, Darto sudah menunggu di areal rumah makan Telago&lt;br /&gt;“Komunikasi antara Maman dengan ketiga wanita kurir melalui HP. Sebelum itu, Darto setelah adanya informasi dari Maman, meminjam mobil Suzuki APV milik Narto. Sehingga Narto sebagai pengemudi ikut menunggu di Telago,” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ganja yang tiba di Lubuklinggau, menggunakan mobil dikemudikan Narto dengan penunjuk arah  Darto, bersama ketiga wanita pengantar ganja langsung ke kediaman Ludo di Jl Patimura RT 1 Kelurahan Muara Enim Kecamatan Lubuklinggau Barat I, untuk di simpan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu barulah mereka ke kediaman Maman di Jl Pematang Jaya RT.10  No.32  Kelurahan Sidorejo Kecamatan Lubuklinggau  Barat II. “Tersangka Darto mengiring saat itu tidak ikut di dalam mobil, ia hanya mengikuti mengendarai sepeda motor,” tambah Kasat Reskrim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah, Maman membayar uang muka Rp 7 juta kepada ketiga Bunda Aceh, sebagai uang muka pembayaran ganja. Ketiganya kemudian diantarkan untuk kembali ke Aceh. &lt;br /&gt;Sementara Ketua RT I, Johan tempat kediaman Ludo kepada Musirawas Ekspres mengungkapkan Ludo sudah lama tinggal di tempat tersebut, bahkan sejak puluhan tahun yang lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami selama ini sama sekali tidak rasa curiga apa yang dilakukan Ludo karena aktivitasnya sama dengan warga lainnya,” jelas Johan sambil menjelaskan Ludo selama ini dikenal sebagai buruh pabrik.&lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-3516610548137089017?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/3516610548137089017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/20-kg-ganja-ludes-terjual-di-linggau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/3516610548137089017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/3516610548137089017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/20-kg-ganja-ludes-terjual-di-linggau.html' title='20 Kg Ganja Ludes Terjual di Linggau'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TG2zFJi9EQI/AAAAAAAAABk/BJ4CZ-10AfU/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-6150579244562324717</id><published>2010-08-19T15:39:00.000-07:00</published><updated>2010-08-19T15:39:59.712-07:00</updated><title type='text'>Pond’s Palsu Mengandung Bahan Beracun</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TG2ytnByVDI/AAAAAAAAABc/014O4B6tGTM/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TG2ytnByVDI/AAAAAAAAABc/014O4B6tGTM/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Dijual di Toko Kosmetik dan Salon&lt;br /&gt;MUSI RAWAS-&lt;/b&gt;Kecurigaan Tim Monitoring Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagar) Mura terhadap tiga produk pond’s illegal bukan dari Unilever yang sebelumnya berlebel Made In Singapura berganti menjadi Made In India terbukti. Secara meyakinkan, hasil Laboraturium Kementrian Perindustrian Balai Riset dan Standarisasi Industri Palembang produk kosmetik Pond’s Ilegal tersebut positif mengandung bahan kimia berbahaya bahkan beracun jenis Mercury (Hg) atau juga disebut air raksa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kepala Disperindagsar Mura, EC Priscodesi melalui Kasi Pengawasan dan Perlindungan Konsumen, Armansyah memastikan hal tersebut. Ketiga produk yang terbukti mengandung Mercury dan sangat membahayakan kesehatan bagi penggunanya yakni Pond’s White Beauty UV Whitening Two Way Cake warna merah ukuran 12 gram Made In India, warna merah muda ukuran 12 gram Made In India. Serta Pond’s White Beauty Eye Shadow Lipstick Two Way Cake Complete Beauty Care warga merah isi berbentuk love (hati) Made In India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan yang pastinya ketiga produk Pond’s Ilegal yang tidak memiliki label Unilever ini sangat banyak dijual. Hampir di seluruh toko kosmetik dan juga salon bahkan warung kecil menjualnya dan ternyata sangat laku dijual karena harganya yang murah,” tegas Arman.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh ditegaskan Armansyah, berdasarkan hasil lab dengan nomor surat 336/BIPA/UAK-311s/dUAK-313/AK/08/2010 kandungan Mercury ketiga produk kosmetik itu sangat parah. “Untuk Pond’s White Beauty UV Whitening Two Way Cake warna merah ukuran 12 gram memiliki kandungan Mercury 3,33 Hg sedangkan yang warna merah muda  3,38 Hg. Sementara untuk Pond’s White Beauty Eye Shadow Lipstick Two Way Cake Complete Beauty Care warna merah isi berbentuk hati kandungan Mercury-nya 3,56 Hg,” papar Armansyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kandungan Mercury yang cukup besar itu sangat membahayakan siapa saja yang menggunakannya. “Paling sedikit enam dampak negatif yang diakibatkan produk kosmetik berbahan Mercuty. Diantaranya yaknimemperlambat pertumbuhan janin,” ungkap Armansyah. Kemudian mengakibatkan keguguran atau kematian janin dan mandul. Mengakibatkan timbulnya flek hitam pada kulit akan memucat (pudar) dan bila pemakaian dihentikan flek akan timbul kembali bahkan makin parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selanjutnya ada efek Rebound yakni memberikan respon berlawanan dimana kkulit akan menjadi gelap atau kusam saat pemakaian kosmetik dihentikan. Bagi wajah bersih lambat laun akan timbul flek yang sangat parah. Dan yang lebih parah lagi bisa mengakibatkan kanker kulit,” tegasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu diketahui air raksa atau mercury merupakan bahan kimia yang sangat berbahaya dan termasuk dalam kategori Bahan Beracun dan Berbahaya (B3). Selain itu, atas hasil Laboraturium itulah Disperindagsar menerbitkan Surat Edaran dengan Nomor : 510/885/Perindagsar/2010 tentang larangan menjual produk kosmetik mengandung bahan kimia tersebut yang disampaikan kepada pelaku usaha khususnya pemilik toko kosmetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Untuk yang di Kabupaten Mura kami bisa langsung bertindak. Namun untuk di wilayah Kota Lubuklinggau kami akan berkoordinasi dengan Disperindag Lubuklinggau. Sebab sejauh ini dipastikan pasokan produk Pond’s Ilegal ini dari toko kosmetik atau distributor yang ada di Lubuklinggau,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sementara menurutnya dalam surat edaran dihimbau kepada pemilik toko dan penjual untuk menarik ketiga produk Pond’s Ilegal tersebut agar tidak diperjualbelikan. “Selanjutnya kami akan monitoring dan Sidak ke semua toko kosmetik untuk memastikan tidak ada lagi produk kosmetik mengandung bahan kimia ini dijual. Jika masih ada langsung akan kami sita seluruhnya untuk dimusnahkan,” tegasnya.&lt;br /&gt;Bahkan jika memang pedagang masih membandel bisa ditempuh jalur hukum. ”Bagi pedagang yang masih memajang dan memperjualbelikan produk Pond’s Ilegal ini akan dikenakan sanksi berdasarkan Undang Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan sanksi pidana penjara 5 tahun dan denda Rp 5 Milyar,” ungkap Armansyah. &lt;b&gt;(ME-02)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-6150579244562324717?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/6150579244562324717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/ponds-palsu-mengandung-bahan-beracun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6150579244562324717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6150579244562324717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/ponds-palsu-mengandung-bahan-beracun.html' title='Pond’s Palsu Mengandung Bahan Beracun'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TG2ytnByVDI/AAAAAAAAABc/014O4B6tGTM/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-5812854557225927401</id><published>2010-08-18T13:37:00.001-07:00</published><updated>2010-08-18T13:37:49.379-07:00</updated><title type='text'>Polisi Amankan 30 kg Ganja</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TGxEkKCh-9I/AAAAAAAAABY/dnnWcdo17ic/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TGxEkKCh-9I/AAAAAAAAABY/dnnWcdo17ic/s320/ex+copy.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;  LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Prestasi besar kembali ditorehkan jajaran Sat Reskrim Polres Lubuklinggau, jika 2009 lalu berhasil diamankan 90 Kg ganja. Rabu (18/8) sekitar pukul 13.00 WIB, berhasil diamankan dua orang tersangka dengan 30 Kg ganja kering siap jual.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ganja sebanyak itu diamankan dari rumah Ludo Pikarta (27) warga Jl Patimura RT 1 Kelurahan Muara Enim Kecamatan Lubuklinggau Barat I, tepatnya di dalam lemari yang berada di dapur. Hanya saja saat petugas dipimpin Kasat Reskrim mengrebek kediamannya, Ludo sudah melarikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati begitu, polisi berhasil menangkap dua orang tersangka kurir pembawa ganja 30 Kg itu, yakni Bayu Sudarto alias Darto (40) warga Jl Patimura RT.1 No.2 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Lubuklinggau Barat I dan Surahman alias Maman (28) warga Jl Pematang Jaya RT.10  No.32  Kelurahan Sidorejo Kecamatan Lubuklinggau  Barat II. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Lubuklinggau AKBP Takwil Ichsan melalui Kasat Reskrim AKP Jonson Nadapdap menjelaskan, pihaknya sejak Selasa (17/8) mendapatkan informasi adanya ganja dari Aceh masuk ke Lubuklinggau. “Menurut informasi, yang mengantarkan tiga orang wanita,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi ini langsung dikembangkan, bahkan petugas ditempatkan dibeberapa lokasi untuk mengintai, terutama di lokasi tempat penjemputan ganja. Diketahui ganja di turunkan dari bus di areal rumah makan Telago. Kemudian tersangka Darto dan Maman mengambil ganja menggunakan mobil Suzuki APV. Ganja oleh kedua kurir langsung dikirimkan ke kediaman Ludo di Kelurahan Muara Enim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penyelidikan itu, dikatakan Jonson Nadapdap, awalnya dilakukan penangkapan terhadap Darto di kedimannya. Ia saat itu sedang kerokan langsung digelandang ke Mapolres Lubuklinggau. Kemudian juga dilakukan penangkapan terhadap Maman, juga di rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya tersangka mengatakan mereka hanya bertugas mengantarkan dan menjualkan, sedangkan pemilik ganja adalah Ludo. Bahkan ganja-ganja itu disimpan di kediaman Ludo. Sehingga rombongan langsung mengrebek kediaman Ludo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Ludo sepertinya sudah mengetahui kedua rekannya ditangkap, makanya langsung melarikan diri. Ketika petugas melakukan penggeledahan di rumahnya, di dapur tepatnya di sebuah lemari reot ditemukanlah 30 paket ganja kering (besat satu  paket 1 Kg), bahkan sudah dikemas sedemikan rupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tersangka Ludo masih dalam pengejaran, dia menurut pengakuan kedua tersangka lainnya adalah pemilik ganja, apalagi ganja ditemukan di rumahnya,” jelas Jonson Nadapdap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersangka Darto kepada Musirawas Ekspres, mengungkapkan ganja tersebut berasal dari Aceh yang diantar oleh ibu-ibu dengan menggunakan Bus selanjutnya diambil oleh dirinya dan Maman. “Kami yang jemput kemudian diantarkan ke kediaman Ludo,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan Darto, ganja itu direncanakan akan dijual di daerah kota Lubuklinggau dan sekitarnya. “Semua ganja itu informasi dibeli Rp 7 juta. Nantinya akan dijual Rp 2 juta per Kg,” pungkasnya. &lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-5812854557225927401?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/5812854557225927401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/polisi-amankan-30-kg-ganja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5812854557225927401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5812854557225927401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/polisi-amankan-30-kg-ganja.html' title='Polisi Amankan 30 kg Ganja'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TGxEkKCh-9I/AAAAAAAAABY/dnnWcdo17ic/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-4581062992747523630</id><published>2010-08-18T13:36:00.003-07:00</published><updated>2010-08-18T13:36:21.340-07:00</updated><title type='text'>Dua Wilayah di Karang Dapo Banjir</title><content type='html'>&lt;b&gt;MUSI RAWAS–&lt;/b&gt;Setelah sempat dilanda banjir awal 2010 lalu, sejak Selasa (17/8) dua wilayah di Kecamatan Karang Dapo kembali dilanda banjir.  Bahkan hingga tadi malam, ketinggian air di Desa Karang Dapo masih mencapai ketingian 1 meter, sementara di Kelurahan Karang Dapo baru mencapai 500 centimeter&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Warga Kelurahan Karang Dapo, Rahman kepada Musirawas Ekspres, Rabu (18/8) mengatakan tingginya intensitas hujan sejak satu minggu terakhir menyebabkan naiknya debit air sungai Rawas, Diperkirakan banjir  tersebut merupakan kiriman dari hulu sungai Rawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ketinggian air sudah mencapai tangga rumah warga di Desa Karang Dapo, warung-warung warga yang berada di bawah seluruhnya tenggalam dan terpaksa tutup, bagi warga yang hendak beraktifitas terpakasa menggunakan perahu,”kata Rahman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya meskipun dilanda banjir aktifitas masyarakat Desa Karang Dapo dan Kelurahan Karang Dapo tetap berjalan meskipun terkendala. “ Untuk akses jalan paling parah berada Simpang Kelurahan Karang Dapo dimana banyak kendaraan roda empat mati di tengah karena mesin kendaraan terendam, namun akses transportasi tetap berjalan,” terangnya,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya hingga tadi malam warga terus waspada karena khawatir terjadinya banjir susulan apalagi datangnya hujan tidak bisa diprediksi. “Meskipun  ketinggian air belum mengkhawatirkan, warga masih waspada. Sejauh ini belum ada korban jiwa, kerugian yang dialami masih kecil,”terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahman memastikan belum terlihat danya aktifitas penanganan oleh pihak terkait termasuk Tim Tagana Kecamatan. “Mungkin karena masih belum mengkhawatirkan pihak terkait belum melakukan aktrifitas penyelematan, belum ada evakuasi terhadap warga untuk mengungsi ditempat lebih aman. Namun demikian warga diimbau waspada terhadap segala kemungkinan yang terjadi,”pungkasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah Kapolsek Karang Dapo Iptu Edi Putra Jaya menjelaskan banjir yang terjadi di Kelurahan Karang Dapo dan Desa Karang Dapo diperkirakan kiriman dari hulu sungai akibat hujan. Hanya saja dijelaskannya banjir ini belum sampai menghambat aktivitas warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Belum menghambat, kendaraan masih bisa keluar masuk Karang Dapo. Namun khusus di depan eks gedung Polsek cukup dalam. Kemungkinan dalam waktu cepat akan surut,” jelas Kapolsek.&lt;b&gt; (ME05)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-4581062992747523630?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/4581062992747523630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/dua-wilayah-di-karang-dapo-banjir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/4581062992747523630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/4581062992747523630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/dua-wilayah-di-karang-dapo-banjir.html' title='Dua Wilayah di Karang Dapo Banjir'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-2149585521967544208</id><published>2010-08-18T13:35:00.000-07:00</published><updated>2010-08-18T13:35:37.923-07:00</updated><title type='text'>Hari ini, Warga Lembak Deklarasi Pemisahan Diri</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TGxEDcFHHhI/AAAAAAAAABU/GH_g73w1D4Y/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TGxEDcFHHhI/AAAAAAAAABU/GH_g73w1D4Y/s320/ex+copy.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;CURUP –&lt;/b&gt;Tujuh Kecamatan di wilayah Lembak Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu mengancam memisahkan diri dari kabupaten induk. Ketujuh kecamatan itu adalah, Padang Ulak Tanding, Kota Padang, Sindang Beliti Ilir, Bindu Riang, Sindang Beliti Ulu, Sindang Kelingi dan Sindang Dataran.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dilakukan warga di tujuh kecamatan tersebut, karena menurut mereka selama ini pembangunan yang tidak merata. Bahkan daerah lembak cenderung dianak tirikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, direncanakan hari ini (Kamis, 19/8) di lapangan Padang Ulak Tanding akan dilakukan deklarasi pemisahan diri, dimana dari masing-masing desa di tujuh kecamatan akan mengirimkan 4 sampai 8 orang perwakilan, sehingga diperkirakan akan terkumpul sekitar 500 orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pertemuan itu, juga akan ditentikan apakah Lembak akan gabung ke Lubuklinggau sebagai daerah terdekat atau membuat kabupaten sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan masalah ini Sekda Rejang Lebong Tarmizi Usuludin, menjelaskan pihaknya akan mengakomodir hal itu. Namun menurut sekda, tentunya harus dengan prosedur. “Pemerintah tidak melarang apa yang menjadi aspirasi masyarakat lembak. Kita akan dukung. Tapi harus sesuai dengan prosedur,” jelas Sekda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain rencana pemisahan diri, Rabu (18/8) warga Lembak dengan mengusung nama Lembak Masih Membara melakukan aksi demo ke Provinsi Bengkulu. Mereka meminta agar pemerintah tidak melantik Bupati terpilih atas dasar dugaan penyelewengan dana Bantuan Sosial (Bansos). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dugaan ini, Sekda menanggapinya dengan dingin. Karena menurut Sekda, apa yang dituduhkan itu tidak benar dan hanya mencari alasan.  Menurutnya dana Bansos yang tergabung dalam LKPJ Rejang Lebong sudah di audit oleh Auditorat Utama Keuangan Negara V yakni Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Bengkulu tertanggal 16 Mei 2010. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam audit itu Rejang Lebong mendapatkan “nilai” Wajar dengan Pengecualian (WDP). Dalam artian tidak ada temuan BPK RI. Termasuk tentang dana Bansos. Meskipun ada temuan hanya sebatas kesalahan administrasi. “WDP itu artunya bisa diterima dengan catatan memperbaiki administrasi,” kata Sekda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas hal itu, Sekda beranggapan apa yang sudah disuarakan oleh para pendemo tidak beralasan. Bahkan terkesan mencari-cari alasan saja. “Mereka hanya menuduh-nuduh saja. Laporan keuangan ini sudah di periksa oleh Lembaga yang memang berhak untuk mengaudit laporan keuangan. Dana Bansos ini memang digunakan dan diperuntukkan dengan benar, tidak terjadi penyelewengan sebagaiaman yang dituduhkan para pendemo itu. Sedangkan adanya penambahan dana Bansos yang lalu sudah disetujui oleh DPRD RL,” papar Sekda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan mengenai tuduhan dugaan penyelewengan Pengadaan Pakaian Dinas, sekda menjelaskan, saat ini sudah ditangani oleh BPKP Propinsi Bengkulu. Dan hal ini juga sudah dinyatakan tidak ada kerugian negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Senin (16/8)  saat Gubernur Bengkulu serta jajarannya, Unsur Muspida, dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bengkulu menyaksikan Pidato presiden pada Sidang paripurna istimewa via televisi sempat terusik.&lt;br /&gt;Pasalnya, ratusan pendemo dari Kabupaten Rejang Lebong mendatangi gedung DPRD. Gangguan tersebut hanya berlangsung beberapa menit. Kemudian para undangan yang kebetulan mendapat bagian duduk dibagian luar Gedung DPRD Provinsi Bengkulu kembali menyaksikan pidato kenegaraan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta aksi tersebut adalah warga lembak kecamatan Padang Ulak Tanding, Kota Padang, Sindang Beliti Ilir, Bindu Riang, Sindang Beliti Ulu, Sindang Kelingi dan Sindang Dataran yang merasa tidak puas terhadap hasil Pemilukada Kabupaten Rejang Lebong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan masyarakat Lembak mengajukan tuntutan agar pemerintah tidak melantik Suherman dan Slamet Diono sebagai Bupati Rejang Lebong Periode 2010-2015. Menurut warga ini, Pasangan incumbent diduga bermasalah. Warga juga mengancam akan memisahkan diri dari kabupaten Rejang Lebong, jika pemerintah tetap melantik Bupati Terpilih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan Korlap Aksi Ishak Burmansyah warga tujuh kecamatan tersebut meminta agar Gubernur tidak melantik Bupati Terpilih Suherman. Ia juga mengatakan Jumat (20/8) lusa pihaknya akan mengirim utusan beberapa mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Lembak (HML) ke Pemda Provinsi untuk mengingatkan sekaligus menagih janji Pemda Provinsi untuk turun ke Rejang Lebong mengusut tuntas dugaan penyelahgunaan APBD yang dilakukan oleh Bupati RL Suherman. Pasalnnya saat ini masyarakat Lembak sudah sangat bergejolak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun beberapa kasus korupsi yang disebut-sebut massa dilakukan oleh Suherman, pertama dana Bansos tahun 2009 yang semula dianggarkan oleh DPRD RL sebesar Rp 7,89 miliar. Namun tiba-tiba dana Bansos tersebut berubah menjadi Rp 13 miliar yang terdapat dalam APBD RL. “Atas kasus itu DPRD RL telah melakukan hak angket yang kesimpulan meminta aparat penegak hukum untuk mengusut penyimpangan dana Bansos ke KPK, Kapolri dan Kejagung,” jelas Pria yang akrab dipanggil Burandam ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua pada tahun 2006 kasus pembangunan pembukaan Jalan Bambu Keling, Kayu Manis, Tanjung Beringin dengan panjang 3 KM dengan anggaran semula Rp 12 miliar. Namun tiba-tiba Suherman melanjutkan pembangunan jalan hingga sepanjang 20 Km dengan dana tambahan sebesar Rp 4,7 miliar. Namun yang menjadi pertanyaan pelaksanaan pembangunan ini tidak mengindahkan peraturan perundang-undangan. Pasalnya penambahan pembanguan jalan sepanjang 17 Km tersebut tidak menggunakan proses pelelangan/tender. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang lebih ironis bahwa sepanjang jalan tersebut mulai jalan Jambu Keling, Kayu Manis Tanjung Beringin hanya sepanjang 800 meter. Untuk itulah pihak kami sudah melaporkannya kepada pihak berwajib,” jelas Ishak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga yakni pada tahun 2007 dengan dana Rp 1,3 miliar atas pengadaan pakaian dinas. Menurutnya masih banyak kasus-kasus yang lain diantaranta penyalahgunaan dana lauk pauk Pemda RL sebesar Rp 3 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin saat dimintai keterangannya terkait hal ini mengatakan akan mengambil sikap sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi, bahwa tidak ada yang salah dalam pelaksanaan Pemilukada Bupati Rejang lebong. ”Selama tak ada aturan yang dilanggar, kita wajib melantik,” ujar Agusrin. Dia juga menambahkan, keinginan warga pindah provinsi sebagai bentuk emosi semata. &lt;b&gt;(CW-01)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-2149585521967544208?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/2149585521967544208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/hari-ini-warga-lembak-deklarasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2149585521967544208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2149585521967544208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/hari-ini-warga-lembak-deklarasi.html' title='Hari ini, Warga Lembak Deklarasi Pemisahan Diri'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TGxEDcFHHhI/AAAAAAAAABU/GH_g73w1D4Y/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-9128198358384120513</id><published>2010-08-17T14:27:00.001-07:00</published><updated>2010-08-17T14:27:49.476-07:00</updated><title type='text'>Rumah Ibadah di MR Resmi Ditutup</title><content type='html'>&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Setelah menimbulkan pro dan kontra, rumah ibadah yang terletak di Rt 02 Kelurahan Marga Rahayu (MR) Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, resmi ditutup.  Penutupan tersebut karena keberadaan ruamh ibadah umat kristiani itu selain tidak mengantongi izin opersional dari pemerinatah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, rumah ibada ini juga   mengganggu ketentraman warga sekitar, yang dikawatirkan  ada upaya kristenisasi dilakukan oleh umat kristiani kepada warga yang mayoritas merupakan umat Muslim.  Pentutupan ini sebagai tindaklanjut dari hasil pertemuan baru-baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan itu, melibatkan unsur Pemerintah Kota (Pemkot)  Lubuklinggau yakni Bagian Kesejahteraan masyarakat , Bagian Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat, Kementrian Agama Kota Lubuklinggau,  Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Lubuklinggau dan Tokoh agama setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  “Kami sudah  mengeluarkan surat keputusan yang berisi ketegasan bahwa rumah ibadah tersebut ditutup, dalam artian  tidak lagi digunakan sebagai tempat ibadah.” jelas Camat Lubuklinggau Selatan II, Sarmidi kepada Musirawas Ekspres, Selasa(17/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Meski demikian, upaya Pemkot Lubuklinggau melalui tim telah melarang dan menutup aktifitas peribadatan  jemaah kristiani tersebut. bukan berarti semata-mata ingin mengacaukan umat agama lain. Ini sebagai antisipasi timbulnya karesahan umat muslim  yang berada di wilayah itu.  “Makanya Pemkot menyarankan kepada jemaah untuk menggunakan gereja yang ada di wilayah tersebut,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Dikatakan Sarmidi penutupan  aktifitas di rumah ibadah tersebut  mengacu pada peraturan yang ada, yang tentunya menjunjung tinggi netralitas, tetap saja tidak mengesampingkan visi Islam.  Karena sulit di pemukiman yang mayoritas beragama Islam didirikan gereja. Seperti yang di tuangkan dalam  Peraturan Bersama  Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri  Nomor 8 dan 9 tahun 2006. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Yakni pada Bab IV  tentang  pendirian rumah ibadah dalam pasal 13 ayat 1 pendirian rumah ibadah di dasarkan pada keperluan nyata  dan sungguh-sungguh berdasarkan  komposisi jumlah penduduk bagi pelayanan umat beragama yang bersangkutan di wilayah kelurahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Kemudian Pasal 14 ayat 1  Pendirian rumah ibadah harus memenuhi persyaratan  adminstratif dan persyaratan teknis bangunan gedung sedangkan ayat 2 selain memenuhi persyaratan  sebagaimana di maksud pada ayat (1), pendirian rumah ibadah harus memenuhi persyaratan khusus meliputi daftar nama dan Kartu  Tanda Penduduk pengguna  rumah ibadah paling sedikit 90 (sembilan puluh) orang yang disahkan pejabat setempat sesuai dengan tingkat batas wilayah sebagaimana dimaksud pada pasal 13.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Dukungan masyarakat setempat paling sedikit 60 orang yang disahkan oleh lurah.  Kemudian rekomendasi tertulis kepala kantor kementrian agama  dan rekomendasi tertulis FKUB Kota Lubuklinggau. “Nah dari aturan itulha  tim  melalui SK camt ruamh ibdah itru duiruttpo,  dan kami sudah berikan SK tersebut kepada pengusur rumah ibadah,ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu jumlah jemaah  tidak memenuhi syarat, mereka hanya 50 orang sedangkan persyaratanya paling sedikit 90 orang, baru dapat direkomendasikan,” tambahnya.&lt;b&gt;(ME-06)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-9128198358384120513?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/9128198358384120513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/rumah-ibadah-di-mr-resmi-ditutup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/9128198358384120513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/9128198358384120513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/rumah-ibadah-di-mr-resmi-ditutup.html' title='Rumah Ibadah di MR Resmi Ditutup'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-699873502771710746</id><published>2010-08-15T15:00:00.001-07:00</published><updated>2010-08-15T15:00:35.130-07:00</updated><title type='text'>252.441,6  Hektar Hutan di Mura Rusak</title><content type='html'>&lt;b&gt;*Akibat Perambahan Perusahaan Perkebunan&lt;br /&gt;MUSI RAWAS-&lt;/b&gt;Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, kerusakan kawasan hutan di Kabupaten Musi Rawas  mencapai 40 persen dari total 631.104 hektar luasan kawasan hutan atau 252.441,6 hektar. Perambahan dan ladang berpindah menjadi penyebab utama  kerusakan kawasan hutan di Bumi Lan Serasan Sekentenan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Mura, Agus Setyono,  mengatakan  penyebab kerusakan kawasan hutan diketahui dari hasil inventarisasi yang dilakukan pihaknya. Perambahan hutan tersebut dilakukan oleh perusahaan perkebunan saat melakukan kegiatan di sekitar lokasi hutan yang menjadi izin lahannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kerusakan juga disebabkan oleh masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan hutan dengan menjadikan hutan untuk lahan perkebunan karet dan sawit.  “Kerusakan hutan terparah terjadi di kelompok hutan Lakitan Selatan berupa kawasan hutan produksi tetap terutama di Kecamatan Megang Sakti dan Karang Dapo,” katanya. &lt;br /&gt;Ditambahkannya, usaha pengamanan terhadap kawasan hutan seharusnya dilakukan. &lt;br /&gt;Namun, pihaknya mengeluhkan keterbatasan dana. Tidak hanya itu, dukungan sarana dan prasarana juga kurang memadai ditambah dengan minimnya jumlah personil polisi kehutanan (Polhut). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini daerah itu hanya memiliki 10 petugas Polhut, padahal idealnya dalam 2.000 hektar setidaknya dibutuhkan lima petugas Polhut. Personil ini ditambah dengan sarana dan prasarana pendukung seperti persenjataan dan kendaraan operasional. &lt;br /&gt;“Kita sudah beberapa kali mengajukan permintaan penambahan jumlah petugas Polhut yang saat ini masih dalam masa pendidikan,” ungkapnya. &lt;b&gt;(ME-05)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-699873502771710746?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/699873502771710746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/2524416-hektar-hutan-di-mura-rusak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/699873502771710746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/699873502771710746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/2524416-hektar-hutan-di-mura-rusak.html' title='252.441,6  Hektar Hutan di Mura Rusak'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-6871026560090569800</id><published>2010-08-15T14:59:00.004-07:00</published><updated>2010-08-15T14:59:49.730-07:00</updated><title type='text'>Pendaftaran Tender Proyek Nyaris Ricuh</title><content type='html'>&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU&lt;/b&gt;-Pendaftaran tender proyek di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Lubuklinggau, Sabtu (14/8) pagi, nyaris terjadi baku hantam. Kejadian tersebut diduga dipicu adanya saling jegal diantara kontraktor yang menggunakan jasa preman, dengan tujuan jangan sampai paket proyek yang diinginkan ditawar kontraktor lain. &lt;br /&gt;Karena itulah sejak pagi, kantor DPU dijaga petugas dari Polres Lubuklinggau. Petugas perpakaian seragam lengkap dan menenteng senjata laras panjang tampa terlihat. Selain Polisi berpakaian lengkap petugas polisi berpakaian preman juga disiagakan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Salah preman tidak bersedia menyebutkan namanya mengatakan, dirinya datang ke kantor DPU untuk mengawal salah satu paket proyek yang diinginkan bosnya. “Saya menjaga paket proyek yang diinginkannya bos,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, di depan kantor DPU memang sempat terjadi ketegangan antar preman. Namun hanya bertengkar mulut saja tidak sampai adu fisik.  Lebih lanjut dia menerangkan, setelah kejadian ribuat mulut semua paket proyek tidak lagi ‘dikuasai’ satu kontraktor, akan tetapi banyak yang menawar. “Mau diapakan lagi saya tidak bisa menjaga paket proyek yang diinginkan,” akunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala DPU Kota Lubuklinggau, Rahman Derah melalui ketua panitia lelang, Kodri mengaku tidak tahu soal kawal mengawal paket proyek. “Saya tidak tahu kejadian di luar lingkungan kantor. Panitia menerima sibuk menerima pendataran,” ucapnya. &lt;br /&gt;Namun ia mengaku kalau pihaknya meminta pengamanan petugas Polres Lubuklinggau selama berlangsungnya tender. “Sejak pendataran dan pengambilan dokumen, dari 11 hingga 18 Agustus. Kemudian 19 Agustus kami minta pengamanan,” akunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walikota Lubuklinggau H Riduan Effendi saat dikonfirmasi mengaku belum tahu soal jaga menjaga paket proyek. “Saya belum tahu adanya preman menjaga paket proyek. Nanti akan saya tanyakan dengan Kadis PU,” kata Walikota kepada Musirwas Ekspres di Lapangan Merdeka, Sabtu (14/8). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas lanjut Walikota, untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh kontraktor yang akan mengikuti tender DPU selalu meminta pengamanan dari Polres Lubuklinggau. “Tentu kita meminta pengamanan dari Polres,” ucap Walikota. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Walikota, seluruh kontraktor yang memenuhi persyaratan bisa mengikuti proses tender. “Asal memenuhi persyaratan bisa ikut tender,” tegasnya.&lt;b&gt;(ME06)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-6871026560090569800?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/6871026560090569800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/pendaftaran-tender-proyek-nyaris-ricuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6871026560090569800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6871026560090569800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/pendaftaran-tender-proyek-nyaris-ricuh.html' title='Pendaftaran Tender Proyek Nyaris Ricuh'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-1737294512875344731</id><published>2010-08-15T14:59:00.000-07:00</published><updated>2010-08-15T14:59:03.066-07:00</updated><title type='text'>Bayi Baru Lahir Dibuang di Rel</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TGhjHV7XVQI/AAAAAAAAABM/Mh6p-9KoyBw/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TGhjHV7XVQI/AAAAAAAAABM/Mh6p-9KoyBw/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Tali Pusar Masih Ada dan Penuh Oli&lt;br /&gt;LAHAT-&lt;/b&gt; Masyarakat Desa Batai dan Tanah Pilih Kecamatan Gumay Talang mendadak heboh. Pasalnya ditemukan bayi baru lahir di tengah rel kereta api di sekitar dua desa tersebut sekitar pukul 05.30 WIB, Minggu (15/8). Oleh warga setempat, penemuan bayi tersebut langsung dilaporkan kepada kepala desa dan petugas Polsek Gumay Talang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jimin (35) warga Batai mengungkapkan, penemuan bayi tersebut awalnya ada warga yang mau berangkat nabah (nyadap, red) karet, kemudian warga dua desa mendatangi lokasi mendengar informasi ini.“Tadi pagi ade seorang warga yang melaporkan kejadian itu tapi dik tau siape warge itu dan kejadian penemuan sekitar pukul 05.30 WIB,” kata Jimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, kejadian tersebut berlangsung cepat sehingga nama seorang warga yang pertama kali menemukan tidak diketahui, dan dirinya langsung menuju ke lokasi setelah dilihat bayi yang dibuang di tengah rel dalam keadaan penuh oli dan tali pusar bayi tersebut masih ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ada penemuan bayi ini membuat masyarakat berdatangan dan dibawa oleh Jimin ke Puskesmas Gumay Talang agar keselamatan bayi dapat tertolong lalu dilakukan pemotongan tali pusar sekaligus dimandikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pas aku datangi lokasi bayi penuh oli mungkin kene oli sepur yang lewat lalu aku bawe ke puskes dan dipotong tali pusar serta dimandikan mangke tetolong,” lanjut Jimin kepada wartawan Minggu (15/8). Setelah usai dibersihkan, kemudian bayi tersebut dititipkan kepada warga Tanah Pilih yang memang bersedia untuk mengasuh sampai kedua orangtua bayi tersebut ditemukan oleh pihak kepolisian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Atas kesediaan dari warga maka sementara bayi tersebut dititipkan kepada warga kami,” kata Pjs Kepala Desa Tanah Pilih Sukman Labi. Ditambahkan Sukman Labi, dirinya sangat prihatin adanya kejadian ini, ini menunjukkan orang tua bayi yang tidak bertanggungajawab dan telah tega membuang darah dagingnya sendiri. Oleh karena itu, dirinya berharap kepada pihak kepolisian dapat mengungkap siapa sebenarnya pemilik bayi dan pelaku yang tega membuang bayi di tengah rel, apalagi di bulan Ramadan seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan wartawan, bayi tersebut sekarang dalam keadaan aman dan penuh kasih sayang dengan dirawat secara baik oleh pasangan Rapis dan Sumbratulaini serta beberapa masyarakat datang untuk melihat secara langsung kondisi bayi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami siap menjaga bayi ini dan berharap ade kewenangan ame jeme tuenye galak ke kami asuh nian,” kata Sumbratulaini, warga Tanah Pilih dengan wajah sumringah.&lt;br /&gt;Menurutnya, sejak menikah memang belum diberikan karunia anak dari Allah SWT, sehingga dengan kehadiran bayi tersebut menambah kebahagiaan tersendiri bagi keluarganya dan masyarakat juga sangat mendukung bayi tersebut dijaga oleh keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Lahat AKBP Drs Iwan Yusuf Chairudin melalui Kapolsek Gumay Talang Aiptu T Purba membenarkan terhadap kejadian tersebut, dan sekarang pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan orangtua bayi tersebut, sekaligus mengungkap pelaku yang tega membuang bayi tersebut di tengah rel kereta api. &lt;b&gt;(jp)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-1737294512875344731?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/1737294512875344731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/bayi-baru-lahir-dibuang-di-rel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1737294512875344731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1737294512875344731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/bayi-baru-lahir-dibuang-di-rel.html' title='Bayi Baru Lahir Dibuang di Rel'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TGhjHV7XVQI/AAAAAAAAABM/Mh6p-9KoyBw/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-3310905922842842108</id><published>2010-08-10T14:46:00.000-07:00</published><updated>2010-08-10T14:46:28.086-07:00</updated><title type='text'>Patok Besi Dihimbau Tutup</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TGHIqMOqm4I/AAAAAAAAABE/8WJ0jeWPe5s/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TGHIqMOqm4I/AAAAAAAAABE/8WJ0jeWPe5s/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Selama bulan Ramadhan, Lokalisasi Patok Besi di RT 7 Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Lubuklinggau Utara I dihimbau tutup. Hal ini disampaikan Tim Terpadu yang merupakan gabungan dari Polres Lubuklinggau, Kodim 0406 Mura, Subdenpom II/4-5 Lubuklinggau, Sat Pol PP Lubuklinggau dan MUI, yang langsung datang ke Patok Besi, Selasa (10/8) sekitar pukul 15.30 WIB.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ditempat ini, Kapolres Lubuklinggau AKBP Takwil Ichsan mengimbau supaya pengusaha kafe dan penghuni wisma tidak melakukan aktivitas selama satu bulan penuh untuk menghormati bulan suci Ramadhan. Hal ini menurutnya sesuai dengan himbauan dari Penkot Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesuai dengan dengan himbaua dari Pemkot Lubuklinggau agar tempat hiburan malam dan tempat karaokean agar ditutup selama bulan suci Ramadhan. Hal dilakukan untuk menghromati umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa, himbau Takwil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga ditambahkan Abdullah, anggota MUI Kota Lubuklinggau, agar penghuni lokalisasi Patok Besi untuk meningkatkan amal dan takwanya selama bulan suci ramadhan. “Semoga kita dapat memanfaatkan bulan penuh barakah dan ampunan ini sebaik-baiknya,” tambahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu himbauan agar Lokasisasi Patok Besi tutup selama Ramadhan juga dilontarkan Ketua DPRD Lubuklinggau, Hasbi Hasidiki. Kepada Musirawas Ekspres, Selasa (10/8) pihaknya mendukung himbauan dari Pemkot Lubuklinggau, agar tempat hiburan tutup selama Ramadhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami dari DPRD sangat mendukung himbauan Pemkot Lubuklinggau. Bahkan kami akan ikut melakukan pemantauan terhadap tempat-tempat hiburan. Dan bila menemukan ada yang buka, maka akan kami rekomendasikan kepada Pemkot Lubuklinggau, agar izinnya dicabut,” jelas Hasbi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak terkecuali dengan Lokalisasi Patok Besi, Hasbi juga menghimbau agar tutup selama Ramadhan. “Kami menghimbau Patok Besi juga tutup, dengan tujuan sama-sama menghormati ibadah puasa di bulan Ramadhan,” tegas Hasbi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pedagang Petasan Kocar-kacir &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tim Gabungan, selain mendatangai Lokalisasi Patok Besi dan beberapa tempat hiburan di Lubuklinggau, juga melakukan razia petasan di sepanjang Jl Yos Sudarso. Tak pelak kedatangan tim ini membuat para pedagang petasan kocar-kacir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar pedagang secepat kilat memasukkan dagangannya kedalam kantong kresek besar dan membawanya kabur, ada juga yang bersembunyi dalam mobil. Rombongan tim terpadu memantau lapak-lapak pedagang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapati adanya pedagang yang menjual mercon illegal, pihak kepolisian dibantu anggota Kodim 0406 Mura, Sub Denpom II/45 Kota Lubuklinggau dan Sat Pol PP langsung menyita mercon yang dinilai dapat menggangu kenyamanan masyarakat, khususnya umat muslim yang menjalankan ibadah shalat tarawih dan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mercon jenis ini dilarang untuk diperjual belikan. Saya minta jangan lagi menjualnya dan jangan bermain serta berjualan kembang api, apalagi mercon disekitaran lapangan merdeka karena menggangu umat muslim yang beribadah di Masjid Agung As-Salam,” ujar Kapolres, AKBP Takwil Ichsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengakuan salah seorang pedagang kembang api, Edi menyangkal tuduhan bahwa dia menjual mercon. “Mercon itu bukan punya saya pak, itu punya orang lain,” katanya.&lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-3310905922842842108?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/3310905922842842108/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/patok-besi-dihimbau-tutup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/3310905922842842108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/3310905922842842108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/patok-besi-dihimbau-tutup.html' title='Patok Besi Dihimbau Tutup'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TGHIqMOqm4I/AAAAAAAAABE/8WJ0jeWPe5s/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-8486223489734919897</id><published>2010-08-08T14:23:00.000-07:00</published><updated>2010-08-08T14:23:02.319-07:00</updated><title type='text'>Isu Pembangunan Gereja Resahkan Warga</title><content type='html'>&lt;b&gt;*Pasca Penyetopan Aktivitas Peribadatan &lt;br /&gt;LINGGAU SELATAN II-&lt;/b&gt;Penyetopan aktivitas peribadatan umat Kristiani di salah satu rumah warga Rt 02 Kelurahan Marga Rahayu oleh pemerintah setempat ternyata belum menyelesaikan masalah sepenuhnya. Terbukti warga sekitar lokasi aktivitas peribadatan tersebut mengaku masih was-was atau dalam kata lain resah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;  “Sebab entah siapa yang melemparkan isu, katanya penyetopan aktivitas peribadatan di rumah warga itu malah akan memuluskan rencana untuk pembangunan gereja. Ini cukup beralasan karena ada bahan pertimbangan untuk mengajukan perizinan pembuatan gereja ke pemerintah, ya itu tadi dikait-kaitkan dengan belum adanya gereja sementara ada umatnya. Sementara orang yang beribadah bukan warga setempat tapi mayoritas datang dari Mirasi (Tugumulyo, red),” kata Rh, salah seorang warga di sekitar Rt 2 Marga Rahayu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Ditambahkan Rh, informasi pendukung yang makin meresahkan katanya ada beberapa warga yang dikondisikan untuk mendukung perizinan pembangunan gereja tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  “Makanya semua harus dipertegas agar tidak menimbulkan masalah. Termasuk katanya ada pertemuan dengan pihak kelurahan dan kecamatan yang katanya akan membahas rencana pembangunan gereja tersebut besok (hari ini, red) juga harus dipertegas,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Yang pasti semuanya diharapkan Rh dijalankan sesuai dengan aturan, jika memang sesuai dan direstui warga silahkan dibangun. ”Tapi kalau sebaliknya warga tidak merestui tolong jangan dipaksakan,” pintanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Lurah Marga Rahayu, Jufri saat dikonfirmasi Musirawas Ekspres mengakui pihaknya hari ini (Senin, 9/8) akan menggelar rapat dengan masyarakat terkait dengan adanya satu rumah milik warga di Rt 02  yang digunakan sebagai tempat peribadatan umat kristiani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Namun Jupri membantah kalau disebut dirinya mendukung rencana pembangunan tampat ibadah umat kritiani (Gereja-red) itu. Akan tetapi menurutnya rapat yang akan digelar sebagai upaya antisipasi supaya masyarakat tidak bertindak anarkis terhadap keberadaan rumah yang menyerupai gereja itu. “Saya selaku lurah sangat sedih adanya penghentian ibadah umat kristiani, akan tetapi karena  hal itu harus dilakukan mengingat  belum memiliki izin,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Menurutnya upaya dirinya mengumpulkan warga hanya untuk mengantisipasi supaya mereka tidak melakukan hal yang anarkis terhadap keberadaan rumah ibadah tersebut. “Tidak benar kalau kami berusaha mempengaruhi warga setempat untuk menyetuji  keberadaan gereja di wilayah itu, kami hanya berupaya memberikan pengertian kepada warga untuk tetap menjaga ketentraman,” terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Ia juga kecewa dengan camat yang terkesan menyudutkan dirinya, terkait dengan adanya aktifitas peribadatan di rumah tersebut. Padahal berdasarkan  berkas izin yang ada rumah tersebut untuk rumah tinggal bukan tempat ibadah, hal itu menurutnya karena lurah terdahulu tidak mengawasi pembangunanya, sehingga rumah yang dibangun berbentuk gereja itu  lolos dari pengawasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Namun sayangnya ia tidak secara tegas menjawab apakah rumah ibadah tersebut bakal ditutup.  “Hal itu ada yang lebih berwenang, kami sebagai bawahan siap menjalankan tugas, namun bukan berbarti saya mendukungnnya,” tegasnya. &lt;b&gt;(ME-06)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-8486223489734919897?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/8486223489734919897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/isu-pembangunan-gereja-resahkan-warga.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/8486223489734919897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/8486223489734919897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/isu-pembangunan-gereja-resahkan-warga.html' title='Isu Pembangunan Gereja Resahkan Warga'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-5989185713946147726</id><published>2010-08-08T14:21:00.001-07:00</published><updated>2010-08-08T14:21:56.332-07:00</updated><title type='text'>Ditilang Hingga Akhir Idul Fitri</title><content type='html'>*Pelaku Kebut-kebutan Liar&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU-Kapolres Lubuklinggau AKBP Takwil Ichsan memberikan warning kepada pelaku kebut-kebutan liar selama bulan Ramadhan. Bagi yang tertangkap selama Ramadhan, maka kendaraannya akan ditilang, dan baru bisa diproses di persidangan atau diambil setelah Idul Fitri.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt; Hal ini seperti dijelaskannya kepada Musirawas Ekspres, Sabtu (7/8) usai menghadiri Rakor PKK di Gedung Kesenian Kota Lubuklinggau. Ditambahkannya tindakan ini bukan hanya keputusan sepihak Polres, melainkan juga atas saran dari Pemkot Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Sesuai dengan saran dari Pemkot Lubuklinggau, pelaku kebut-kebutan liar agar kendarannya ditahan, baru usai Idul Fitri kendaraan bisa diproses di Pengadilan. Tujuannya untuk memberikan efek jera, dan akan kami terapkan,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kemudian mengenai cipta kondisi, dikatakan Kapolres pihaknya sebelum ini sudah melakukan operasi sikat dan sekarang sedang melakukan operasi rutin. “Kami telah melakukan cipta kondisi agar nantinya ramadhan berjalan dengan aman,” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Juga mengenai petasan Kapolres menghimbau kepada warga, kiranya jangan membunyikan petesan ditempat umum sehingga bisa mengganggu ketertiban. Sebaiknya membunyikannya di tempat yang jauh dari pemukinan dan tidak menganggu warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kemudian petasan yang digunakan, sebaiknya adalah petasan yang diperbolehkan oleh pemerintah dalam hal ini berlinsensi. “Khusus masalah ini Kasat Intel telah melakukan pemeriksaan, ternyata ada yang memang berlisensi yakni merek TOP,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Penggunaan petasan jika menyebabkan orang lain luka, maka pelakunya dikatakan Kapolres bisa dipindanakan. Namun jika belum seperti ini, paling-paling pihaknya akan melakukan penyitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Khusus operasi ketupat 2010, Takwil menjelaskan kemungkinan baru akan dilaksanakan pada pertengahan Ramadhan. Khusus dalam operasi ini nantinya akan ditempat personil di beberapa lokasi strategis untuk mengantisipasi tindak pidana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Nanti akan dilibatkan semua lini, diantaranya Pol PP, TNI, Dishub dan Dinas Kesehatan,” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Operasi Saat Ramadan, PSK Digaruk&lt;br /&gt;Satuan  Pol PP Kota Lubuklinggau akan menurunkan 20 orang personil selama Ramadhan khusus untuk melakukan penindakan terhadap warga yang melanggar Perda atau pun himbauan Pemerintah Kota Lubuklinggau. Demikian dijelaskan Kepala Sat Pol PP Kota Lubuklinggau, Alha Warizmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Selama ramadhan akan diturunkan 20 orang personil, guna melakukan patroli di seputaran Lubuklinggau,” jelas Sabtu (7/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Petugas yang melakukan patroli dikatakan Alha akan melakukan penindakan terhadap aktivitas warga yang melanggar perda, seperti aktivitas Pekerja Seks Komersial (PSK) dan lain-lain. Termasuk dengan tempat hiburan yang tetap buka.&lt;br /&gt; “Nantinya personil akan berpatroli di daerah-daerah yang disinyalir sering terjadinya pelanggaran terhadap perda,” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kemudian khusus selama operasi ketupat, Alha menjelaskan pihaknya siap membantu Polres Lubuklinggau, dan akan menerjunkan personilnya sesuai dengan kebutuhan dan permintaan Polres. &lt;b&gt;(ME-03)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-5989185713946147726?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/5989185713946147726/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/ditilang-hingga-akhir-idul-fitri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5989185713946147726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5989185713946147726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/ditilang-hingga-akhir-idul-fitri.html' title='Ditilang Hingga Akhir Idul Fitri'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-6535389642713295851</id><published>2010-08-05T15:34:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T15:34:02.726-07:00</updated><title type='text'>Labfor Palembang Periksa Kolam Ikan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TFs8SQZj96I/AAAAAAAAAA8/TaTQ81ltJkw/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TFs8SQZj96I/AAAAAAAAAA8/TaTQ81ltJkw/s400/ex+copy.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Pastikan Jenis Racun Penyebab Kematian Ikan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MUSI RAWAS-&lt;/b&gt;Tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) Cabang Palembang, Kamis (5/8) sekitar pukul 09.00 WIB mengambil sample air dan tanah di kolam yang ikannya keracunan. Pengambilan sample oleh Tim Labfor ini bertujuan untuk mengetahui racun apa yang menyebabkan puluhan ton ikan di Tugumulyo mati mendadak.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Musi Rawas AKBP Imam Sachroni melalui Kasat Reskrim AKP Maruly Pardede menjelaskan, setelah pihaknya mendapatkan laporan ikan keracunan, langsung dikontak tim dari Labfor guna melakukan pemeriksaan. “Tim Labfor langsung berangkat dari Palembang, Rabu (4/8) sore setelah adanya permintaan dari kami,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya Kamis pagi tim dengan anggota empat orang ini langsung melakukan tugasnya. Tim yang dipimpin AKBP Bambang, mengawali pemeriksaan di kolam milik Tarmizi, mereka mengambil tepatnya di tempat air masuk ke kolam dan air keluar kolam, juga mengambil sample tanah di kolam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian juga dilakukan pemeriksaan di kolam lainnya yang juga kercunan, seperti di kolam milik Darus, milik Susilo hingga kolam milik Wakil Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat melakukan pengambil sample, tim mendapatkan seorang saksi bernama Udin, yakni penjaga kolam Wawako. Berdasarkan keterangan Udin, ia setelah ikan keracunan tepatnya di dekat pintu air, melihat ada serbuk putih yang diduga putas.  Hanya saja, Udin tidak melihat orang yang meletakkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pengambil sample cukup lama, selajutnya tim dari Labfor langsung membawa sample tersebut ke Palembang untuk diperiksa kandungannya. “Sample yang mereka ambil, sebagai pelangkap sample yang sudah kami ambil sebelumnya,” jelas Kasat Reskrim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan tim ini, juga untuk memberitahu dan menunjukkan bagaimana cara pengambilan sample yang benar. “Sebenarnya sebelumnya sudah banyak sample air yang kami ambil, bahkan juga sample ikan, untuk diperiksa,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya Labfor dipekirakan membutuhkan waktu seminggu untuk melakukan pemeriksaan. Sambil menunggu proses pemeriksaan labfor, pihak Polres Musi Rawas terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap tuntas kasus ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penyelidikan di lapangan terus dilakukan, guna mengetahui siap yang melakukan tindakan itu. Selain itu kami juga sudah memeriksa saksi-saksi, dan mengamankan beberapa barang bukti yang ditemukan di lapangan,” pungkasnya. &lt;b&gt;(ME-03)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-6535389642713295851?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/6535389642713295851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/labfor-palembang-periksa-kolam-ikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6535389642713295851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6535389642713295851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/labfor-palembang-periksa-kolam-ikan.html' title='Labfor Palembang Periksa Kolam Ikan'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TFs8SQZj96I/AAAAAAAAAA8/TaTQ81ltJkw/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-2227405025082914377</id><published>2010-08-05T15:27:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T15:27:56.012-07:00</updated><title type='text'>Hari Ini, Sidang Putusan MK Sengketa Pilkada RL</title><content type='html'>*HJ dan SS sama-sama Yakin Menang&lt;br /&gt;CURUP–Sesuai jadwal, hari ini (6/8) pukul 14.00 WIB sidang putusan MK terkait sengketa Pilkada Rejang Lebong (RL) antara pasangan Hijazi-John Ferianto (HJ) dan pasangan Suherman-Slamet Diono (SS). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejelasan jadwal ini disampaikan Ketua KPUD RL Halid Syaifullah SH kepada sejumlah wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau rencananya memang besok (hari ini, red) sidang putusan di MK digelar pada pukul 14.00 WIB,” kata Halid.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kuasa hukum pasangan Suherman-Slamet Diono (SS) Agustam Rachmad SH, mengaku yakin putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nanti, akan menolak semua gugatan yang disampaikan kuasa hukum pasangan Hijazi-John Ferianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kita berhak untuk yakin, karena fakta-fakta dipersidangan sudah kita tunjukkan dipersidangan. Tetapi kita tidak bisa memastikan saja soal keputusan hakim MK nanti yang menilai,” tuturnya kepada wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agustam mengatakan dari keterangan saksi yang dihadirkan di persidangan, hampir 80 persen saksi Tim HJ tidak menolak hasil penghitungan suara di 15 PPK. Bahkan semuanya ikut menandatangani rekap penghitungan suara di PPK. Menurutnya hal ini, secara tidak langsung telah mementahkan argumen kuasa hukum HJ, yang menyatakan adanya perselisihan suara dan banyak yang tidak memilih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Tim kuasa hukum HJ, Bambang Tusmedi kepada wartawan pun mengaku optimis MK akan mengabulkan keseluruhan permohonan keberatan yang diajukannya kliennya. Beberapa saksi yang dihadirkan di MK, merupakan saksi tambahan yang sudah didengarkan keterangan sehari sebelumnya. Ketiga anggota dewan kemarin, memberikan keterangan seputar dugaan penyelewengan anggaran Btahun 2009, yang saat ini sudah dilaporkan ke KPK.  Dijelaskan Bambang, pihaknya sudah menyampaikan fakta yang nyata di persidangan terjadi pelanggaran terstruktur, masif dan sistematis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Saksi SS yang merupakan mantan hakim MK, Maruarar Siahaan,SH, mengatakan tidak mudah memutuskan seorang calon itu telah melakukan pelanggaran secara masif, sistematis dan terstruktur. Maruarar melihat, pelanggaran yang terjadi di Rejang Lebong, belum terlihat dan termasuk pelanggaran yang sistematis, terstrukutur dan masif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, sidang gugatan atas hasil Pilkada Rejang Lebong, yang digelar di gedung Mahkamah Konstitusi (MK) 28 Juli lalu. Dalam persidangan tersebut, kuasa hukum HJ dan Suherman-Slamet (SS) pun sama-sama mendatangkan saksi-saksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam persidangan itu, tim kuasa hukum HJ, yang diketuai Bambang Tusmedi, SH, menghadirkan empat saksi. Yakni tiga Anggota Dewan Rejang Lebong masing-masing, Redho,SE, Herizal Apriansyah, S.Sos dan Heri Purwanto, SH. Serta satu PNS Kesbanglinmas Rejang Lebong, Deva Agusta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kuasa hukum SS, Agustam Rachman, SH menghadirkan mantan Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Bengkulu yang juga mantan hakim MK, Maruarar Siahaan, SH, serta Sekda RL, Drs. H. Tarmizi Usuludin, MM dan sebanyak 15 saksi SS yang bertugas di seluruh PPK, serta dua saksi SS di dua TPS berbeda. &lt;b&gt;(CW-01)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-2227405025082914377?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/2227405025082914377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/hari-ini-sidang-putusan-mk-sengketa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2227405025082914377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/2227405025082914377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/hari-ini-sidang-putusan-mk-sengketa.html' title='Hari Ini, Sidang Putusan MK Sengketa Pilkada RL'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-6530957240394863147</id><published>2010-08-04T12:24:00.000-07:00</published><updated>2010-08-04T12:25:12.345-07:00</updated><title type='text'>Lagi, Puluhan Ikan Mati Diracun</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TFm-dpD_k1I/AAAAAAAAAA0/XR-ur8Xhd3I/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TFm-dpD_k1I/AAAAAAAAAA0/XR-ur8Xhd3I/s400/ex+copy.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;MUSI RAWAS-&lt;/b&gt;Peristiwa ikan kolam air deras diracun kembali terjadi. Jika sebelumnya Rabu, 23 Juni ada peristiwa menyebabkan ratusan ton ikan mati, Rabu (4/8) terjadi peristiwa serupa  menyebabkan puluhan ton ikan mati. Bahkan kolam ikan air deras terbesar di Musi Rawas juga terkena imbasnya, yakni milik H Tarmizi alias Tar.&lt;br /&gt;Khusus di Kolam Tar jumlah ikan yang mati diperkirkan puluhan ton, dimana Rabu pagi telah dikeluarkan 10 ton ikan dan jumlah ini diperkirakan bertambah. Belum lagi ikan lainnya, apalagi diketahui ada 30 petak kolam, dengan kemampuan panen hingga 8 ton per petak.&lt;br /&gt;Selain itu juga ada kolam lainnya, yakni milik mantan Bupati Musi Rawas, H Ibnu Amin yang dikelola oleh Alfian. Menurut Alfian ikan peliharannya yang mati sekitar 4 ton. Kemudian kolam lainnya, yakni milik Apung sekitar 1 ton, kolam air deras milik Silo sebanyak 0,5 ton. Selanjutnya kolam air deras milik Darso sekitar satu ton, kolam Riduan 1ton, kolam air deras Anang 0,5 ton. Juga  kolam air deras milik Yudi 1 ton kolam milik Jamil sekitar 1 ton dan kolam milik Marsub sebanyak 1 ton.&lt;br /&gt;Sebagaimana diceritakan oleh Iwan (40) pengelolah kolam ikan air deras milik Tarmizi kepada Musirawas Ekpres, kronologis kejadiannya bermula pada malam itu kolam milik Tarmizi yang dikelolahnya dijaga empat orang penajaga yakni Saryono (24), Boy (23), Bawi (25) dan Mat (25). Sedangkan dirinya sedang tidur dirumahnya yang barada ditempat kolam tesebut. Tarmizi (42), pemilik kolam tersebut saat kejadian berada dirumanya Jl Gentayu Kelurahan Talang Keputraan Kecamatan Lubuklinggau Barat. &lt;br /&gt;Sekitar pukul 03.00 WIB saat itu penjaga kolam melihat ikan yang ada dikolamnya tersebut banyak yang mati mendadak. Melihat kejadian itu penjaga kolam langsung memberitahukan kepadanya. Sempat kaget, ia  langsung membuka bendungan air dan langsung memberikan garam sekitar lima sak ke kolam tersebut untuk menawarkan air kolam tersebut. &lt;br /&gt;Namun upay tersebut tak dapat menyelamatkan ikan miliknya tersebut sehingga ikan miliknya sekitar 40 Ton tersebut mati secara mendadak.  Mengenai ikan yang mati sebenarnya banyak yang telah siap panen. Dan sebelumnya ikan kolam miliknya tersebut juga pernah mati mendadak karena diduga terkena putasium. &lt;br /&gt;”Hanya saja saat itu tidak terlalu banyak,” jelas Iwan.&lt;br /&gt;Mengenai penyebab, dirinya belum mengetahui sebab sebelumnya tidak ada tanda-tanda bahwa ikan tersebut akan mati secara mendadak. Dan peristiwa tersebut terjadi baru pertama kalinya sejak adanya kolam tersebut sejak tahun 1996 lalu. Dirinya berharap agar aparat hukum dapat mengungkapkan masalah tersebut.&lt;br /&gt;”Untuk menghindari kerugian yang semakin banyak ikan yang mati tersebut dijual dengan harga Rp 4 Ribu/Kilogramnya,” tambahnya.&lt;br /&gt;Kapolres Musi Rawas, AKBP Imam Sachroni SIk melalui Kasat Reskrim, AKP Maruli Pardede, mengatakan sejauh ini pihaknya terus menyelidiki penyebab kematian puluhan ikan ton di beberapa kolam milik warga. &lt;br /&gt;“Kemungkinan  akan terjun tim dari Labfor Polda Sumsel. Kita berharap dalam waktu yang singkat bahan apa yang menyebabkan ikan mati, dapat segera diketahui. Sedangkan mengenai tersangka yang diduga meracuni ikan, menurutnya juga masih dalam tahap penyelidikan,” tegasnya. &lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-6530957240394863147?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/6530957240394863147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/lagi-puluhan-ikan-mati-diracun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6530957240394863147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6530957240394863147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/lagi-puluhan-ikan-mati-diracun.html' title='Lagi, Puluhan Ikan Mati Diracun'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TFm-dpD_k1I/AAAAAAAAAA0/XR-ur8Xhd3I/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-1968427556349095176</id><published>2010-08-04T12:22:00.000-07:00</published><updated>2010-08-04T12:22:07.928-07:00</updated><title type='text'>Mura Resmi Tuan Rumah Kejurnas Aeromodeling</title><content type='html'>&lt;b&gt;*PB FASI Pastikan 20 Kabupaten/Kota Ikut Serta&lt;br /&gt;MUSI RAWAS-&lt;/b&gt;Kabupaten Musi Rawas (Mura) kembali ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan event kejuaraan tingkat nasional bahkan internasional. Setelah sukses menggelar Kejurnas Arung Jeram, Kabupaten Mura dipastikan menjadi tuan rumah Kejurnas Aeromodeling 2010 yang rencananya dilaksanakan awal November. Event ini diperkirakan menjadi tontonan menarik karena akan dimeriahkan atraksi Terjun Payung.&lt;br /&gt; Tidak hanya itu, bersamaan dengan Kejurnas Aeromodeling juga dilaksanakan Musi Rawas International Aeromodeling Open 2010. Dengan demikian bukan hanya ratusan peserta dari berbagai penjuru Indoensia yang ambil bagian, atlit dan pencinta olahraga Aeromodeling dari negara luar juga akan mengikuti event ini. Kepastian tersebut disampaikan Ketua Pengurus Besar Federasi Aero Sport Indonesia (PB FASI), Marsda TNI (Purn) Purnomo Sidhi saat melaporkan rencana pelaksanaan dua event bertaraf nasional dan internasional itu kepada Bupati Mura, H Ridwan Mukti di Op Room Pemkab Mura rabu (4/8).&lt;br /&gt; Kepastian Kabupaten Mura menjadi tuan rumah Kejurnas Aeromodeling 2010 sekaligus Musi Rawas International Aeromodeling Open 2010 disampaikan Purnomo setelah selama beberapa hari timnya melakukan pengecekan semua sarana pendukung.&lt;br /&gt;“Dari hasil pengecekan dan pemeriksaan secara langsung semuanya sangat mendukung. Makanya Kejurnas Aeromodeling di Musi Rawas akan digelar. Dan kini bukan hanya tanggung jawab Musi Rawas, namun sudah menjadi agenda besar PB PASI untuk mensukseskan event besar ini,” tegas Purnomo sembari memaparkan secara mendetil rencana kegiatan yang akan dilaksanakan kepada Bupati H Ridwan Mukti. &lt;br /&gt; Makanya Purnomo akan memastikan puluhan club dari sekitar 20 kabupaten/kota se-Indonesia mengikuti Kejurnas Aeromodeling 2010 di Mura ini. Khusus untuk Kejurnas Aeromodeling 2010 di Mura akan dipertandingkan sekitar 13 cabang lomba.&lt;br /&gt;”Untuk lokasi pelaksanaanya kemungkinan ada tiga tempat,” papar Purnomo yang akan berusaha meminta TNI AU membantu mengoperasikan Pesawat Herkules untuk mengangkut peserta bersama dengan seluruh peralatan menjelang Kejurnas. &lt;br /&gt; Tiga lokasi tersebut yakni Bandara Silampari, Alun-Alun dan perkantoran Pusat Pemerintahan di Kecamatan Muara Beliti. Tiga lokasi ini menurut Purnomo sudah sangat memadai dan benar-benar sudah memenuhi kriteria untuk menggelar sekelas Kejurnas Aeromodeling bahkan event level internasional. Makanya untuk saat ini pihaknya dalam hal ini PB FASI akan berkoordinai dengan Pengda FASI se-Indonesia agar ambil bagian dalam Kejurnas Aeromodeling 2010 di Mura.&lt;br /&gt; Mengenai permintaan Bupati Mura, H Ridwan Mukti agar ada atraksi Terjun Payung saat Kejurnas Aeromodeling 2010 nantinya, Purnomo bisa memenuhi dan memperjuangkannya. Terlebih kemarin bersama dengan tim teknis PB FASI juga ada pihak dari TNI AU yang bisa menurunkan pasukan terjun payung termasuk atlit terjun payung nantinya. &lt;br /&gt; Selain mempersiapkan hal-hal teknis, PB FASI menurut Purnomo juga siap mengkampanyekan olahraga dirgantara ini kepada masyarakat Musi Rawas dan Lubuklinggau. Caranya dengan membuka semacam shop (toko, red) yang khusus menjual alat-alat dan produk dirgantara khususnya pesawat-pesawat yang biasa digunakan untuk event Aeromodeling. &lt;br /&gt;”Dengan demikian masyarakat tertarik dan bisa mendapatkan segala sesuatu untuk bisa memulai menekuini Aeromodeling. Jika ini sudah berjalan bukan tidak mungkin akan muncul generasi muda dari Mura yang bisa menekuni bidang dirgantara, mulai dari perancang pesat hingga penerbang yang handal,” katanya.&lt;br /&gt; Sementara itu Bupati Mura, H Ridwan Mukti dengan penuh semangat menyambut baik ditetapkannya Mura sebagai tuan rumah penyelenggaran Kejurnas Aeromodeling dan Musi Rawas International Aeromodeling Open 2010. &lt;br /&gt;”Untuk itu jajaran Pemkab Mura akan langsung bekerja mempersiapkan segala sesuatunya. Pokoknya harus mencapai dua sukses, sukses perencanaan dan yang terpenting sukses pelaksanaan nantinya,” tegas Ridwan Mukti.&lt;br /&gt; Sukses ini diharapkan mampu merealisasikan tiga misi yang diemban Pemkab Mura dalam melasanakan Kejurnas Aeromodeling 2010. &lt;br /&gt;”Misi pertama tentunya untuk promosi daerah. Dengan Kejurnas Aeromodeling 2010 dan juga Musi Rawas International Aeromodeling 2010, diharapkan Kabupaten Musi Rawas akan makin dikenal bukan di dalam negeri namun hingga ke luar negeri. Tentunya dengan segala potensi yang dimiliki, mulai dari seni budaya hingga sumber daya alam yang dimiliki Mura akan makin menarik minat investor,” tegas Ridwan Mukti.&lt;br /&gt; Misi kedua menurutnya yakni ingin memulai mengenalkan kedirgantaraan kepada masyarakat khususnya anak-anak dan remaja Mura. Dengan demikian nantinya akan lahit penerbang dari Mura bahkan ahli pembuat pesawat.&lt;br /&gt;“Sementara misi ketiga yakni membentuk club Aeromodeling di Mura. Sebab setelah menjadio tuan rumah kita nantinya akan rutin mengikuti event serupa di daerah lain,” kata Ridwan Mukti yang langsung menegaskan dirinya menjadi anggota pertama club ini nantinya. &lt;br /&gt; Hadir dalam penjelasan ketua PB FASI di Op Room Pemkab Mura kemarin Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Mura, H Badaruddin dan jajarannya. Selain itu beberapa pejabat juga hadir. Dan dalam rapat kemarin Bupati memerintahkan Kadispora untuk menyusun kepanitiaan inti dan Jumat (6/8) harus sudah di SK-kan sehingga Sabtu (7/8) langsung rapat dan Senin (9/8) panitia mulai bekerja. &lt;b&gt;(ME-02)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-1968427556349095176?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/1968427556349095176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/mura-resmi-tuan-rumah-kejurnas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1968427556349095176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1968427556349095176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/mura-resmi-tuan-rumah-kejurnas.html' title='Mura Resmi Tuan Rumah Kejurnas Aeromodeling'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-1316728388967296759</id><published>2010-08-03T14:19:00.001-07:00</published><updated>2010-08-03T14:19:57.832-07:00</updated><title type='text'>Muratara Belum Disetujui DPD</title><content type='html'>&lt;b&gt;11 Usulan Daerah Pemekaran yang Disetujui DPD&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Kabupaten Mamuju Tengah&lt;br /&gt;2. Kabupaten Banggai Laut&lt;br /&gt;3. Kabupaten Grime Nawa&lt;br /&gt;4. Kabupaten Manokwari Selatan&lt;br /&gt;5. Kabupaten Pegunungan Arfak&lt;br /&gt;6. Kabupaten Kolaka Timur&lt;br /&gt;7. Kota Raha&lt;br /&gt;8. Kabupaten Muna Barat&lt;br /&gt;9. Kabupaten Buton Tengah&lt;br /&gt;10. Kabupaten Buton Selatan&lt;br /&gt;11. Provinsi Kalimantan Utara.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;*Setujui 11 Daerah Pemekaran&lt;br /&gt;JAKARTA –&lt;/b&gt; Rapat paripurna Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang membahas laporan akhir tugas komite-komite, menyetujui 11 usulan daerah pemekaran dari 33 daerah otonom yang sebelumnya sudah pernah dibahas. Dan yang mengejutkan, dari 11 daerah pemekaran tersebut tidak ada Kabuaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang katanya sudah lengkap semua berkas pendukungnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan dalam rapat paripurna itu nantinya akan diserahkan ke Pimpinan DPR dan Presiden.&lt;br /&gt;“Berdasarkan hasil kajian yang mendalam, berdasarkan data-data serta tinjauan lapangan yang dilakukan anggota Komite I, dari 33 usul DOB (Daerah Otonom Baru), Komite I menyelesaikan 11 yang kiranya menjadi bahan dalam pembahasan bersama DPR dan Pemerintah,” kata Ketua Komite I, Farouk Muhammad pada penyampaian hasil kerja di rapat paripurna DPD, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-11 usulan DOB yang disetujui DPD itu adalah Kabupaten Mamuju Tengah, Kabupaten Banggai Laut, Kabupaten Grime Nawa, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Kolaka Timur, Kota Raha, Kabupaten Muna Barat, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Buton Selatan, dan Provinsi Kalimantan Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan 22 daerah yang belum disetujui dan masih menunggu kelengkapan administrasi serta tinjau lapangan oleh DPD adalah Provinsi Kapuas Raya, Provinsi Buton Raya, Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Aceh Leuser Antara, Provinsi Aceh Barat Selatan, Provinsi Sulawesi Timur, Kabupaten Pulau Taliabu, Kabupaten Maybrat Sau, Kabupaten Malamoi, Kabupaten Muman, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Kutai Pesisir, Kabupaten Luwu Tengah, Kota Merauke, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kabupaten Rokan Darrusalam, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Kabupaten Pesisir Barat, dan Kabupaten Morowali Utara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang belum disetujui masih menunggu kelengkapan administrasi, rekomendasi dari kabupaten induk, dan peninjauan lapangan. Sembilan bulan masa kerja untuk satu kali sidang tahunan tidak cukup membahas 33 daerah pemekaran,” katanya. (jp)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-1316728388967296759?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/1316728388967296759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/muratara-belum-disetujui-dpd.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1316728388967296759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/1316728388967296759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/muratara-belum-disetujui-dpd.html' title='Muratara Belum Disetujui DPD'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-6685073720442520388</id><published>2010-08-03T14:18:00.000-07:00</published><updated>2010-08-03T14:18:52.375-07:00</updated><title type='text'>Baru Menikah, Bunuh Kakak Ipar</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TFiHsnkthFI/AAAAAAAAAAs/pEPGcO03fCc/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TFiHsnkthFI/AAAAAAAAAAs/pEPGcO03fCc/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;*Korban Tewas dengan 10 Luka Tusuk&lt;br /&gt;TERAWAS-&lt;/b&gt;Baru saja menjadi raja sehari sebagai pengantin pria, Bambang (19) warga Desa Embacang Kecamatan Karang Jaya kini menjadi buronan polisi. Pasalnya Bambang membunuh kakak sepupu istrinya (kakak ipar, red), Sukarna (19) warga Simpang PT Kis Kelurahan Terawas Kecamatan STL Ulu Terawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembunuhan tersebut terjadi Selasa (3/8) sekitar pukul 10.30 WIB di kediaman mertua tersangka, juga di Simpang PT KIS Kelurahan Terawas Kecamatan Karang Jaya. Korban tewas dengan 10 luka tusuk di tubuhnya, diantaranya pada leher depan, belakang leher, bawah telinga, dada, perut dan tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan berlumuran darah di kediaman mertuanya. Sementara tersangka Bambang setelah kejadian langsung melarikan diri, dan kini masih dalam pengejaran petugas Polsek STL Ulu Terawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Musi Rawas, AKBP Imam Sachroni melalui Kapolsek STL Ulu Terawas, AKP Armansyah kepada Musirawas Ekspres menjelaskan, Bambang baru saja menikahi adik sepupu korban Sukarna, yakni Al Susanti (18). Setelah melaksanakan acara di kediaman orang tua Bambang di Desa Embacang, Minggu (1/8) dilaksanakan acara di kediaman orang tua Al Susanti di Simpang PT Kis. Acara ini berjalan dengan sukses dan selama itu sama sekali tidak ada masalah antara korban dengan tersangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Senin (2/8) malam keduanya sempat sama-sama menonton organ tunggal tidak jauh dari rumah mereka. Namun pagi naas itu tiba-tiba terdengar keduanya bertengkar di dalam rumah, kendati beberapa anggota keluarga mendengar mereka tidak mengira akan terjadi pembunuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barulah setelah melihat tersangka keluar dari rumah dengan kondisi berlumuran darah, keluarga yang sedang membersihkan rumah dan berada di tenda sebelum dibongkar, langsung masuk ke dalam rumah. Ternyata di ruang tamu korban sudah terkapar tidak berdaya. Korban kemudian dilarikan ke RS dr Sobirin, dan kasus ini dilaporkan ke Polsek STL Ulu Terawas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Motifnya belum diketahui, kami sudah mengejar tersangka ternyata ia menghilang bersama istrinya,” jelas Kapolsek sambil menambahkan pihaknya telah menggerebek kediaman tersangka di Desa Embacang, namun tidak membuahkan hasil. &lt;b&gt;(ME-04)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-6685073720442520388?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/6685073720442520388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/baru-menikah-bunuh-kakak-ipar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6685073720442520388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/6685073720442520388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/baru-menikah-bunuh-kakak-ipar.html' title='Baru Menikah, Bunuh Kakak Ipar'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TFiHsnkthFI/AAAAAAAAAAs/pEPGcO03fCc/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5316228548469120428.post-5545975663713399032</id><published>2010-08-03T01:05:00.000-07:00</published><updated>2010-08-03T01:06:33.717-07:00</updated><title type='text'>Kawanan Gajah Mengamuk Belum Diketahui Asalnya</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TFfN_fBEt6I/AAAAAAAAAAM/o4dRUBQ181U/s1600/ex+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TFfN_fBEt6I/AAAAAAAAAAM/o4dRUBQ181U/s320/ex+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;MUSI RAWAS-&lt;/b&gt;Adanya kawanan gajah mengamuk di perkebunan sawit warga Sungai Keruh SP 5 yang berada 1,5 kilometer dari SP5 Kecamatan BTS Ulu belum ternyata diketahui Dinas Kehutanan (Dishut) Mura. Sehingga belum bisa dipastikan dari mana kawanan gajah yang mengamuk tersebut. Namun demikian Dishut Mura memastikan tetap akan menyelidiki asal komunitas kawanan gajah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita belum menerima laporan tertulis dari warga atau perusahaan yang kebunnya dirusak kawanan gajah. Jika hal itu benar terjadi maka Dishut akan berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumsel,” kata Agus Septiyono, terkait  adanya pengerusakan Kebun dan pondok oleh  sekawanan gajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, jika kawanan gajah tersebut ditemukan maka akan diupayakan dikembalikan ke habitatnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita harapkan agar masyarakat dapat memberikan laporan secara tertulis jika kawanan gajah masih merusak perkebunan warga,” katanya. Ini penting agar langkah penanganan bisa cepat dilakukan sehingga tidak lagi terjadi adanya gajah mengamuk yang merusakan lahan kebun atau bahkan perumahan warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelummnya diinformasikan, salah satu pemilik kebun, Marzuki, warga Lubuklinggau mengungkapkan kawanan gajah yang berjumlah sekitar 10 ekor, sejak 10 hari terakhir sudah beberapa kali melakukan pengerusakan kebunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya kawanan gajah telah merusak kebun, beberapa pohon sawit ditemukan sudah tercabut, bahkan daun dan batangnya terlihat di makan. Bukan itu saja pondok ukuran 4 x 4 meter di kebun juga roboh. Gajah diperkirakan mendorong pondok berbentuk panggung, hingga tidak berdiri lagi seperti semula. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan Marzuki, bukan kali ini saja gajah mengamuk di daerah sana. Bahkan diinformasikan juga sempat merusak kaca alat berat milik PT Medco, dan tentunya juga merusak kebun milik warga lainnya di sana.  Dugaan sementara, kawanan gajah mengamuk karena diduga semakin sempitnya kawasan hutan tempar mereka beranak pinak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi di lokasi yang berjarak sekitar 1,5 KM dari SP 5 BTS Ulu atau di seberang Sungai Keruh, tidak jauh dari lahan hutan produksi salah satu perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baru-baru ini pihak perusahaan telah melakukan pemanenan, kemungkinan menyebabkan mereka terusik, makanya kawanan gajah ini mengamuk dan merusak kebun warga,” jelas Marzuki. &lt;b&gt;(ME-05)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5316228548469120428-5545975663713399032?l=murekshalamanutama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/feeds/5545975663713399032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/kawanan-gajah-mengamuk-belum-diketahui.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5545975663713399032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5316228548469120428/posts/default/5545975663713399032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://murekshalamanutama.blogspot.com/2010/08/kawanan-gajah-mengamuk-belum-diketahui.html' title='Kawanan Gajah Mengamuk Belum Diketahui Asalnya'/><author><name>Musirawas Ekspres</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12852931906365657455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CUDfrLkTmSY/TFfN_fBEt6I/AAAAAAAAAAM/o4dRUBQ181U/s72-c/ex+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
